Peluang Manchester United Membeli Dayot Upamecano: Sangat, Sangat Sulit!
Asad Arifin | 1 September 2020 08:47
Bola.net - Manchester United disebut ingin menjadikan Dayot Upamecano sebagai pembelian kedua pada musim 2020/2021 ini. Namun, jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, menilai peluang United membeli bek RB Leipzig sangat sulit.
Manchester United mulai bergeliat di bursa transfer. Setelah upaya membeli Jadon Sancho dan Jack Grealish tak kunjung sukses, Setan Merah segera merampungkan transfer Donny van de Beek.
Tim racikan Ole Gunnar Solskjaer itu sudah menyepakati harga 40 juta euro dengan Ajax Amsterdam untuk Donny van de Beek. Kontrak dengan pemain 23 tahun juga sudah beres, tinggal tes medis dan pengumuman resmi.
Donny van de Beek bakal menjadi pemain pertama yang dibeli United pada musim 2020/2021. Setelah itu, fokus United adalah membeli bek tengah baru dan Dayot Upamecano menjadi target utama.
Awas, Ada Bayern Munchen!
Jurnalis Sky Sports, Kaveh Solhekol, memahami bahwa upaya Manchester United membeli Dayot Upamecano tidak akan mudah. Sebab, pemain 21 tahun baru saja meneken kontrak baru di RB Leipzig hingga Juni 2023.
"Baru-baru ini dia menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2023 tetapi memiliki klausul pelepasan senilai sekitar £ 40 juta yang akan berlaku pada musim panas mendatang [2021]," ucap Kaveh Solhekol.
United bakal lebih mudah jika membeli Upamecano pada musim depan. Namun, ada Bayern Munchen yang juga memiliki niat serupa.
"Pemahaman saya adalah bahwa musim panas mendatang dia kemungkinan besar akan pindah ke Bayern Munchen, tetapi jelas tidak ada yang bisa menghentikan klub seperti United," kata Kaveh Solhekol.
"Dan kami tahu bahwa United ingin mendatangkan bek tengah tapi saya pikir akan sangat, sangat sulit untuk mengeluarkannya dari RB Leipzig musim panas ini," tegas Kaveh Solhekol.
Bek Tengah Ideal
Dayot Upamecano diyakini bakal menjadi bek tengah ideal untuk Manchester United, walau tidak bermain dengan kaki kiri. Dayot Upamecano punya atribut yang dibutuhkan Solskjaer, distribusi bola yang baik.
Dayot Upamecano menjadi pemain kunci di RB Leipig pada musim 2019/2020. Dia membawa klub melaju hingga semifinal Liga Champions, sebelum akhirnnya kalah dari PSG. RB Leizpig meraih posisi ketiga klasemen akhir Bundesliga.
Baru-baru ini, Dayot Upamecano juga mendapat panggilan untuk membela timnas Prancis. Pada usia yang masih muda, dia disebut bakal menjadi bek andalan Prancis di masa depan.
Sumber: Sky Sports
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
-
Ian Wright Ngeri-ngeri Sedap Lihat Penampilan MU, Bakal Jadi Momok Bagi Arsenal!
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:03
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








