Tembus Final Asian Games 2018, Tim Bulutangkis Indonesia Akhiri Penantian 16 Tahun
Dwi Ariyani | 22 Agustus 2018 10:45
- Tim putra Indonesia berhasil masuk final beregu bulutangkis Asian Games 2018. Kesuksesan ini mengakhiri penantian Indonesia selama 16 tahun.
Tiket final masuk genggaman Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dkk. setelah menundukkan Jepang pada semifinal di Istora Senayan, Selasa (21/8). Indonesia menang dengan skor 3-1.
Di final, yang digelar di Istora Senayan Jakarta, Rabu (23/8), Tim putra Indonesia akan menantang China.
Kali terakhir Indonesia mencicipi final beregu putra adalah pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan. Saat itu, Indonesia kalah 1-3 dari tuan rumah Korsel, sehingga hanya mendapat medali perak.
Empat tahun berselang, Indonesia hanya mencapai semifinal beregu putra di Asian Games 2006, Doha, Qatar. Harapan Tim Merah Putih menembus final dijegal China.
Pada Asian Games 2010 di Guangzhou, Indonesia lagi-lagi tersandung China. Tim putra Indonesia takluk di babak semifinal, sehingga kans melaju ke puncak tertutup.
Prestasi empat tahun lalu di Asian Games Incheon lebih mempihatinkan. Langkah Indonesia kandas di perempat final. Yang mengejutkan, tim putra Indonesia takluk dari Chinese Taipei.
Harapan kembali memijak final akhirnya terwujud pada Asian Games 2018 di kandang sendiri. Kemenangan atas Jepang di semifinal ditentukan melalui sumbangan poin dari Kevin/Marcus, Jonatan Christie, dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Satu-satunya kekalahan Indonesia dialami Anthony Sinisuka Ginting yang takluk dari tunggal pertama Jepang, Kento Momota.
Pertemuan dengan China di final bulutangkis beregu Asian Games 2018 merupakan ulang semifinal Piala Thomas, Mei lalu. Saat itu, Indonesia takluk 1-3 dari China.
Catatan Indonesia di Bulutangkis Beregu Putra:
Asian Games 2002: Final, kalah dari Korea Selatan
Asian Games 2006: Semifinal, kalah dari China
Asian Games 2010: Semifinal, kalah dari China
Asian Games 2014: Perempat final, kalah dari Chinese Taipei.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis SEA Games 2025, 7-14 Desember 2025
Bulu Tangkis 13 Desember 2025, 08:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



