China dan Korea Selatan Kembali Bertemu di Final Piala Uber
Editor Bolanet | 24 Mei 2012 21:08
Pada semifinal pertama, Korea Selatan yang di final Piala Uber 2010 di Kuala Lumpur secara mengejutkan mengakhiri dominasi China dengan skor 3-1, menyingkirkan Jepang, yang sebelumnya mengubur harapan Indonesia di perempat final.
Sementara China menang relatif lebih mudah karena tidak kehilangan satu game pun saat memupus harapan putri Thailand.
Korea Selatan membuka kemenangan melalui tunggal pertama Sun Ji Hyun mengalahkan Sayaka Sato dua game langsung 21-15, 21-10 dalam waktu 36 menit.
Namun pada partai kedua, pasangan Kim Min Jung/Ha Jung Eun dipaksa bekerja keras karena memerlukan waktu satu jam 24 menit untuk mengalahkan Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa dengan skor 21-13, 17-21, 21-14.
Kemenangan Korea Selatan yang baru satu kali meraih gelar Piala Uber itu ditentukan oleh tunggal kedua Bae Youn Joo yang menaklukkan Eriko Hirose 21-15, 21-17.
Sementara itu tuan rumah China yang berambisi untuk merebut gelar juara untuk ke-13 dan mengembalikan dominasi yang sempat 'diganggu' dua tahun lalu oleh Korea, menang dengan lebih mudah karena tidak kehilangan satu game pun menghadapi Thailand.
Angka pertama diraih Wang Yihan setelah mengalahkan pemain nomor satu Thailand Inthanon Ratchanok 21-18, 21-15) dan tunggal pertama Yu Yang/Wang Xiaoli memperbesar keunggulan tuan rumah menjadi 2-0 berkat kemenangan 21-16, 21-14 atas Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravithitchaikul.
Tunggal kedua Wang Xin mempertegas dominasi China dan sekaligus memastikan diri ke final setelah menang mudah atas Porntip Buranaprasertsuk 21-17, 21-2.
Berikut hasil lengkap pertandingan babak semi final Piala Uber di Wuhan Sport Complex Gymnasium Wuhan, China, Kamis (24/5):
Korea Selatan vs Jepang (3-0)
Tunggal 1:
Sung Ji Hyun vs Sayaka Sato 2-0 (21-15, 21-10)
Tunggal 2:
Bae Youn Joo vs Eriko Hirose 2-0 (21-15, 21-17)
Tunggal 3:
Hwang Hye Youn vs Minatsu Mitani (tidak dipertandingkan)
Ganda 1:
Kim Min Jung/Ha Jung Eun vs Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa 2-1 (21-13, 17-21, 21-14)
Ganda 2:
Kim Ha Na/Jung kyung Eun vs Misaki Matsutomo/Ayaka Takahasi (tidak dipertandingkan)
China vs Thailand (3-0)
Tunggal 1:
Wang Yihan vs Inthanon Ratchanok 2-0 (21-18 21-15)
Tunggal 2:
Wang Xin vs Porntip Buranaprasertsuk 2-0 (21-17, 21-2)
Tunggal 3:
Li Xuerui vs Nichaon Jindapon (tidak dipertandingkan)
Ganda 1:
Yu Yang/Wang Xiaoli vs Duanganong Aroonkesorn/Kunchala Voravithitchaikul 2-0 (21-16 21-12)
Ganda 2:
Zhao Yunlei/Tian Qing vs Saralee Thoungthongkam/Sapsiree Taerattanachai (tidak dipertandingkan) (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
-
Skenario Kelolosan Kanada ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 23:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Selandia Baru vs Mesir 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:53
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Cape Verde 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 22:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belgia vs Iran 22 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:55
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Arab Saudi 21 Juni 2026
Piala Dunia 19 Juni 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











