25 Tahun Berkarier, Marcus Gideon Pensiun dari Bulu Tangkis
Richard Andreas | 9 Maret 2024 13:20
Bola.net - Sabtu (9/3/2024), fans bulu tangkis Indonesia harus mendengar kabar mengejutkan. Salah satu atlet terbaik tim nasional, Marcus Fernaldi Gideon memutuskan pensiun alias gantung raket di usia 33 tahun.
Keputusan itu diumumkan Marcus Gideon melalui instagram pribadinya. Dengan begini, tuntas sudah pengabdian pria yang terkenal dengan duetnya bersama Kevin Sanjaya itu.
"Thank You God for these 33 years! Pada hari ini tepat di usia 33 tahun, saya memutuskan untuk berhenti dari karier profesional badminton. Tidak terasa sudah 25 tahun tidak henti-hentinya saya berlatih dan bersaing di lapangan," tulis Marcus.
Rasa syukur juga terucap tatkala Marcus merasa sudah membuktikan bahwa dirinya sanggup untuk menjadi seorang yang bisa diandalkan, bukan cuma buat keluarganya, tetapi juga lingkungan di mana dirinya tumbuh besar.
"Saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus yang sudah berkarya dalam hidup saya, tanpa-Nya saya mungkin tidak ada seperti sekarang ini. Semasa saya kecil bahkan guru saya pun menganggap saya 'madesu' atau masa depan saya suram, dianggap sebelah mata karena postur tubuh yang tidak tinggi dan bahkan prestasi saya boleh dikatakan biasa saja jika dibandingkan. Saya sadar saya ada sampai sekarang ini hanya karena kemurahan Tuhan saja," ucap Marcus Gideon lagi.
Terima Kasih
Tak lupa, Marcus Gideon berterima kasih kepada orang-orang yang selama ini membantu kariernya. Tentu saja ada nama Kevin Sanjaya, partnernya di nomor ganda putra.
"Saya berterima kasih kepada partner-partner saya; almarhum Markis Kido, Kevin Sanjaya, dll."
"Terima kasih untuk keluarga saya yang selalu men-support dan mendoakan saya," katanya lagi.
Mimpi yang Terwujud
Marcus Gideon pernah menjadi pebulutangkis nomor 1 dunia, sehingga baginya tak ada lagi yang perlu disesali selama puluhan tahun berkarier di dunia bulu tangkis.
"Dalam hidup ini tidak ada yang saya sesali, apa yang sudah saya raih sekarang ini bahkan sudah melebihi apa yang saya impikan. Saya dulu pernah berkata kepada istri saat kami masih pacaran, 'saya ingin jadi world no.1' karena pada saat itu tampaknya sulit menjadi rank 1. Tetapi Tuhan memberikan lebih dari yang saya bayangkan."
"Oleh sebab itu saya menutup karier saya dalam dunia badminton dengan hati yang puas dan rasa syukur. Tidak lupa saya juga berterima kasih untuk para suporter yang telah mendukung saya selama ini. God bless!"
Disadur dari: Bola.com (Gregah Nurikhsani) 9 Maret 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 26 Januari 2026, 08:56
LATEST UPDATE
-
Alex Marquez Soal Dapat Motor Pabrikan Ducati di MotoGP 2026: Ini Motivasi, Bukan Beban
Otomotif 2 Februari 2026, 13:25
-
Frenkie de Jong, Kapten dan Penguasa Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:10
-
Lamine Yamal Versi Paling Mematikan
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 13:02
-
Harapan Inter Milan Reuni dengan Ivan Perisic Pupus
Liga Italia 2 Februari 2026, 12:57
-
Lamine Yamal Samai Torehan Gol Diego Maradona di Barcelona
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 12:56
-
Start Kurang Mulus di Putaran II, Bandung BJB Tandamata Jaga Asa ke Final Four Proliga 2026
Voli 2 Februari 2026, 12:50
-
5 Kartu Kuning, Vinicius Junior Tak Bisa Perkuat Real Madrid di Laga Berikutnya
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 12:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46







