Alassane Plea dan Cerita Kegagalan Transfer Barcelona Musim 2019/2020
Asad Arifin | 30 Maret 2020 15:28
Bola.net - Barcelona dikaitkan dengan banyak pemain pada bursa transfer Januari 2020 lalu. Salah satunya adalah Alassane Plea. Namun, Barcelona tidak mampu merampungkan transfer pemain 27 tahun tersebut.
Barcelona mencoba membeli sejumlah pemain pada tengah musim 2019/2020 ini. Fokus utama klub asal Catalan adalah mendapatkan penyerang baru. Sebab, klub telah melepas Carles Perez ke AS Roma.
Tim arahan Quique Setien butuh tambahan pemain di lini depan karena Luis Suarez mengalami cedera.
Belakangan, situasi makin pelik karena Ousmane Dembele juga cedera dan harus absen lama.
Pada akhirnya, Barcelona gagal membawa para pemain bidikannya pada bursa transfer Januari 2020. Barcelona pun panik saat Dembele cedera dan meminta izin khusus dari RFEF dan La Liga untuk membeli Martin Braithwaite.
Pesona Alassane Plea yang Memikat Barcelona
Alassane Plea bermain untuk Borussia Monchengladbach sejak musim 2018/2019 lalu. Sebelumnya, dia bermain untuk Nice dan sempat menjadi duet bagi Mario Balotelli. Performa kedua pemain dianggap cukup bagus.
Monchengladbach membeli Alassane Plea dengan harga yang tidak murah. Monchengladbach harus menyerahkan 23 juta euro kepada Nice untuk bisa membawa mantan penyerang Lyon tersebut ke Borussia-Park.
Pada musim pertamanya, Alassane Plea mampu mencetak 12 gol dan empat assist di Bundesliga. Catatan yang harusnya bisa menjadi lebih baik pada musim 2019/2020. Sebab, hingga pekan ke-25, dia sudah mencetak delapan gol dan tujuh assist.
Alassane Plea merupakan penyerang yang lengkap. Dia kuat dalam duel satu lawan satu dan punya kecepatan. Alassane Plea juga piawai melakukan cut inside. Alassane Plea acap kali bergerak melebar dan karakter ini cocok dengan Barcelona.
Barcelona Gagal Dapatkan Alassane Plea
Dikutip dari Bild, Barcelona sudah melakukan segala upaya untuk bisa membeli Alassane Plea. Bahkan, mereka telah menawarkan harga dalam jumlah yang tinggi kepada pihak Gladbach. Akan tetapi, tawaran Barcelona ditolak begitu saja.
Barcelona mengajukan harga 50 juta euro untuk membeli Alassane Plea. Direktur Gladbach, Max Eberl siap untuk melepas pemain asal Prancis. Namun, Max Eberl ragu dan pada akhirnya urung melepas Alassane Plea ke Barcelona.
Max Ebrel merasa melepas Alassane Plea terlalu beresiko bagi Gladbach. Mereka memang bakal untung besar, tetapi tidak punya cukup waktu untuk mencari pengganti. Selain itu, Alassane Plea juga dianggap sudah menyatu dengan tim dan melepasnya bisa membuat ambisi klub lolos ke zona Liga Champions terhambat.
Sumber: Bild
Baca Ini Juga:
- Presiden Barcelona Lebih Pilih Erling Haaland daripada Lautaro Martinez
- Jalan Man United Boyong Sancho dari Dortmund Terbuka Lebar
- Erling Haaland Tentukan Destinasi Karir Berikutnya, dan Itu Bukan Manchester United
- Presiden UEFA: Musim Ini Kemungkinan Hilang
- Bayern Tolak Ide Pertukaran Alaba dengan Sane
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Kembali Bidik Gelandang Como, Harga Tak Akan Murah
Liga Italia 2 Maret 2026, 16:14
-
Sihir Lamine Yamal dan Kebangkitan dari Mimpi Buruk Awal Musim
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 16:05
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Casemiro Gabung AC Milan? Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 2 Maret 2026, 11:32
-
Bekuk Villarreal, Barcelona Pede Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 09:57
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Kalah dari Getafe, Dean Huijsen Disemprot Kritik Keras!
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 09:45
-
Real Madrid Sekarang Ibarat Salad yang Hambar
Liga Spanyol 3 Maret 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap Pertandingan All England 2026, 3-8 Maret 2026
Bulu Tangkis 3 Maret 2026, 08:49
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing All England 2026
Bulu Tangkis 3 Maret 2026, 08:49
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24











