Kai Havertz: Anak Polisi, Pendidikan, dan Bermain Sepak Bola untuk Kesenangan
Asad Arifin | 2 September 2020 11:44
Bola.net - Mantan pelatih Bayer Leverkusen, Tayfun Korkut, menyebut Kai Havertz punya banyak sifat baik dalam dirinya. Dia tidak tergoda dengan uang dan tidak pernah lupa pada pentingnya pendidikan.
Kai Havertz kini tengah menjadi pusat perhatian. Transfernya menuju ke Chelsea bakal segera rampung dalam waktu dekat. Dia akan menyusul jejak Timo Werner yang lebih dulu pindah ke London Utara.
Kai Havertz, Chelsea, dan Leverkusen sudah saling sepakat. Pemain 21 tahun akan pindah dengan harga 72 juta pounds plus klausul bonus senilai 18 juta pounds. Kai Havertz meneken kontrak dengan durasi lima tahun.
Tes medis Kai Havertz sudah digelar di London pada Minggu (30/8/2020) kemarin sebagai syarat bergabung ke Chelsea. Semua sudah disepakati sejak pekan lalu dan tinggal pengumuman resmi saja.
Pendidikan Tetap Penting
Kai Havertz sudah menjadi pilar Bayer Leverkusen sejak 2016 lalu. Saat itu, dia masih 17 tahun dan berstatus pelajar. Kai Havertz harus membagi fokusnya, tetapi memilih pendidikan sebagai prioritas utamanya.
Pada 2017, Kai Havertz melewatkan kesempatan untuk bermain di laga pentas Eropa melawan Atletico Madrid. Dia juga absen pada laga penting melawan Schalke di ajang Bundesliga.
Kai Havertz tidak sedang cedera. Pelatih Leverkusen kala itu, Tayfun Korkut, juga berniat untuk memainkan Kai Havretz. Namun, sang pemain memilih absen demi merampungkan ujian sekolah yang harus dijalani.
"Ketika kami memainkan permainan kecil di lapangan kecil ini, dia fantastis. Rasanya seperti dia bebas setelah menyelesaikannya semua yang ada dalam pikirannya karena sekolah sudah beres," kenang Tayfun Korkut.
Kai Havertz Anak Polisi dan Pengacara
Bukan hal aneh jika Kai Havertz sangat fokus pada pendidikan. Sebab, dia punya latar belakang keluarga yang baik. Ayahnya seorang polisi. Sedangkan, ibu Kai Havertz adalah seorang pengacara di Jerman.
Kai Havertz hidup dari keluarga yang berkecukupan dari sisi materi. Karena itu, dalam karir sepak bolanya, uang bukan motif utama. Kai Havertz hanya ingin bermain sepak bola untuk merasa senang.
"Dia bukan bukan pemain yang bermain demi uang," jelas Korkut.
"Sebagai seorang pelatih, Anda akan mengetahui dengan cepat apa yang memotivasi pemain. Kai, itu hanya ingin bermain-main dan bersenang-senang. Dia menikmati sepak bola. Ini bukan tentang mendapatkan kontrak yang lebih besar," ucap Tayfun Korkut.
Sumber: Sky Sports
Baca Ini Juga:
Transfer Kai Havertz ke Chelsea dan Efek Domino di Bayer Leverkusen
Kai Havertz Sudah Selesai Tes Medis di Chelsea
Ternyata, Ini Dia Orang yang Membuat Kai Havertz Mau Pindah ke Chelsea
Chelsea Segera Sahkan Perekrutan Kai Havertz
Starting XI Terkuat Chelsea Musim Depan: Ziyech-Havertz-Pulisic dan Boom Werner!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
Liga Inggris 23 Juli 2026, 22:03
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














