Nurdin Halid Menjabat Vice Presiden Koperasi Tingkat Global
Editor Bolanet | 29 November 2012 18:30
- Meski tidak lagi menggeluti dunia sepak bola Tanah Air, tidak membuat sosok Nurdin Halid berpangku tangan. Mantan Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2003-2011 tersebut, justru menekuni profesi lainnya.
Berkat keseriusannya dalam bidang koperasi, pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, 17 November 1958 tersebut, dipercaya untuk menjabat sebagai Vice Presiden ICA (International Co-Operative Alliance/organisasi gerakan koperasi di tingkat global) Asia Pacific periode 2012-2016. Nurdin terpilih melalui Kongres ICA yang dihadiri 61 peserta, di Kobe, Jepang, belum lama ini.
Mantan anggota DPR-RI dari Partai Golkar periode 1999/2004 tersebut diharapkan mampu membangun dan mengembangkan jaringan bisnis koperasi di kawasan Asia. Peran koperasi yang menjadi visi Nurdin yakni mampu menunjukkan sebagai pemberi manfaat besar bagi kehidupan yang lebih baik kepada masyarakat. Seperti Swiss, Findland, Sweden, Denmark, Singapore, USA, Jepang, Jerman, Belanda, dan Inggris.
Ini fakta bahwa koperasi telah mampu membuktikan dirinya sebagai countervailing dari sistem kapitalisme. Hal ini pula, merupakan prestasi bagi gerakan koperasi Indonesia, sekaligus tantangan bagi saya pribadi untuk memperjuangkan koperasi Indonesia masuk dalam daftar 300 koperasi terbaik di dunia, ujar Nurdin Halid.
Pasalnya selama ini, Indonesia masih belum dapat berbicara banyak. Saya berharap, Indonesia mampu berkontribusi dan diperhitungkan, sambung suami dari Andi Nurbaeti tersebut.
Hingga kini, terdapat 220 anggota organisasi tingkat nasional maupun internasional yang menjadi anggota ICA sebagai organisasi gerakan koperasi di tingkat global.
Berdasarkan data ICA, sekurang-kurangnya telah merepresentasikan 90 negara dengan 800 juta anggota individu yang sebagian besar di antaranya tinggal di kawasan Asia dan Pasifik.
Apalagi, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kurang lebih 3 milyar orang atau separuh dari penduduk dunia mendapatkan mata pencaharian dari perluasan usaha-usaha koperasi.
Motif koperasi ini jelas, secara ideologis berusaha menciptakan tatanan sosial masyarakat yang lebih berperikemanusiaan dan berkeadilan melalui jalan demokrasi partisipatif. Sementara dalam alasan praktisnya juga konkret, koperasi memberikan manfaat dari barang atau jasa dapat diperoleh, diproduksi atau di pasarkan lebih baik oleh koperasi daripada di salurkan sendiri melalui saluran swasta kapitalis atau negara, imbuhnya.
ICA yang telah berdiri sejak tahun 1895, bertindak sebagai lembaga yang menyatukan gerakan-gerakan koperasi di tiap-tiap negara di dunia agar terjadi keseragaman terutama dalam hal cara memandang jati diri koperasi yang sejati agar dapat berjalan selaras dan sepadan antar negara. (esa/dzi)
Berkat keseriusannya dalam bidang koperasi, pria kelahiran Watampone, Sulawesi Selatan, 17 November 1958 tersebut, dipercaya untuk menjabat sebagai Vice Presiden ICA (International Co-Operative Alliance/organisasi gerakan koperasi di tingkat global) Asia Pacific periode 2012-2016. Nurdin terpilih melalui Kongres ICA yang dihadiri 61 peserta, di Kobe, Jepang, belum lama ini.
Mantan anggota DPR-RI dari Partai Golkar periode 1999/2004 tersebut diharapkan mampu membangun dan mengembangkan jaringan bisnis koperasi di kawasan Asia. Peran koperasi yang menjadi visi Nurdin yakni mampu menunjukkan sebagai pemberi manfaat besar bagi kehidupan yang lebih baik kepada masyarakat. Seperti Swiss, Findland, Sweden, Denmark, Singapore, USA, Jepang, Jerman, Belanda, dan Inggris.
Ini fakta bahwa koperasi telah mampu membuktikan dirinya sebagai countervailing dari sistem kapitalisme. Hal ini pula, merupakan prestasi bagi gerakan koperasi Indonesia, sekaligus tantangan bagi saya pribadi untuk memperjuangkan koperasi Indonesia masuk dalam daftar 300 koperasi terbaik di dunia, ujar Nurdin Halid.
Pasalnya selama ini, Indonesia masih belum dapat berbicara banyak. Saya berharap, Indonesia mampu berkontribusi dan diperhitungkan, sambung suami dari Andi Nurbaeti tersebut.
Hingga kini, terdapat 220 anggota organisasi tingkat nasional maupun internasional yang menjadi anggota ICA sebagai organisasi gerakan koperasi di tingkat global.
Berdasarkan data ICA, sekurang-kurangnya telah merepresentasikan 90 negara dengan 800 juta anggota individu yang sebagian besar di antaranya tinggal di kawasan Asia dan Pasifik.
Apalagi, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kurang lebih 3 milyar orang atau separuh dari penduduk dunia mendapatkan mata pencaharian dari perluasan usaha-usaha koperasi.
Motif koperasi ini jelas, secara ideologis berusaha menciptakan tatanan sosial masyarakat yang lebih berperikemanusiaan dan berkeadilan melalui jalan demokrasi partisipatif. Sementara dalam alasan praktisnya juga konkret, koperasi memberikan manfaat dari barang atau jasa dapat diperoleh, diproduksi atau di pasarkan lebih baik oleh koperasi daripada di salurkan sendiri melalui saluran swasta kapitalis atau negara, imbuhnya.
ICA yang telah berdiri sejak tahun 1895, bertindak sebagai lembaga yang menyatukan gerakan-gerakan koperasi di tiap-tiap negara di dunia agar terjadi keseragaman terutama dalam hal cara memandang jati diri koperasi yang sejati agar dapat berjalan selaras dan sepadan antar negara. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








