Menebak Formasi Terbaik Der Klassiker Musim 2019/2020
Serafin Unus Pasi | 7 Agustus 2019 20:31
Bola.net - Kurang lebih satu minggu lagi Bundesliga akan kembali digelar. Kompetisi tertinggi di Sepakbola Jerman itu akan mengawali musim baru per tanggal 17 Agustus 2019 mendatang.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, dua klub diprediksi akan menjadi kandidat kuat juara musim depan. Mereka adalah Bayern Munchen dan juga Borussia Dortmund yang dikenal memiliki rivalitas yang sangat kental.
Di musim panas ini, kedua tim mencoba untuk memperkuat tim mereka jelang musim baru. Pemain-pemain bertalenta seperti Thorgan Hazard dan Benjamin Pavard akan terlibat pada partai sengit Der Klassiker musim ini.
Lantas bagaimana peta kekuatan kedua tim untuk musim 2019/2020? Simak analisis kami di bawah ini
Pertarungan Dua Sahabat

Mats Hummels dan Robert Lewandowski hampir selalu berseragam sama, dimulai sejak kedatangan Lewandowski ke Bundesliga pada musim 2010/11.
Mereka berjibaku bersama meruntuhkan hegemoni Bayern München bersama Borussia Dortmund selama empat musim
sebelum akhirnya Lewy berganti haluan.
Tercatat hanya dua musim di mana Hummels dan Lewandowski saling berhadapan sebagai musuh sebelum akhirnya bek timnas Jerman ini ikut menyeberang ke Bavaria pada musim 2016/17.
Dalam dua musim itu, Hummels hanya berhasil membendung tajamnya sang striker timnas Polandia dalam satu pertandingan. Kini mereka akan kembali bertemu sebagai seteru dan Hummels tentunya masih penasaran untuk bisa menghentikan Lewandowski mencetak gol lagi.
Membendung Serangan Sporadis Si Merah

Bayern menjalani pramusim dengan mengandalkan dua formasi yaitu 4-1-4-1 dan 4-3-3. Alur serangan mereka bisa datang dari segala arah. Duet Kingsley Coman dan Serge Gnabry di sektor sayap jelas tak bisa diremehkan Dortmund.
Belum lagi ketiga gelandang tengah kelas dunia, Thiago Alcantara, Leon Goretzka dan Corentin Tolisso, yang punya kemampuan penetrasi berbahaya ke dalam kotak penalti lawan. Untuk mengatasinya, Lucien Favre yang biasa mengandalkan formasi 4-2-3-1 harus memiliki bek sayap dan gelandang bertahan yang tangguh.
Untungnya Dortmund berhasil mendatangkan Nico Schulz dari TSG Hoffenheim sebagai penyokong pertahanan di sektor kiri. Jika situasi memaksa mereka untuk menjalankan taktik bertahan, maka Favre bisa menggunakan empat bek sayap sekaligus dan mengubah formasi menjadi 4-4-1-1.
Raphaël Guerreiro dan Achraf Hakimi bisa bertindak sebagai defensive winger guna meredam serangan sayap Bayern lebih dini sedangkan Axel Witsel dan Julian Weigl mesti berjibaku meredam penetrasi Goretzka, Thiago atau Tolisso di lini tengah.
Wasapada Tikaman Cepat

Masih ingat gol Paco Alcácer pada laga Der Klassiker musim lalu di Signal Iduna Park? Bayern harus mewaspadai serangan balik cepat seperti gol Alcácer tersebut apalagi kini Dortmund punya Brandt yang mulai menjalani peran barunya sebagai deep-lying playmaker.
Trio Hazard bersama Marco Reus dan Jadon Sancho juga punya kemampuan untuk bisa berpindah dari satu kotak penalti ke kotak penalti lain hanya dalam hitungan detik.
Jika diperlukan, Bayern harus menempatkan Thiago atau Javi Martínez di posnya. Niko Kovac bisa memilih opsi formasi 3-5-2 untuk bertahan. Kedatangan dua bek tengah Perancis, Pavard dan Lucas Hernández, bisa
memberikan Bayern trio bek tengah tangguh bersama Niklas Süle.
Dengan bantuan David Alaba dan Joshua Kimmich di sisi luar pertahanan, mereka bisa berharap untuk mampu menangkal tikaman kilat Dortmund.
Susunan Terbaik
Inilah starting XI Der Klassiker terbaik versi kami:
Bayern (4-2-3-1): Neuer; Kimmich-Pavard-Süle-Alaba; Goretzka-Thiago; Gnabry-Müller-Coman; Lewandowski.
Dortmund (4-2-3-1): Bürki; Hakimi-Akanji-Hummels-Guerreiro; Brandt-Witsel; Sancho-Reus-Hazard; Gotze
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Hamburger vs Monchengladbach: Kevin Diks dkk Sedang Goyah
Bundesliga 17 Januari 2026, 19:43
-
Prediksi RB Leipzig vs Bayern 18 Januari 2026
Bundesliga 17 Januari 2026, 00:30
-
Rekap Hasil Bundesliga: Bayern Munchen Hajar Koln, Monchengladbach Keok
Bundesliga 15 Januari 2026, 05:23
-
Rekap Hasil Bundesliga: Dortmund Bekuk Bremen, Laga Leverkusen Ditunda
Bundesliga 14 Januari 2026, 05:30
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







