Pelatih Sebut Kento Momota Makin Ganteng Usai Operasi Plastik Pasca Kecelakaan
Anindhya Danartikanya | 9 Juni 2020 09:40
Bola.net - Pebulu tangkis tunggal putra andalan Jepang, Kento Momota, siap kembali berlaga saat turnamen direncanakan kembali bergulir pada September 2020 nanti. Momota siap comeback tanpa bekas luka di wajah dan mengusung motivasi baru.
Penangguhan seluruh kompetisi bulu tangkis setelah All England 2020 akibat pandemi virus corona menjadi berkah terselubung bagi Momota. Ia bisa fokus memulihkan cedera usai kecelakaan mobil di Malaysia, pada Januari, setelah menjuarai Malaysia Masters 2020.
Momota awalnya sudah kembali berlatih sebulan setelah kecelakaan. Namun, ia kemudian menjalani operasi di Tokyo, Jepang, karena mengalami masalah pada penglihatannya. Masalah tersebut sudah berhasil diatasi.
Tak lama berselang, seluruh turnamen bulu tangkis dihentikan. Momota kemudian memanfaatkan masa karantina mandiri untuk menjalani operasi plastik ringan untuk menghilangkan bekas-bekas luka di wajahnya.
Operasi Plastik Saat Karantina
Pelatih kepala Timnas Jepang, Park Joo-bong, mengatakan Momota mendapat berkah tersembunyi akibat penangguhan semua turnamen akibat COVID-19.
"Kento Momota telah berlatih bersama klubnya selama periode ini dan kami memantaunya. Dia dalam kondisi bagus dan faktanya, dia tampak lebih tampan daripada sebelumnya," kata Park seperti dikutip The Star, Senin (8/6/2020).
"Kento Momota mengambil kesempatan selama lockdown untuk pergi menjalani operasi plastik. Sekarang tidak ada bekas luka di wajahnya. Dia juga terus berlatih. Menurut laporan yang kami terima, ia dengan baik mengontrol berat tubuhnya. Bahkan, faktanya kondisi fisiknya malah lebih baik daripada sebelumnya," lanjut Park.
Target Ikut Olimpiade 2021
Seperti diketahui, Olimpiade Tokyo dipastikan diundur hingga tahun depan karena wabah virus corona. Momota, yang sudah memastikan lolos, punya kesempatan untuk mempersiapkan diri dengan lebih maksimal.
"Untungnya bagi Momota, Olimpiade ditunda ke tahun depan. Jelas itu memberinya waktu untuk memulihkan diri sepenuhnya. Dia sekarang hanya tinggal menunggu kembali ke pemusatan latihan tim nasional," kata Park Jo-bong.
Park Joo-bong berharap mengirim seluruh pemain terbaik Jepang ke tiga turnamen beruntun, yaitu Korean Terbuka (8-13 September), China Terbuka (15-20 September), dan Jepang Terbuka (22-27 September).
Disadur dari: Bolacom (Yus Mei Sawitri) | Dipublikasi: 8 Juni 2020
Video: Badminton Unlimited 2019 | BWF Player of the Year Awards | BWF 2019
Baca Juga:
- Wanita Karier atau Ibu Rumah Tangga? Inilah Pilihan Jonatan Christie
- Intip Koleksi Mobil Mewah Pebulu Tangkis Indonesia, Mana yang Paling Mahal?
- Menilik Potret Anastasia Russkikh, Mantan Tandem Hendra Setiawan asal Rusia
- Hendra Setiawan Akui Tekad Jadi Pelatih Usai Gantung Raket
- Gagal di Olimpiade 2016, Hendra Setiawan Ingin Balas Dendam pada 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
BRI Super League: Pemain Asing Baru Arema FC Adalah Teman Lama Vinicius Junior
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 18:54
-
Bocoran FIFA Series 2026: Timnas Indonesia vs Bulgaria
Tim Nasional 14 Januari 2026, 22:59
-
BRI Super League: Brasil Dominasi Daftar Pencetak Gol Putaran Pertama
Bola Indonesia 14 Januari 2026, 21:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






