PSSI Perjuangkan Pemain Timnas U-19 Masuk UNY Tanpa Tes
Editor Bolanet | 28 Januari 2014 18:07
- Usai menghadiri Kongres Tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Surabaya, 25-26 Januari, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin , menyempatkan meninjau training centre (TC)/pemusatan latihan tim nasional Indonesia U-19 di Yogyakarta, Senin (27/1).
Kesempatan tersebut, tidak hanya digunakan Djohar untuk memberikan semangat kepada Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan. Melainkan, untuk bertemu dengan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Rochmat Wahab, MPd, MA.
Djohar mengaku, hal tersebut bertujuan membicarakan masa depan para pemain dalam bentuk pendidikan.
Pak Rochmat, merespon rencana kami (PSSI) agar para pemain bisa diterima masuk ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tanpa melalui tes, kata Djohar.
Djohar menceritakan, kabar tersebut disambut para pemain dengan sujud syukur yang mengharukan. Sehingga, para pemain sangat gembira dan langsung memberitahukan rencana tersebut ke orang tua masing-masing.
Kami ingin para pemain memiliki masa depan yang cerah. Karena, banyak pengalaman bahwa mantan pemain tim nasional Indonesia itu kehidupannya memprihatinkan. Ke depannya, Insya Allah tidak boleh terjadi lagi, pungkasnya. (esa/dzi)
Kesempatan tersebut, tidak hanya digunakan Djohar untuk memberikan semangat kepada Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan. Melainkan, untuk bertemu dengan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Rochmat Wahab, MPd, MA.
Djohar mengaku, hal tersebut bertujuan membicarakan masa depan para pemain dalam bentuk pendidikan.
Pak Rochmat, merespon rencana kami (PSSI) agar para pemain bisa diterima masuk ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tanpa melalui tes, kata Djohar.
Djohar menceritakan, kabar tersebut disambut para pemain dengan sujud syukur yang mengharukan. Sehingga, para pemain sangat gembira dan langsung memberitahukan rencana tersebut ke orang tua masing-masing.
Kami ingin para pemain memiliki masa depan yang cerah. Karena, banyak pengalaman bahwa mantan pemain tim nasional Indonesia itu kehidupannya memprihatinkan. Ke depannya, Insya Allah tidak boleh terjadi lagi, pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Tampilan Man of the Match Diubah untuk 8 Pemain Muslim
Piala Dunia 21 Juni 2026, 21:48
-
Jude Bellingham Bersinar, Debat Nomor 10 Inggris Mereda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 20:49
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs RD Kongo 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:23
-
Laga Ke-1000 Piala Dunia dan Kemenangan Telak Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:18
-
Piala Dunia 2026: Tiga Tim Tersingkir Lebih Cepat Akibat Aturan Baru FIFA
Piala Dunia 21 Juni 2026, 19:11
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Panama vs Kroasia 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Ghana 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 18:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Uzbekistan 24 Juni 2026
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:56
-
Selandia Baru dan Mesir Berburu Kemenangan Perdana
Piala Dunia 21 Juni 2026, 17:24
-
Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:57
-
Diincar Real Madrid dan Tottenham, Hati Mateus Fernandes Hanya untuk MU
Liga Inggris 21 Juni 2026, 16:30
-
Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
Piala Dunia 21 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









