62 Hari-nya Erik ten Hag di Bayer Leverkusen: Bermain tanpa Ide, Latihan Kebanyakan Push-up
Asad Arifin | 4 September 2025 04:32
Bola.net - Masa kerja Erik ten Hag di Bayer Leverkusen berakhir dengan cara yang tidak mengenakkan. Hanya bertahan selama 62 hari dan mendampingi tim dalam tiga laga kompetitif, pelatih asal Belanda itu resmi didepak pada awal pekan ini.
Ten Hag datang dengan reputasi besar setelah sebelumnya melatih Manchester United. Ia bahkan digaji sangat tinggi, menjadi pelatih dengan bayaran tertinggi kedua di Bundesliga, yakni £4,7 juta per tahun.
Namun, ekspektasi besar itu langsung runtuh seiring performa Leverkusen yang jauh dari kata meyakinkan. Dia gagal memenuhi harapan sebagai pengganti Xabi Alonso yang memberikan banyak sukses bagi klub.
Lebih mengejutkan lagi, muncul laporan dari media Jerman yang menyingkap reaksi keras dari staf internal klub. Mereka bukan hanya kecewa, tetapi juga terang-terangan melontarkan kritik pedas terhadap sang pelatih.
Kritik Pedas dari Dalam Leverkusen

Media Jerman BILD menyebut sejumlah staf lama Leverkusen menilai Ten Hag sebagai salah satu pelatih terburuk dalam sejarah klub. Alasannya, ia dianggap gagal menyampaikan ide permainan yang jelas sejak pertama kali memimpin tim.
"Konon, para karyawan lama klub tersebut menempatkan Ten Hag sebagai salah satu pelatih terburuk dalam sejarah mereka setelah ia 'gagal menyampaikan ide apa pun' kepada kelompok pemain barunya," tulis laporan tersebut.
Kondisi di lapangan pun semakin kacau. Para pemain tidak tahu apa yang harus dilakukan. "Tidak ada yang tahu apa yang harus dilakukan," tambah laporan itu.
"Bahkan ketika mereka unggul 3-1 melawan Werder Bremen. Ada aksi-aksi individu, tetapi tidak ada rencana permainan," tulis BILD.
Latihan Janggal dan Hubungan yang Memburuk

Selain taktik yang dinilai tidak jelas, metode latihan Ten Hag juga jadi sorotan. Para pemain disebut kebingungan karena ia memberi porsi push-up setara pentingnya dengan latihan dasar seperti lari dan passing. Hal ini membuat para pemain makin meragukan metodenya.
Hubungan Ten Hag dengan staf maupun pemain pun dilaporkan tidak harmonis. Suasana di ruang ganti disebut tegang lantaran ia gagal membangun kedekatan.
Bahkan ada anggapan bahwa manajemen Leverkusen ‘mungkin menunggu terlalu lama’ untuk memutuskan berpisah dengan pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Pernyataan Erik ten Hag

Tak lama setelah pemecatan, Ten Hag mengeluarkan pernyataan resmi melalui agensinya, SEG Football. Ia mengaku terkejut dengan keputusan klub. Menurutnya, ini adalah pengalaman pertama yang cukup pahit sepanjang kariernya.
"Berpisah dengan pelatih setelah hanya dua pertandingan liga merupakan hal yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Ten Hag.
"Musim panas ini, banyak pemain kunci yang merupakan bagian dari kesuksesan masa lalu meninggalkan skuad. Membangun tim baru yang kohesif adalah proses yang cermat yang membutuhkan waktu dan kepercayaan."
"Seorang pelatih baru berhak mendapatkan ruang untuk mewujudkan visinya, menetapkan standar, membentuk skuad, dan meninggalkan jejaknya pada gaya bermain," tegasnya.
Klasemen Bundesliga 2025/2026
Baca Ini Juga:
Transfer Manchester United: Siapa 6 Rekrutan Baru dan 29 yang Pergi?
Gianluigi Donnarumma Resmi Gabung Man City Usai Tinggalkan PSG
Resmi! Manuel Akanji Gabung Inter Milan dengan Status Pinjaman dari Man City
Daftar Transfer Resmi Manchester City Musim 2025/2026: Donnarumma Masuk?
Daftar Transfer Resmi Arsenal Musim 2025/2026: 8 Pemain Baru Datang ke Emirates
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
LATEST UPDATE
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
