Hayom Rumbaka Tak Menyangka Mudah Kalahkan Du Pengyu
Editor Bolanet | 14 Juni 2013 18:45
- Tunggal putra Indonesia, Dionysius Hayom Rumbaka mengaku tak menyangka dengan mudah menyingkirkan Du Pengyu asal China pada perempat final kejuaraan bulutangkis Djarum Indonesia Open 2013 di Istora Senayan Jakarta, Jumat (14/6).
Hayom berhasil memperpanjang harapan Indonesia dengan melangkah ke babak semifinal setelah membungkam pemain peringkat tiga dunia itu lewat rubber game 21-15, 15-21, 21-9. Ternyata lebih mudah dari yang saya bayangkan. Sebenarnya tidak menyangka juga, kata Hayom.
Pada rekor pertemuannya yang ketiga dengan Du Pengyu, ia mengaku telah melakukan analisis sebelum pertandingan. Hayom meningkatkan kecepatan bermainnya dan terus menyerang sehingga lawannya tak berkutik.
Secara perlawanan, saya jadi lebih mudah. Ditambah lagi saya menang angin, sedangkan dia sepertinya kurang suka dengan kondisi angin seperti ini, jelas Hayom.
Hayom pun mengaku semakin percaya diri setelah berhasil menapakkan kaki hingga semifinal. Tetapi saya belum mau sesumbar target juara. Satu persatu dulu, tambahnya.
Pada babak semifinal nanti, ia berpeluang menghadapi pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei, jika pemain Malaysia itu berhasil menyingkirkan pemain Thailand, Boonsak Ponsana. Mengenai strateginya menghadapi Chong Wei, Hayom mengatakan akan berusaha sebaik mungkin.
Di atas kertas memang jauh, tetapi saya tetap akan berusaha semaksimal mungkin, tutupnya. (ant/kny)
Hayom berhasil memperpanjang harapan Indonesia dengan melangkah ke babak semifinal setelah membungkam pemain peringkat tiga dunia itu lewat rubber game 21-15, 15-21, 21-9. Ternyata lebih mudah dari yang saya bayangkan. Sebenarnya tidak menyangka juga, kata Hayom.
Pada rekor pertemuannya yang ketiga dengan Du Pengyu, ia mengaku telah melakukan analisis sebelum pertandingan. Hayom meningkatkan kecepatan bermainnya dan terus menyerang sehingga lawannya tak berkutik.
Secara perlawanan, saya jadi lebih mudah. Ditambah lagi saya menang angin, sedangkan dia sepertinya kurang suka dengan kondisi angin seperti ini, jelas Hayom.
Hayom pun mengaku semakin percaya diri setelah berhasil menapakkan kaki hingga semifinal. Tetapi saya belum mau sesumbar target juara. Satu persatu dulu, tambahnya.
Pada babak semifinal nanti, ia berpeluang menghadapi pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei, jika pemain Malaysia itu berhasil menyingkirkan pemain Thailand, Boonsak Ponsana. Mengenai strateginya menghadapi Chong Wei, Hayom mengatakan akan berusaha sebaik mungkin.
Di atas kertas memang jauh, tetapi saya tetap akan berusaha semaksimal mungkin, tutupnya. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Inggris vs Kroasia di Piala Dunia 2026, 17 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 02:00
-
Alasan Banyak Pemain Memakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:57
-
Bruno Fernandes dan Alasan Namanya Diucapkan Berbeda di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:49
-
Piala Dunia 2026: Suporter Skotlandia Jadi yang Paling Menonjol
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:03
-
Tempat Menonton Portugal vs Kongo di Piala Dunia 2026, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 23:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama, 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:41
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Inggris vs Kroasia, 17 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Portugal vs Kongo 18 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 22:18
-
Selain Mateus Fernandes, MU Juga Kejar Gelandang Premier League Ini?
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:53
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat Pada Pemain Everton Ini
Liga Inggris 17 Juni 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28









