Kisah Torres dan Pemandu Wisata Tahiti
Editor Bolanet | 23 Juni 2013 11:45
- Partisipasi dalam Piala Konfederasi kali ini banyak dianggap sebagai guyonan saja oleh sebagian kalangan. Pasalnya, negara kepulauan di tengah Pasifik itu tidak memiliki kekuatan sepakbola seperti peserta lain.
Namun bagi para pemain Tahiti, kesempatan berlaga bersama pemain-pemain besar dunia merupakan mimpi yang jadi nyata. Termasuk salah satunya bagi Efrain Araneda, pemain nomor 24 Tahiti.
Seperti kebanyakan pemain timnas Tahiti yang lain, sepakbola bukanlah pekerjaan utama Araneda. Sehari-hari Araneda bekerja sebagai pemandu wisata di negaranya.
Beberapa waktu lalu, Araneda menyambut Fernando Torres yang sedang bulan madu ke Tahiti. Pertemuan di bandara kota Papeete itu adalah awal cerita Araneda dan Torres.
Dalam laga Tahiti kontra Spanyol, Araneda memang tidak bermain. Tetapi ia berhasil bertukar jersey dengan Torres. Semua bisa terjadi berkat Vicente del Bosque yang memberikan izin khusus kepada Araneda untuk masuk ruang ganti Spanyol.
Torres sendiri telah mengungkapkan rasa hormatnya kepada Tahiti. Meski kalah telak 0-10, Tahiti terus menunjukkan keinginan untuk bermain menyerang dan tak menyerah. (mrc/hsw)
Namun bagi para pemain Tahiti, kesempatan berlaga bersama pemain-pemain besar dunia merupakan mimpi yang jadi nyata. Termasuk salah satunya bagi Efrain Araneda, pemain nomor 24 Tahiti.
Seperti kebanyakan pemain timnas Tahiti yang lain, sepakbola bukanlah pekerjaan utama Araneda. Sehari-hari Araneda bekerja sebagai pemandu wisata di negaranya.
Beberapa waktu lalu, Araneda menyambut Fernando Torres yang sedang bulan madu ke Tahiti. Pertemuan di bandara kota Papeete itu adalah awal cerita Araneda dan Torres.
Dalam laga Tahiti kontra Spanyol, Araneda memang tidak bermain. Tetapi ia berhasil bertukar jersey dengan Torres. Semua bisa terjadi berkat Vicente del Bosque yang memberikan izin khusus kepada Araneda untuk masuk ruang ganti Spanyol.
Torres sendiri telah mengungkapkan rasa hormatnya kepada Tahiti. Meski kalah telak 0-10, Tahiti terus menunjukkan keinginan untuk bermain menyerang dan tak menyerah. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mesin Sepakbola Spanyol: Pabrik Talenta yang Tak Pernah Mati
Piala Dunia 16 Oktober 2025, 10:58
-
Gelandang Arsenal Ini Disebut Sudah Sekelas Rodri dan Pedri
Liga Inggris 16 Oktober 2025, 06:05
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Krisis Memanas, Tottenham Bisa Jadi Favorit Kena Degradasi!
Liga Inggris 7 Maret 2026, 14:34
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38

















