3 Alasan Julian Nagelsmann Mendadak Dipecat dari Bayern Munchen
Abdi Rafi Akmal | 24 Maret 2023 15:32
Bola.net - Pemecatan Julian Nagelsmann dari posisi manajer Bayern Munchen begitu cepat. Sejumlah laporan meyakini ada tiga alasan pemecatan pelatih muda tersebut.
Nagelsmann baru menukangi Munchen pada 2021 lalu. Munchen sampai harus membayar kompensasi kepada RB Leipzig supaya bisa mendapatkan jasa pelatih berusia 35 tahun ini.
Munchen langsung menyodorkan kontrak berdurasi lima tahun atau hingga tahun 2026 kepada Nagelsmann. Namun, baru berjalan satu setengah tahun, dirinya dipecat.
Banyak yang terkejut dengan keputusan mendadak dari klub, meskipun belum ada pernyataan resminya. Laporan BILD menjelaskan alasan pemecatan ini harus diambil sesegera mungkin.
Kehilangan Poin-poin Penting
Munchen saat ini berada di peringkat ke-2 klasemen sementara Liga Jerman 2022/2023 dengan perolehan 52 poin dari 25 pertandingan. Mereka tertinggal satu angka dari Dortmund di puncak klasemen.
Dari segi poin, Munchen sebenarnya masih bersaing. Hanya saja, manajemen kesal karena Munchen kehilangan poin-poin penting yang membuat puncak klasemen diambil alih.
Sebelum jeda internasional, Munchen menelan kekalahan 1-2 dari Bayer Leverkusen. Munchen juga sempat tumbang 2-3 dari Borussia Monchengladbach pada Februari 2023 lalu.
Munchen paling banyak kehilangan poin karena meraih hasil imbang. Sejauh ini Munchen meraih tujuh kali hasil imbang. Tiga di antaranya diraih secara berturut-turut pada akhir Januari 2023 yang membuat keunggulan poin terpangkas.
Enggan Kehilangan Tuchel
Munchen memang sudah sempat berpikir untuk mendepak Nagelsmann, tetapi di akhir musim. Rencana tersebut berubah gara-gara Munchen tidak ingin kehilangan Tuchel.
Eks pelatih Chelsea tersebut diminati oleh sejumlah klub, seperti Real Madrid dan Tottenham. Apabila Munchen harus menunggu akhir musim, ada kemungkinan Tuchel bisa meraih kesepakatan lebih dulu dengan satu dari dua tim itu.
Terlebih, Munchen adalah penggemar Tuchel sejak sang manajer menukangi Dortmund. Maka dari itu, kesempatan ini tidak ingin dibuang begitu saja.
Sedang Jeda Internasional
Alasan terakhir adalah jeda internasional. Munchen beranggapan peralihan manajer di jeda internasional sangat tepat dilakukan.
Liga Jerman akan dilanjutkan kembali pada 1 April 2023. Dengan melakukan pergantian di momen ini, Tuchel bakal punya waktu satu minggu untuk mengakrabkan diri kepada para pemain.
Waktu satu minggu dianggap cukup bagi Munchen agar seorang manajer baru beradaptasi.
Sumber: BILD
Klasemen Bundesliga 2022/2023
Bacaan Terkait:
- 4 Pemain Chelsea yang Bisa Dibawa Thomas Tuchel Jika Jadi Manajer Bayern Munchen: Reuni Lagi dengan
- 4 Pemain Paling Sering Dimainkan Julian Nagelsmann di Bayern Munchen
- Mumpung Nganggur, Tottenham Disarankan Langsug Telepon Julian Nagelsmann
- Relasi Unik Julian Nagelsmann dan Thomas Tuchel: Dulu Berbagai Pekerjaan, Kini Saling Sikut!
- Serba Mendadak untuk Julian Nagelsmann dan Thomas Tuchel
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
-
Manchester City Kalah Lagi, Erling Haaland: Maaf, Ini karena Salah Saya!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:05
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



