Inilah Pemenang Kuis Interaktif Seputar All England di Bola.net
Anindhya Danartikanya | 26 Maret 2020 16:00
Bola.net - Pemenang kuis interaktif seputar All England berhadiah dari Bola.net sudah ketahuan lho. Penasaran siapa yang memberikan jawaban-jawaban benar kali ini?
Seperti sebelumnya, Bola.net menggelar kuis interaktif berhadiah pulsa senilai total Rp200 ribu untuk 2 orang pemenang yang beruntung. Kuis ini dibuka pada Kamis (19/3/2020) lalu, dan ditutup pada Rabu (25/3/2020) pukul 16.00 WIB.
Dari 231 Bolaneters yang ikutan kuis interaktif seputar All England ini, ada 4 partisipan yang sukses menjawab semua pertanyaan dengan benar. Siapa sajakah kedua pemenang yang beruntung itu?
Selamat untuk Bolaneters bernama:
Selamat untuk para pemenang! Tim kami akan menghubungi kamu dalam waktu dekat. Untuk hadiah pulsanya akan kami kirimkan maksimal tiga hari setelah pengumuman ini dirilis.
Berikut jawaban yang benar dari pertanyaan-pertanyaan yang tersaji di kuis interaktif seputar All England.
Jawaban Kuis Interaktif Seputar All England
Indonesia terakhir kali juara di All England sektor tunggal putra pada 1993 silam. Siapa pebulu tangkis yang juara kala itu?
Jawaban: b) Hariyanto Arbi
Sektor tunggal putra dan putri ternyata tak langsung dipertandingkan saat pertama kali All England digelar. Kapan kedua sektor ini mulai diadakan?
Jawaban: c) 1900
Siapakah pebulu tangkis Indonesia yang tercatat mengoleksi gelar juara All England terbanyak?
Jawaban: a) Rudy Hartono
Indonesia berada di peringkat keempat dalam daftar koleksi gelar juara All England. Berapakah jumlah gelar yang telah diraih Merah Putih?
Jawaban: c) 48
Gelaran All England sangat sulit dipisahkan dari Yonex. Sejak kapan produsen peralatan bulu tangkis itu berkomitmen menjadi sponsor turnamen ini?
Jawaban: b) 1984
Sebelum menjuarai sektor ganda campuran All England 2020, Praveen Jordan ternyata pernah meraih prestasi serupa pada 2016. Siapakah pasangannya kala itu?
Jawaban: b) Debby Susanto
Dalam sejarah All England, Indonesia terhitung baru dua kali juara di sektor ganda putri. Siapakah pasangan yang sukses merebut gelar perdana?
Jawaban: a) Minarni Sudaryanto/Retno Koestijah
Meski turnamen ini bernama 'All England', ternyata Inggris tak begitu sukses di sektor tunggal putra. Kapankah terakhir pemain Inggris juara di sektor tersebut?
Jawaban: c) 1938
Siapakah pebulu tangkis tunggal putri dengan koleksi gelar juara All England terbanyak sepanjang masa?
Jawaban: b) Judy Hashman
Siapakah pasangan ganda putra Indonesia yang sukses menjuarai All England 1995 dan 1996?
Jawaban: c) Ricky Subagja/Rexy Mainaky
Buat Bolaneters yang belum menang di kuis kali ini jangan bersedih. Kami akan membuat kuis interaktif lagi dalam waktu dekat ini.
Kapan kami akan membuat kuis itu? Pantau lini masa dan website kami untuk mengikuti kuis berikutnya. Semoga di kuis berikutnya kalian beruntung ya Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Malaysia Open 2026
Bulu Tangkis 5 Januari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26













