5 Bintang Muda Bundesliga yang Berasal dari Prancis
Serafin Unus Pasi | 23 September 2020 18:08
Bola.net - Bundesliga menjadi destinasi yang tepat bagi para pemain muda berbakat untuk merintis karir sepak bolanya. Tak jarang juga, para pemain muda tersebut berasal dari negara Prancis yang sudah banyak melahirkan pemain berbakat top Eropa.
Nama-nama seperti Corentin Tolisso, Benjamin Pavard, Lucas Hernandez, dan Kingsley Coman adalah pemain muda asal Prancis yang membela raksasa Bundesliga, Bayern Munchen di musim ini. Mereka menjadi bagian yang penting dalam skuat The Bavarian dalam beberapa tahun terakhir.
Ketertarikan klub-klub Bundesliga untuk merekrut pemain-pemain asal Prancis tidak terlepas dari prestasi Les Bleus yang menjadi juara Piala Dunia 2018 yang lalu. Skuat Timnas Prancis pada saat itu dipenuhi pemain-pemain muda yang berbakat.
Meski generasi emas Timnas Prancis masih akan bertahan untuk beberapa tahun ke depan, Namun Prancis sudah harus bersiap dengan regenerasi di skuadnya. Pasalnya, ada banyak talenta muda Prancis yang tengah bersinar di klub mereka masing-masing dan menunggu kesempatan untuk membela Timnas Senior.
Beberapa talenta muda tersebut saat ini menjadi rising star di Bundesliga. Siapa sajakah mereka? Selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
1. Dayot Upamecano (RB Leipzig)

Nama Dayot Upamecano seketika melejit sebagai salah satu pesepak bola berbakat di Eropa. Pasalnya, ia berhasil membawa RB Leipzig menjadi penantang yang serius bagi Bayern Munchen dan Borussia Dortmund dalam perebutan gelar Bundesliga musim 2019/20 lalu.
Tak hanya di kompetisi domestik, Upamecano juga membawa Leipzig menjadi tim kuda hitam di Liga Champions musim lalu, setelah mengalahkan klub top Eropa seperti Tottenham Hotspur dan Atletico Madrid.
Berkat performa impresifnya itu, Upamecano pun dipanggil oleh manajer timnas Prancis, Didier Deschamps dan masuk ke dalam skuad Les Bleus untuk UEFA Nations League 2020.
Pasca dipanggil memperkuat timnas Prancis, Upamecano langsung menjadi pemain inti di dua laga awal Prancis di UEFA Nations League 2020, bersama Raphael Varane dan Presnel Kimpembe. Ia pun sudah mencetak satu gol, ketika Prancis berhadapan dengan Kroasia.
2. Evan N'Dicka (Eintracht Frankfurt)

Sejak mendaratkan kaki di Deutsche Bank Park pada tahun 2018, Evan N’Dicka langsung menjadi pilihan utama di barisan pertahanan Eintracht Frankfurt.
Di bawah komando, Adi Hutter, N’Dicka telah tampil sebanyak 71 pertandingan di semua kompetisi bersama Frankfurt dan berhasil menjadi bek yang tangguh.
Pada musim 2019/20, performa Evan N'Dicka terus berkembang dan ia pun masih menjadi pemain inti bagi Frankfurt. Namun, ada yang berbeda dari penampilan Evan N'Dicka.
Kini, pemain berusia 20 tahun ini bisa bermain di dua posisi berbeda. Selain sebagai bek tengah, N’Dicka juga bisa bermain sebagai bek kiri.
3. Christopher Nkunku (RB Leipzig)

Didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan mahar 13 juta euro, Christopher Nkunku berhasil menjadi idola baru bagi publik Red Bull Arena.
Walaupun baru pertama kali merumput di Bundesliga, Nkunku tampil ganas di musim pertamanya berseragam RB Leipzig. Tercatat, pemain berusia 22 tahun ini berhasil membukukan lima gol dan 15 assist dari 32 pertandingan Bundesliga 2019/20.
Selain piawai dalam memberi assist, Nkunku pun mempunyai kecepatan yang suka merepotkan pertahanan lawan dan kemampuan mengeksekusi bola mati yang baik.
Tak sampai di situ saja, Nkunku juga pemain yang serbaguna. Di bawah komando Nagelsmann, Nkunku telah memainkan enam posisi yang berbeda pada musim lalu.
4. Moussa Diaby (Bayer Leverkusen)

Pasca hengkang dari Paris Saint-Germain dan berlabuh ke Bayer Leverkusen. Moussa Diaby tampil apik di musim pertamanya berseragam Leverkusen.
Musim lalu, Pemain berusia 21 tahun ini sudah mencetak delapan gol dari 39 penampilan di semua ajang. Tak hanya pandai mencetak gol, Diaby juga berhasil membantu rekan setimnya dengan membuat delapan assist.
Diaby termasuk pemain Leverkusen yang cukup berbahaya. Pergerakannya sulit ditebak dan dia bisa merepotkan pertahanan lawan.
Berkat performanya yang terus berkembang, Diaby memuncaki daftar market value di skuad Bayer Leverkusen dengan harga mencapai 32 juta euro, dilansir Transfermarkt.
5. Marcus Thuram (Borussia Monchengladbach)

Siapa yang tidak kenal legenda sepak bola, Lilian Thuram? Yap, ia adalah bek yang dikenal dan diakui di seluruh dunia. Namun, kali ini bukan dia yang menjadi pusat perhatian orang banyak, melainkan anaknya, Marcus Thuram.
Marcus Thuram sadar betul bahwa ayahnya adalah pesepak bola terbaik pada zamannya, tetapi pemain berusia 23 tahun ini ingin membangun karier sepak bolanya sendiri dan menjadi seperti ayahnya.
Didatangkan dari EA Guingamp dengan mahar 9 juta euro, Marcus Thuram berhasil menjadi mesin gol bagi Borussia Monchengladbach di musim lalu.
Tercatat, Marcus Thuram berhasil membukukan 14 gol dan sembilan assist dari 39 pertandingan di semua kompetisi bersama Die Fohlen. Dengan torehan tersebut, Thuram punya potensi untuk menjadi penyerang mematikan di masa depan.
(Bola.net/Hendra Wijaya)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Live Streaming Leverkusen vs Olympiacos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 24 Februari 2026, 20:00
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi Leverkusen vs Olympiacos 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 10:04
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
LATEST UPDATE
-
Bagaimana Nasib Rodrygo di Real Madrid usai Cedera Lutut Serius?
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:53
-
Real Madrid Mau Rekrut Vitinha? Lupakan Saja!
Liga Spanyol 5 Maret 2026, 23:00
-
Hasil Persik vs PSBS Biak: Comeback Manis Macan Putih
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:41
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37















