Daftar Juara Thomas Cup dan Uber Cup, Berapa Gelar yang Dikoleksi Indonesia?
Anindhya Danartikanya | 21 April 2026 14:53
Bola.net - Thomas Cup atau Piala Thomas dan Uber Cup atau Piala Uber 2026 digelar di Forum Horsens, Denmark, pada 24 April-3 Mei 2026. Tim bulu tangkis Indonesia sudah pasti akan berupaya keras menjuarai kedua turnamen ini.
Thomas Cup dan Uber Cup merupakan turnamen beregu putra dan putri tertua dan bergengsi di dunia. Keduanya juga digelar tiap dua tahun sekali. Tahun ini, Thomas Cup memasuki edisi ke-34, sementara Uber Cup ke-31.
Awalnya, Thomas Cup diadakan tiap tiga tahun sekali. Namun, sejak 1982, diadakan tiap dua tahun sekali. Uber Cup juga tadinya diadakan setiap tiga tahun sekali. Namun, sejak 1984, turnamen ini diadakan tiap dua tahun sekali, mengikuti format Thomas Cup.
Awalnya, hanya 8 tim yang berlaga di Thomas Cup dan Uber Cup, tapi kini lebih dari 30 tim dari berbagai negara di seluruh dunia bersaing untuk memperebutkan gelar juara.
Prestasi Indonesia di Thomas Cup dan Uber Cup

Indonesia mengoleksi 14 gelar Thomas Cup, terbanyak dalam sejarah. Kemenangan terakhir diraih Indonesia pada 2020, setelah mengalahkan China 3-0. Indonesia juga terhitung 29 kali menembus babak final.
Sementara di Uber Cup, Indonesia meraih 3 gelar juara. Namun, Indonesia belum juara lagi sejak 1996, dan terakhir kali masuk final pada 2024.
Akankah Indonesia mampu merebut gelar juara Thomas Cup dan Uber Cup 2026? Jangan lupa saksikan aksi para pebulu tangkis Tanah Air lewat Vidio, ya! Berikut daftar juara Thomas Cup dan Uber Cup.
Daftar Juara Thomas Cup
Indonesia: 14 (1958, 1961, 1964, 1970, 1973, 1976, 1979, 1984, 1994, 1996, 1998, 2000, 2002, 2020)
China: 11 (1982, 1986, 1988, 1990, 2004, 2006, 2008, 2010, 2012, 2018, 24)
Malaysia: 5 (1949, 1952, 1955, 1967, 1992)
Denmark: 1 (2016)
Jepang: 1 (2014)
India: 1 (2022)
Daftar Juara Uber Cup
China: 16 (1984, 1986, 1988, 1990, 1992, 1998, 2000, 2002, 2004, 2006, 2008, 2012, 2014, 2016, 2020, 2024)
Jepang: 6 (1966, 1969, 1972, 1978, 1981, 2018)
Indonesia: 3 (1975, 1994, 1996)
Amerika Serikat: 3 (1957, 1960, 1963)
Korea Selatan: 2 (2010, 2022)
Baca Juga:
- Belum Pernah Dikalahkan Rekan Setim di MotoGP, Marc Marquez: Waktunya Pasti Akan Datang
- Marc Marquez Ingin Minta Nasihat 3 'Alien' MotoGP Soal Tips dan Trik Jalani Masa Pensiun
- Marc Marquez Pastikan Takkan Balik ke Honda, Sebut 'Siklus' Kariernya Sudah Berakhir
- Dani Pedrosa Pensiun Jadi Wildcard di MotoGP, Merasa Waktunya Sudah Lewat
- MAXi Race Sukses Ramaikan Sidrap di Seri Perdana Yamaha Cup Race 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristian Chivu Tampil Impresif di Inter Milan, Satu Catatan Jadi Sorotan
Liga Italia 21 April 2026, 15:41
LATEST UPDATE
-
Situasi Berubah, Sekarang Man United Didesak Rekrut Declan Rice!
Liga Inggris 21 April 2026, 18:18
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Fadly Alberto Minta Maaf: Perbuatan Bodoh Saya Menendang Rakha Nurkholis
Tim Nasional 21 April 2026, 17:20
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Melihat Peran Krusial Rodri dan Silva: Rahasia Man City Kalahkan Arsenal
Liga Inggris 21 April 2026, 16:45
-
Cukup Rp1 Triliun Saja, Rafael Leao Bisa Diangkut dari AC Milan
Liga Italia 21 April 2026, 16:43
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59













