Wartawan Pemuat Foto 'Panas' Khedira Segera Jalani Persidangan
Editor Bolanet | 22 Februari 2012 01:35
- Wartawan Tunisia yang menyiarkan ulang foto gelandang Real Madrid, Sami Khedira, yang merangkul kekasihnya yang tidak mengenakan busana, akan menjalani persidangan pada Kamis dengan tuduhan melanggar moralitas.
Nasreddine Ben Saida, editor surat kabar Ettounsia, menyiarkan foto tersebut, yang pertama kali dipublikasi pada majalah GQ edisi Jerman, pekan lalu.
Ini merupakan insiden serius dan skandal sebenarnya untuk keadilan Tunisia, kata pengacara Ben Saida, Khalied Krichi.
Pada foto tersebut, pesepak bola Jerman yang memiliki darah Tunisia tersebut mengenakan jas untuk acara makan malam dan merangkul kekasihnya, seorang foto model Jerman, Lena Gercke.
Kami tidak mengharapkan perlakuan seperti ini kepada para pewarta, yang mengingatkan kembali pada praktek-praktek dari rezim sebelumnya yakni Zine El Abidine Ali, tambah Krichi.
Kami melawan publikasi foto seperti ini, yang menentang prinsip-prinsip Arab-Muslim, namun tidak perlu mengkriminalisasi aksi semacam itu.
Ben Ali, presiden yang cukup lama menguasai Tunisia, digulingkan pada tahun lalu, menyusul pemberontakan yang dilakukan rakyat.
Kami terkejut dengan pembukaan kasus ini di pengadilan Tunisia, lanjut Krichi.
Sang editor dituduh melakukan penyerangan moral dengan resiko mengganggu ketertiban umum, dan menghadapi hukuman enam bulan sampai enam tahun ditambah denda sebesar 79 dolar sampai 790 dolar jika dinyatakan bersalah.
Asosiasi Pers Tunisia menyerang penahanan Ben Saida, dengan mengatakan bahwa tindakan itu telah menekan kebebasan jurnalis dan pers. Khedira sendiri turut bereaksi terhadap penahanan Ben Saida, dan mengatakan kepada harian Jerman, Bild, bahwa dirinya menyesal terhadap apa yang terjadi.
Saya menghormati perbedaan agama yang ada, dan juga keyakinan yang dianut orang-orang, namun saya tidak mengerti mengapa orang-orang tidak bisa mengekspresikan diri dengan bebas, ucapnya. (afp/end)
Nasreddine Ben Saida, editor surat kabar Ettounsia, menyiarkan foto tersebut, yang pertama kali dipublikasi pada majalah GQ edisi Jerman, pekan lalu.
Ini merupakan insiden serius dan skandal sebenarnya untuk keadilan Tunisia, kata pengacara Ben Saida, Khalied Krichi.
Pada foto tersebut, pesepak bola Jerman yang memiliki darah Tunisia tersebut mengenakan jas untuk acara makan malam dan merangkul kekasihnya, seorang foto model Jerman, Lena Gercke.
Kami tidak mengharapkan perlakuan seperti ini kepada para pewarta, yang mengingatkan kembali pada praktek-praktek dari rezim sebelumnya yakni Zine El Abidine Ali, tambah Krichi.
Kami melawan publikasi foto seperti ini, yang menentang prinsip-prinsip Arab-Muslim, namun tidak perlu mengkriminalisasi aksi semacam itu.
Ben Ali, presiden yang cukup lama menguasai Tunisia, digulingkan pada tahun lalu, menyusul pemberontakan yang dilakukan rakyat.
Kami terkejut dengan pembukaan kasus ini di pengadilan Tunisia, lanjut Krichi.
Sang editor dituduh melakukan penyerangan moral dengan resiko mengganggu ketertiban umum, dan menghadapi hukuman enam bulan sampai enam tahun ditambah denda sebesar 79 dolar sampai 790 dolar jika dinyatakan bersalah.
Asosiasi Pers Tunisia menyerang penahanan Ben Saida, dengan mengatakan bahwa tindakan itu telah menekan kebebasan jurnalis dan pers. Khedira sendiri turut bereaksi terhadap penahanan Ben Saida, dan mengatakan kepada harian Jerman, Bild, bahwa dirinya menyesal terhadap apa yang terjadi.
Saya menghormati perbedaan agama yang ada, dan juga keyakinan yang dianut orang-orang, namun saya tidak mengerti mengapa orang-orang tidak bisa mengekspresikan diri dengan bebas, ucapnya. (afp/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 14:01
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:57
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













