5 Duo Pesepak Bola Top Dunia: Ada Henry-Trezeguet dan Yorke-Cole!
Richard Andreas | 21 Agustus 2022 12:30
Bola.net - Duet alias kombinasi dua pemain hampir selalu mewarnai sejarah sepak bola. Di antara 11 pemain di lapangan, ada sepasang pemain yang lebih memahami satu sama lain.
Mereka seperti memiliki insting dan mengerti kemauan masing-masing. Bahkan tanpa melihat, pemain ini sudah tahu keberadaan rekannya karena sering berlatih hingga bermain bersama.
Pasangan atau yang kerap disebut duo ini bahkan sulit untuk dihentikan lawan-lawannya. Jika yang satu dikalahkan lawan maka satunya lagi bisa memback-up.
Berikut 5 duo terbaik di sepak bola dunia. Mereka tidak hanya berposisi sebagai striker, ada juga yang memperkuat lini pertahanan.
1. Dwight Yorke dan Andy Cole
"Ketika kami mulai bermain bersama, rasanya seperti bertemu dengan wanita spesial dan jatuh cinta. Semuanya terasa benar. Apa pun yang dia lakukan, saya melakukan yang sebaliknya," ujar Andy Cole mengomentari Dwight Yorke.
Andy Cole dan Dwight Yorke merupakan duet mematikan di Manchester United dan mencetak 53 gol pada musim 1998/1999. Keduanya juga mengantarkan Setan Merah meraih treble winner di musim tersebut.
Keduanya terkenal saling melengkapi dan bergerak secara naluriah seperti memiliki ikatan. Setelah hengkang dari Manchester United, keduanya juga melanjutkan karier di Blackburn Rovers.
2. Cafu dan Roberto Carlos
Cafu dan Roberto Carlos adalah sepasang bek sayap terbaik di dalam sejarah sepak bola dunia. Pada eranya, Brasil menjadi tim yang sulit ditaklukan.
Berkat keduanya, Selecao ke final Piala Dunia 1998 dan jadi juara pada Piala Dunia 2002. Bahkan pada Piala Dunia 2002, Brasil menyapu bersih seluruh laga dengan kemenangan dalam 90 menit.
Kedua pemain ini memiliki stamina dan kecepatan bahkan untuk Cafu yang lebih tua karena menjadi bagian tim Brasil yang juara Piala Dunia 1994. Tidak hanya aktif menyerang, keduanya juga lugas saat bertahan.
3. Paolo Maldini dan Alessandro Costacurta
Paolo Maldini dan Alessandro Costacurta merupakan duet terhebat di lini pertahanan bagi AC Milan maupun Timnas Italia. Meskipun terkadang keduanya tidak dipasangkan bersama untuk posisi bek tengah.
Paolo Maldini menghabiskan sebagian besar karier sebagai bek kiri. Tetapi kontribusi Maldini dan Costacurta ke Milan selama beberapa musim sering membuat mereka bermain bersama.
Dua pemain yang berkarier hingga usia 40 tahunan itu mampu meraih lima gelar Liga Champions dan tujuh gelar Serie A. Setelah mereka berdua pensiun, AC Milan selalu gagal mendapatkan duet andalan seperti mereka.
4. Bebeto dan Romario
"Romario adalah rekan yang hebat. Itu benar-benar Pengalaman hebat untuk bermain bersama dan mencetak begitu banyak gol dan meraih piala untuk tim nasional," ujar Bebeto terkait Romario.
Striker Brasil di Piala Dunia 1994, Bebeto dan Romario, membentuk duo yang hebat di awal 90-an. Duet ini tidak hanya jadi yang terbaik tetapi juga ditakuti lawan-lawannya hingga jadi juara Piala Dunia 1994.
Bahkan sekarang, setelah lama pensiun, keduanya secara kebetulan berjalan di lingkaran yang sama, yakni di dunia politik. Akan tetapi, untuk dunia politik, keduanya saling berseberangan.
5. Thierry Henry dan David Trezeguet
Thierry Henry dan David Trezeguet sama-sama besar di AS Monaco. Setelah itu, keduanya berpisah meski hampir bersama di Juventus.
Henry lebih memilih berkarier di Liga Inggris bersama Arsenal, sedangkan Trezeguet di Juventus. Meski berbeda klub, keduanya tetap kompak bersama Timnas Prancis.
Trezeguet lebih bertipikal targetman dan Henry condong untuk ke pemain yang mengobrak-abrik lini pertahanan lawan. Keduanya membawa Prancis menjadi juara Euro 2000.
Sumber: Bleacherreport
Disadur dari: Bola.com (Suharno/Yus Mei Sawitri), 16 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Era Baru Timnas Indonesia: John Herdman Tekankan Peran Liga Lokal
Tim Nasional 14 Januari 2026, 17:04
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









