Adu Tajam di Der Klassiker: Siapa Lebih Ganas Antara Serhou Guirassy dan Harry Kane?
Editor Bolanet | 17 Oktober 2025 10:18
Bola.net - Sorotan utama laga Der Klassiker antara Bayern Munchen vs Borussia Dortmund akhir pekan ini akan tertuju pada duel dua predator ganas. Pertarungan antara Serhou Guirassy dan Harry Kane siap tersaji di atas lapangan.
Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, mengakui kualitas kedua penyerang tersebut. Keduanya dianggap sebagai pemain yang sangat vital bagi tim masing-masing.
Namun, Kovac juga memberikan peringatan khusus mengenai sosok Harry Kane. Kapten Timnas Inggris itu kini telah berevolusi menjadi ancaman yang lebih komplet.
Pada akhirnya, ketajaman salah satu dari dua nama besar ini bisa menjadi pembeda. Mereka akan menjadi penentu hasil akhir dari laga paling bergengsi di Jerman.
Duel Dua Predator Ganas

Niko Kovac tak ragu memuji kualitas yang dimiliki Serhou Guirassy dan Harry Kane. Ia menyebut keduanya adalah penyerang fantastis yang menjadi aset berharga liga.
Kovac mengakui bahwa timnya sangat bergantung pada ketajaman Guirassy. Ia berharap sang striker bisa kembali menunjukkan performa terbaiknya setelah jeda internasional.
"Kami harus mengatakan keduanya adalah pemain fantastis, striker yang bagus untuk liga, sangat penting," ujar Niko Kovac.
"Kami tahu persis betapa pentingnya Serhou bagi kami. Dan jika Serhou mencetak gol tahun ini seperti yang ia cetak tahun lalu, ia pasti akan memiliki musim yang sangat bagus dan sukses," harapnya.
Harry Kane, Kunci Permainan Bayern Munchen

Saat ditanya siapa pemain kunci Bayern, Kovac dengan cepat menunjuk Harry Kane. Namun, ia juga menekankan bahwa Kane bukan lagi sekadar pencetak gol.
Kemampuannya dalam memberikan assist membuat Kane menjadi ancaman ganda yang sangat sulit dihentikan. Hal ini membuat tugas lini pertahanan Dortmund menjadi jauh lebih berat.
"Ya, tentu saja, dia mencetak gol-golnya. Dia sekarang juga memberikan assist," kata Kovac.
"Itu tidak membuat segalanya menjadi lebih mudah, karena ada banyak pemain bagus. Jelas, Anda bisa menyorot juga Olise atau Gnabry, yang saat ini tampil sangat baik," sambungnya.
Bukan Sekadar Pertarungan Individu
Meskipun menyoroti peran Kane, Kovac menegaskan bahwa kekuatan Bayern terletak pada kolektivitas. Ia melihat Bayern sebagai sebuah tim yang sudah sangat padu.
Menurutnya, semua pemain dari lini depan hingga belakang berkontribusi sama besar. Kualitas teknik dan kekuatan fisik yang merata menjadi senjata utama mereka.
"Itu hanya berhasil jika semua 11 pemain berpartisipasi. Jadi, jika Anda hanya mengisolasi empat pemain di depan, tidak akan ada hasil yang sukses," jelas Kovac.
"Tetapi tim ini telah tumbuh bersama, kuat secara teknis, dan sangat kuat dalam hal daya jelajah. Itulah lompatan lain yang telah dibuat Bayern dalam dua tahun terakhir," tambahnya.
Tetap dalam Koridor Fair Play
Kovac meyakini laga nanti akan berjalan dengan intensitas tinggi namun tetap sportif. Baginya, kemenangan melawan rival langsung memiliki nilai ganda yang sangat penting.
Ia juga menyoroti peran VAR yang membuat permainan lebih adil. Teknologi tersebut membuat para pemain tidak bisa lagi menyembunyikan pelanggaran-pelanggaran kecil.
"Ini adalah pertandingan spesial. Banyak yang dipertaruhkan, karena jika Anda meraih hasil bagus melawan pesaing langsung, itu bisa dihitung ganda," tutur Kovac.
"Tentu saja, dengan VAR sekarang lebih sulit untuk menyembunyikan apa pun yang mungkin tersembunyi di masa lalu. Kami ingin bermain sepak bola dan bukan saling menendang," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap Hasil Bundesliga: Bayern Munchen Hajar Koln, Monchengladbach Keok
Bundesliga 15 Januari 2026, 05:23
-
Rekap Hasil Bundesliga: Dortmund Bekuk Bremen, Laga Leverkusen Ditunda
Bundesliga 14 Januari 2026, 05:30
-
Prediksi Koln vs Bayern 15 Januari 2026
Bundesliga 14 Januari 2026, 02:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Update Saga Mike Maignan: Ada Kabar Positif dari AC Milan
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:53
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing Indonesia Masters 2026
Bulu Tangkis 19 Januari 2026, 20:30
-
Jadwal Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:22
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Januari 2026, 20:10
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26









