Demi Pesangon Bayer Leverkusen, Erik Ten Hag Tolak Pulang dan Latih FC Twente
Asad Arifin | 17 September 2025 03:49
Bola.net - Erik Ten Hag dikabarkan menolak kesempatan untuk kembali menangani FC Twente. Keputusan tersebut bukan didasari ambisi atau kebanggaan semata, melainkan pertimbangan finansial yang jauh lebih menguntungkan baginya.
Mantan manajer Manchester United itu baru saja melalui periode sulit di Jerman. Awal bulan ini, Ten Hag resmi didepak Bayer Leverkusen hanya setelah memimpin dua laga Bundesliga.
Pemecatan tersebut bukan hanya mengejutkan publik, tetapi juga menorehkan rekor baru sebagai pemecatan paling cepat dalam sejarah Bundesliga.
Ten Hag Tolak FC Twente, Pertahankan Uang Kompensasi dari Leverkusen
Meski saat ini sedang tidak memiliki klub, Ten Hag tidak terburu-buru kembali ke pinggir lapangan. Langkah cepat menerima pekerjaan baru justru berisiko membuatnya kehilangan kompensasi besar dari kontraknya bersama Leverkusen yang baru saja diputus.
Menurut laporan Telegraaf, pelatih asal Belanda itu telah menolak tawaran untuk kembali ke FC Twente. Klub Eredivisie tersebut berharap bisa membawa pulang mantan pelatihnya, namun harapan itu pupus lantaran Ten Hag memilih tetap menjalani masa cuti.
Alasan di balik keputusannya sederhana. Jika kembali bekerja terlalu cepat, ia bisa kehilangan hak atas pesangon dari Leverkusen yang nilainya mencapai €6 juta atau sekitar £5,2 juta. Jumlah itu berarti Ten Hag menerima sekitar €100 ribu per hari selama periode cutinya.
Kritik Pedas Ten Hag kepada Manajemen Leverkusen
Setelah resmi dipecat, Erik Ten Hag tak segan melontarkan kritik keras terhadap manajemen Leverkusen. Ia menilai klub tidak memberikan waktu yang cukup untuk membangun proyek sesuai visi yang ia bawa.
“Keputusan Bayer Leverkusen pagi ini untuk memberi saya cuti sungguh mengejutkan. Berpisah dengan seorang manajer setelah hanya dua pertandingan liga adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya.
"Musim panas ini, banyak pemain kunci yang merupakan bagian dari kesuksesan masa lalu meninggalkan skuad. Membangun tim baru yang kohesif adalah proses yang cermat yang membutuhkan waktu dan kepercayaan," sambungnya.
Sumber: Sportbible
Baca Ini Juga:
- Jadwal Baru Liga Champions: Kenapa Ada Kick-Off Lebih Awal dan Ada Laga Jumat Dini Hari?
- Mikel Arteta dan Misi Berat Ubah Nasib Arsenal di Liga Champions
- Prediksi Susunan Pemain Juventus vs Borussia Dortmund: Duet Openda-David Siap Jadi Andalan Tudor
- Kenapa Pekan Ini Hanya Ada Liga Champions dan Tidak Ada Liga Europa? Begini Alasan UEFA
- Usai Kalah 3-4 dari Juventus, Inter Milan Siapkan Enam Perubahan Starting XI untuk Hadapi Ajax di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Revolusi Lini Tengah MU: Dimulai dari Transfer Aurelien Tchouameni
Liga Inggris 23 April 2026, 16:42
-
Hasil Leverkusen vs Bayern: Die Roten ke Final DFB Pokal, Mimpi Treble Terjaga
Bundesliga 23 April 2026, 04:25
-
Prediksi Leverkusen vs Bayern 23 April 2026
Bundesliga 21 April 2026, 20:25
-
Trofi Bundesliga di Kantong, tapi Ambisi Bayern Munchen Masih Membara!
Bundesliga 20 April 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Usai Akuisisi, Lionel Messi Akhirnya Sapa Skuad Cornella
Liga Spanyol 1 Mei 2026, 10:28
-
Prediksi Espanyol vs Madrid 4 Mei 2026
Liga Spanyol 1 Mei 2026, 07:00
-
Prediksi Inter vs Parma 4 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 06:00
-
Prediksi Juventus vs Verona 3 Mei 2026
Liga Italia 1 Mei 2026, 05:00
-
Prediksi Man Utd vs Liverpool 3 Mei 2026
Liga Inggris 1 Mei 2026, 04:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Dilepas Arsenal demi Menangi Perburuan Julian Alvarez
Editorial 30 April 2026, 15:52
-
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas Ini
Editorial 29 April 2026, 15:20












