Tegas! Bayern Munchen Tolak Mentah-mentah European Super League
Serafin Unus Pasi | 20 April 2021 22:18
Bola.net - Juara bertahan Bundesliga, Bayern Munchen akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyelenggaraan European Super League. Raksasa Jerman itu dengan tegas menolak keberadaan kompetisi itu.
Dua hari terakhir ada pembicaraan yang panas mengenai European Super League. Kompetisi ini menimbulkan pro kontra karena dianggap terlalu mementingkan uang dan mengganggu tatanan sepakbola Eropa.
Kompetisi ini diprakarsai 12 tim top Eropa. Mereka kabarnya masih menunggu tiga klub lagi untuk bergabung sebagai inisiator, salah satunya adalah Bayern Munchen.
Menjawab semua spekulasi yang beredar, Bayern Munchen secara tegas menolak keberadaan turnamen itu. "Seluruh anggota dan juga pendukung kami menolak Super League," ujar Presiden Bayern Munchen, Herbert Hainer.
Baca pernytaan lengkap sang presiden di bawah ini.
Dukung UCL
Herbert menilai bahwa kompetisi Liga Champions saat ini adalah kompetisi terbaik untuk klub-klub Eropa.
Jadi ia menilai keberadaan kompetisi tandingan seperti ESL tidak diperlukjan.
"Sebagai FC Bayern, kami selalu ingin klub-klub Eroap bisa menikmati bermain di Liga Champions dan bertumbuh bersama UEFA. Jadi FC Bayern menolak adanya Super League,"
Kompetisi Terbaik
Pada kesepatan ini, CEO Bayern Munchen Karl Heinz-Rummenigge juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh UCL sebagai kompetisi terbaik.
"Mewakili jajaran Direksi, saya mau menegaskan secara eksplisit bahwa kami tidak akan terlibat di Super League. FC Bayern satu suara dengan Bundesliga mengenai hal ini,"
"Kami selalu bangga mewakili Jerman di Liga Champions. Kami akan selalu mengenang kemenangan Liga Champions kami di Lisbon pada tahun 2020. Bagi FC bayern, Liga Champions adalah kompetisi terbaik di Dunia," ujarnya.
Ancaman Tegas
UEFA sendiri sudah memberikan ancaman tegas kepada 12 klub yang ngotot menjalankan ESL.
Klub-klub tersebut tidak diperbolehkan bermain di kompetisi domestik maupun kompetisi Eropa, dan para pemain mereka tidak bisa memperkuat Timnas masing-masing.
(Bayern Munchen)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
-
Xabi Alonso Dipecat Real Madrid, Klub Bundesliga Bergerak Mendekati
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 00:27
-
Prediksi Hamburger vs Monchengladbach: Kevin Diks dkk Sedang Goyah
Bundesliga 17 Januari 2026, 19:43
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










