Tontowi Bidik Juara di Indonesia Terbuka dan Kejuaraan Dunia
Editor Bolanet | 29 Mei 2013 18:45
- Pebulutangkis ganda campuran, Tontowi Ahmad memasang target kemenangan pada Kejuaraan Indonesia Terbuka Super Series Premier dan Kejuaraan Dunia.
Saya dua kali runner-up di Indonesia Terbuka, dan kali ini ingin juara, begitu juga di Kejuaraan Dunia, ujar Tontowi usai menerima bonus Rp 200 juta sebagai juara All England di rumahnya, Desa Selandaka, Sumpiuh, Jawa Tengah, Rabu (28/5).
Pasangan Liliyana Natsir itu mengaku percaya dirinya meningkat tahun ini, yakni setelah berhasil mempertahankan gelar juara All England dan mengalahkan pasangan China, Xu Chen/Ma Jin pada perempat final Piala Sudirman lalu.
Tontowi/Liliyana menjadi runner-up di Indonesia Terbuka pada tahun 2011 dan 2012, dan mereka akan berusaha kembali meraih hasil serupa di Jakarta, 10-16 Juni mendatang. Mereka juga akan berusaha tampil baik di Kejuaraan Dunia digelar di Guangzhou, China, 5-11 Agustus nanti.
Pebulutangkis kelahiran Banyumas, 18 Juli 1987 itu mengaku sekarang dapat menikmati gemblengan ayahnya, Muhammad Husni Muzaitun, yang memaksanya bermain bulutangkis.
Sebenarnya, dahulu saya tidak suka bulutangkis, tetapi karena bapak selalu memaksa saya bermain, akhirnya suka apalagi setelah masuk perkumpulan di Tangerang, katanya. Tanpa bapak dan ibu, saya tidak mungkin bisa begini. Ternyata bermanfaat setelah digembleng oleh orang tua, kata pemain yang masuk Pelatnas sejak 2005 itu.
Sejak berpasangan dengan Liliyana, Tontowi telah meraih sejumlah gelar juara. Selain dua kali juara All England, dia juga tiga kali juara India Super Series dan Macau Terbuka serta SEA Games. (ant/kny)
Saya dua kali runner-up di Indonesia Terbuka, dan kali ini ingin juara, begitu juga di Kejuaraan Dunia, ujar Tontowi usai menerima bonus Rp 200 juta sebagai juara All England di rumahnya, Desa Selandaka, Sumpiuh, Jawa Tengah, Rabu (28/5).
Pasangan Liliyana Natsir itu mengaku percaya dirinya meningkat tahun ini, yakni setelah berhasil mempertahankan gelar juara All England dan mengalahkan pasangan China, Xu Chen/Ma Jin pada perempat final Piala Sudirman lalu.
Tontowi/Liliyana menjadi runner-up di Indonesia Terbuka pada tahun 2011 dan 2012, dan mereka akan berusaha kembali meraih hasil serupa di Jakarta, 10-16 Juni mendatang. Mereka juga akan berusaha tampil baik di Kejuaraan Dunia digelar di Guangzhou, China, 5-11 Agustus nanti.
Pebulutangkis kelahiran Banyumas, 18 Juli 1987 itu mengaku sekarang dapat menikmati gemblengan ayahnya, Muhammad Husni Muzaitun, yang memaksanya bermain bulutangkis.
Sebenarnya, dahulu saya tidak suka bulutangkis, tetapi karena bapak selalu memaksa saya bermain, akhirnya suka apalagi setelah masuk perkumpulan di Tangerang, katanya. Tanpa bapak dan ibu, saya tidak mungkin bisa begini. Ternyata bermanfaat setelah digembleng oleh orang tua, kata pemain yang masuk Pelatnas sejak 2005 itu.
Sejak berpasangan dengan Liliyana, Tontowi telah meraih sejumlah gelar juara. Selain dua kali juara All England, dia juga tiga kali juara India Super Series dan Macau Terbuka serta SEA Games. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Thailand Masters 2026, 29 Januari-1 Februari 2026
Bulu Tangkis 31 Januari 2026, 08:32
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37


















