Indonesia Berharap Tradisi Emas Berlanjut di Olimpiade
Editor Bolanet | 8 Juni 2012 10:01
- Indonesia memasang target pertahankan medali emas di ajang Olimpiade yang akan berlangsung di London, Inggris, 27 Juli hingga 12 Agustus 2012.
Karena itu, sebanyak 17 atlet yang akan tampil, diminta untuk berjuang keras dan memiliki tekad yang kuat dalam memberikan kebanggaan pada negara di ajang empat tahunan tersebut.
Tentu saja kami berharap seluruh atlet Indonesia dapat menyumbangkan medali emas. Sehingga, tradisi emas di Olimpiade tidak terputus. Ini sangat penting bagi catatan sejarah olahraga Indonesia, ungkap Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo kepada .
Menurut mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tersebut, 17 atlet yang dinyatakan sudah lolos berasal dari cabang bulu tangkis, panahan, angkat besi dan anggar. Meski begitu, Rita berharap masih ada tambahan atlet lagi sebelum ditutup pada 9 Juli mendatang.
“Kami berharap masih ada tambahan atlet lagi. Cabang olahraga yang masih punya harapan yakni atletik dan renang. Sebenarnya, kami ingin bisa mengirim 30 atlet, tapi faktanya sangat berat,” katanya.
Rita mengutarakan, dana sebesar Rp26 miliar yang akan digunakan untuk keperluan Olimpiade, hingga kini belum juga cair. Menurutnya, pihaknya mendapat kabar dari pemerintah bahwa anggaran tersebut akan cair lima hari sebelum keberangkatan. Sedangkan kontingen Indonesia, dijadwalkan menuju London seminggu sebelum pelaksanaan.
“Katanya, peraturannya lima hari sebelum berangkat baru bisa cair,” tandasnya.
Di bagian lainnya, mantan pebulu tangkis yang pernah meraih emas di Olimpiade, Susi Susanti mengutarakan bahwa beban dan tanggung jawab sebagai atlet sangat besar. Sebab, dalam pertandingan nanti tidak hanya membawa nama pribadi melainkan Indonesia.
“Harapan saya kepada adik-adik yang akan bertanding di Olimpiade 2012, berjuanglah semaksimal mungkin. Teruskan tradisi emas, khususnya bulu tangkis. Berikan hasil terbaik untuk Indonesia,” terangnya.
Kemudian, Yayuk Basuki, petenis yang pernah empat kali tampil di Olimpiade, mengaku sedih setiap kali jelang Olimpiade. Pasalnya, pembinaan atlet di Indonesia sangat minim dan cenderung dadakan.
“Sepertinya, pembinaan olahraga di Indonesia terbelakang. Indonesia punya 240 juta penduduk, tapi baru bisa meloloskan 17 atlet. Kondisi seperti ini selalu terulang dan sangat memprihatinkan,” ujarnya. (esa/end)
Karena itu, sebanyak 17 atlet yang akan tampil, diminta untuk berjuang keras dan memiliki tekad yang kuat dalam memberikan kebanggaan pada negara di ajang empat tahunan tersebut.
Tentu saja kami berharap seluruh atlet Indonesia dapat menyumbangkan medali emas. Sehingga, tradisi emas di Olimpiade tidak terputus. Ini sangat penting bagi catatan sejarah olahraga Indonesia, ungkap Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Rita Subowo kepada .
Menurut mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tersebut, 17 atlet yang dinyatakan sudah lolos berasal dari cabang bulu tangkis, panahan, angkat besi dan anggar. Meski begitu, Rita berharap masih ada tambahan atlet lagi sebelum ditutup pada 9 Juli mendatang.
“Kami berharap masih ada tambahan atlet lagi. Cabang olahraga yang masih punya harapan yakni atletik dan renang. Sebenarnya, kami ingin bisa mengirim 30 atlet, tapi faktanya sangat berat,” katanya.
Rita mengutarakan, dana sebesar Rp26 miliar yang akan digunakan untuk keperluan Olimpiade, hingga kini belum juga cair. Menurutnya, pihaknya mendapat kabar dari pemerintah bahwa anggaran tersebut akan cair lima hari sebelum keberangkatan. Sedangkan kontingen Indonesia, dijadwalkan menuju London seminggu sebelum pelaksanaan.
“Katanya, peraturannya lima hari sebelum berangkat baru bisa cair,” tandasnya.
Di bagian lainnya, mantan pebulu tangkis yang pernah meraih emas di Olimpiade, Susi Susanti mengutarakan bahwa beban dan tanggung jawab sebagai atlet sangat besar. Sebab, dalam pertandingan nanti tidak hanya membawa nama pribadi melainkan Indonesia.
“Harapan saya kepada adik-adik yang akan bertanding di Olimpiade 2012, berjuanglah semaksimal mungkin. Teruskan tradisi emas, khususnya bulu tangkis. Berikan hasil terbaik untuk Indonesia,” terangnya.
Kemudian, Yayuk Basuki, petenis yang pernah empat kali tampil di Olimpiade, mengaku sedih setiap kali jelang Olimpiade. Pasalnya, pembinaan atlet di Indonesia sangat minim dan cenderung dadakan.
“Sepertinya, pembinaan olahraga di Indonesia terbelakang. Indonesia punya 240 juta penduduk, tapi baru bisa meloloskan 17 atlet. Kondisi seperti ini selalu terulang dan sangat memprihatinkan,” ujarnya. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18










