4 Tim yang Sukses Meraih Treble Sebelum Manchester City
Serafin Unus Pasi | 13 Juni 2023 18:29
Bola.net - Manchester City berhasil mencatatkan sejarah baru dengan meraih gelar treble winners di musim ini usai mengalahkan Inter Milan pada laga final Liga Champions 2022/2023.
Gelar Liga Champions ini melengkapi musim spektakuler Manchester City di bawah sang nahkoda, Josep Guardiola. Mereka menutup musim ini dengan raihan tiga gelar
Erling Haaland dan kolega bukan hanya berhasil meraih gelar Liga Champions. Klub asal kota Manchester tersebut sebelumnya juga merengkuh juara Premier League dan FA Cup.
The Citizens menjadi juara Premier League usai menyalip dominasi Arsenal. Sementara itu, mereka juga berjaya di ajang FA Cup setelah menaklukkan Manchester United dengan skor 2-1.
Kesuksesan ini membuat anak asuh Pep Guardiola menyamai prestasi rival sekota nya, Manchester United. Kala itu, Setan Merah mencapai treble di musim 1998/1999 bersama Sir Alex Ferguson.
Selain dua klub asal Manchester tersebut, beberapa klub juga pernah meraih kesuksesan yang sama seperti The Citizens di musim ini. Lantas, klub mana sajakah yang pernah meraih gelar treble winner sebelum Manchester City?
Simak informasi selengkapnya di bawah ini
Bayern Munchen (2019/2020 dan 2012/2013)

Bayern Munchen pernah mendapatkan gelar treble winner sebanyak dua edisi. Kesuksesan itu terjadi pada musim 2012/2013 saat dinahkodai oleh Jupp Heynckes dan juga musim 2019/2020 ketika dilatih Hans Flick.
Pada musim 2019/2020, Bayern Munchen berhasil meraih treble winner usai merengkuh gelar juara Liga Champions, DFB-Pokal dan juga Bundesliga. Mereka sangat menguasai Liga Jerman dan berhasil menumbangkan PSG di final Liga Champions 2019/2020.
Hal yang sama juga terjadi di musim 2012/2013. Die Roten sangat perkasa dengan skuad mega bintangnya kala itu. Puncaknya terjadi pada final Liga Champions. Mereka mengalahkan sang rival, Borussia Dortmund dengan skor 2-1.
Barcelona (2014/2015 dan 2008/2009)
Sama halnya seperti Bayern Munchen, Barcelona juga pernah mendapatkan tiga gelar hanya dalam satu musim selama dua edisi. Kesuksesan itu terjadi pada musim 2008/2009 ketika dilatih Pep Guardiola dan juga di musim 2014/2015 saat diasuh oleh Luis Enrique.
Pada musim 2008/2009, Barcelona benar-benar menguasai kompetisi di kancah domestik maupun Eropa. Skuad yang diasuh oleh Pep Guardiola itu mampu memenangkan treble winner. Gelar yang dimenangi adalah La Liga, Copa del Rey, dan juga Liga Champions.
Kesuksesan itu terulang kembali saat Barca dilatih oleh Luis Enrique pada musim 2014/2015. Mereka menjadi rajanya eropa karena memiliki komposisi pemain yang sangat garang di lini depan.seperti Messi, Neymar, dan juga Suarez atau biasa disebut trio MSN.
Inter Milan (2009/2010)
Inter Milan ketika dilatih oleh Jose Mourinho memang tiada tandingnya ketika musim 2009/2010. Nerazzurri berhasil merengkuh gelar treble winner usai meraih gelar Serie A, Coppa Italia, dan juga Liga Champions dalam satu musim saja.
Pencapaian itu membuat Inter menjadi klub asal Italia yang satu-satunya yang berhasil meraih tiga gelar dalam satu musim. Kesuksesan yang diraih Inter itu tentu saja berkat tangan dingin Jose Mourinho.
Tidak mengherankan kalau pelatih asal Portugal itu dijuluki The Special One. Pada musim itu, mereka juga mengusung misi yang sama seperti Bayern Munchen, yaitu mengincar treble winner. Namun, Inter mampu mempecundangi Die Roten dengan skor 2-0.
Manchester United (1998/1999)
Manchester United menjadi tim asal Inggris pertama yang berhasil menyabet gelar treble winner. Kesuksesan tersebut terjadi pada musim 1998/1999 saat tim Setan Merah dilatih oleh Sir Alex Ferguson.
Setan Merah meraih gelar Premier League dan Liga Champions dengan sangat susah payah. Kala itu, Manchester United hanya unggul satu poin dari Arsenal untuk memantaskan namanya sebagai sang juara di Premier League.
Hal ini juga terulang kembali di final Liga Champions. Mereka tertinggal dari Bayern Munchen dengan skor 0-1 hingga 90 menit waktu berjalan. Meski begitu, keajaiban seperti mendatangi Setan dan berhasil merubah kedudukan menjadi 2-1.
Sumber : Transfermarkt
Penulis : Irasz Fabian Ilyasa (Penulis merupakan peserta Magang Merdeka 2023)
Baca Juga:
- 5 Alasan Jesse Lingard Bisa Gabung Bali United: Faktor Kuliner Bisa menjadi Kunci Lho!
- Perkiraan Starting XI Real Madrid Jika Beli Kylian Mbappe: Trio Lini Depan Lebih Tajam dari Era BBC?
- Dilatih Djadjang Nurdjaman, Persela Lamongan Sudah Punya 11 Pemain Baru untuk Liga 2 2023/2024
- Prediksi Timnas Indonesia vs Palestina 14 Juni 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Liga Champions Inter vs Arsenal di Vidio, Rabu 21 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 02:13
-
Prediksi Susunan Pemain Inter vs Arsenal, Lautaro Martinez Jadi Tumpuan Nerrazurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:36
-
Prediksi Susunan Pemain Arsenal Lawan Inter: Bakal Ada Rotasi di Semua Lini
Liga Champions 21 Januari 2026, 00:22
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









