Kolarov Masih Dihantui Memori Peperangan
Editor Bolanet | 21 Desember 2010 14:49
"Pemain dari Serbia sangat lapar untuk bekerja," katanya pada Manc, majalah resmi dari Manchester City. "Kami semua ingin mencapai sesuatu karena setiap orang dari kami memiliki beberapa kisah dalam hidup mereka."
Kenangan yang paling diingatnya adalah pada tahun 1999. Saat itu dia masih berusia 14 tahun dan masih berlatih bersama klub Red Star Belgrade, waktu NATO melakukan serangan selama 3 bulan pada "target-target strategis" yang juga menyebabkan jatuhnya korban sipil.
"Saya tidak bermimpi buruk tentang itu tapi saya ingat semuanya," katanya.
"Anda hanya ingin bermain sepak bola, tetapi tidak bisa karena ada bom di kota."
"Beberapa hari pertama, Anda akan merasa takut untuk melakukan sesuatu. Setiap hari kemudian juga sama."
"Bom jatuh di dekat rumah saya. Jendela-jendela hancur berantakan. Ada sebuah bandara militer di dekat rumah saya, dan itu menjadi target serangan."
"Mereka membom jembatan, semuanya. Waktu itu ada konser di jembatan. Tapi saya tidak ke sana karena saya sedang bermain sepak bola," kenangnya. (afp/cax)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap WorldSBK 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 21:17
-
Jadwal Live Streaming Babak Final Australia Open di Vidio, 14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:17
-
Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
Bulu Tangkis 13 Juni 2026, 20:05
-
Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











