'Saya Maradona, yang Mencetak Gol, yang Membuat Banyak Kesalahan'
Richard Andreas | 26 November 2020 07:45
Bola.net - Diego Maradona meninggalkan warisan besar untuk sepak bola. Dialah si putra ajaib Argentina, sang legenda yang mempersembahkan trofi Piala Dunia.
Kariernya luar biasa di level sepak bola, bahkan pemain-pemain terbaik pun mengakui Maradona ada beberapa level di atas mereka. Pun demikian, Maradona punya penyesalan dalam kehidupan pribadinya.
"Saya Maradona, yang mencetak banyak gol, yang membuat banyak kesalahan. Saya bisa menerima semuanya, saya punya bahu yang cukup besar untuk bertarung melawan semua orang."
Itulah sepotong komentar Maradona yang paling populer. Dia menerima kesalahan-kesalahannya dengan terbuka, mengakui bahwa dia bukan manusia sempurna.
Meski begitu, andai mencoret masalah pribadi Maradona, kita akan menemui pesepak bola dengan bakat luar biasa yang mungkin terlahir 100 tahun sekali.
Dialah sang penyelamat Napoli, dialah sang legenda Argentina. Maradona.
Sang penyelamat Napoli
Napoli hampir gagal total di sepak bola Italia di era 80-an. Ada masalah ekonomi, mafia bola, dan banyak kasus lain di Italia.
Lalu Maradona memutuskan membela Napoli pada tahun 1984, di situlah sejarah dimulai. Rakyat Naples memandang kedatangan Maradona sebagai simbol penyelamat mereka.
Maradona memimpin Napoli meraih gelar Serie A pertama mereka di musim 1986-87. Mudah mengakui bahwa dia seorang diri membawa tim menuju tangga juara.
Maradona kemudian mencapai puncak kariernya di Italia, menghabiskan beberapa tahun gemilang di Napoli, lalu pergi meninggalkan sejarah besar.
Piala Dunia 1986, panggung Maradona
Pada dasarnya, Maradona adalah penyihir di dunia sepak bola. Dia membuat sepak bola tampak mudah, melakukan gerakan-gerakan yang bagi pemain lain sangat sulit.
Piala Dunia 1986 jadi saksi kehebatan Maradona. Dia adalah senjata utama Argentina, tanpa rekan yang sepadan, dan seorang diri mampu mempersembahkan trofi dambaan publik Argentina.
Di ajang ini dia mencetak gol terbaik abad itu dengan membawa bola dari lini tengah seorang diri melewati beberapa pemain Inggris untuk mencetak gol.
Pun di saat yang sama dia menciptakan gol 'Tangan Tuhan' yang kontroversial, yang anehnya justru dipuji-puji sampai sekarang.
Sumber: Sportskeeda
Baca ini juga ya!
- 9 Quotes Pesepak Bola Top Dunia untuk Diego Maradona: Dari Leo Messi Sampai Paolo Maldini
- Tribut Valentino Rossi untuk Maradona, Kenang Perjumpaan di Misano 2008
- Gaya Hidup Sembrono jadi Penyebab Kematian Diego Maradona
- Dari Messi Hingga Ronaldo, Ini Deretan Ucapan Duka Cita Meninggalnya Maradona
- Fix, Markas Napoli Berganti Nama Sebagai Tribut untuk Diego Maradona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Antonio Conte Buka Suara soal Peluang Kembali Latih Timnas Italia
Liga Italia 7 April 2026, 10:46
-
AC Milan Kalah, Kenapa Leao dan Pulisic Tidak Jadi Starter?
Liga Italia 7 April 2026, 09:15
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














