Alexis: Aksi John Terry Memalukan!
Editor Bolanet | 28 April 2012 20:00
- Winger , Alexis Sanchez menyebut jika John Terry harusnya malu dengan kelakuan yang membuatnya diganjar kartu merah pada saat meladeni raksasa Catalan itu di Liga Champions.
Sanchez ditendang dengan lutut oleh Terry dari belakang saat The Blues melawat ke Camp Nou dalam laga leg kedua semifinal yang berakhir 2-2 dan membawa klub London tersebut ke babak final.
Itu memalukan dan bukan hal yang saya kira bisa dilakukan seorang pemain dengan posisi dan kemampuan macam Terry, ucap pemain asal Chile itu.
Saya sungguh-sungguh syok dengan aksinya yang tak beralasan, terutama dalam laga yang begitu penting.
Ia sudah melewati batas dan kemudian ia menyesalinya. Ia bisa saja merugikan timnya namun kemudian ia punya nasib baik bisa melihat mereka lolos. Saya tak yakin ada keadilan besar di sana, tambah pemain berusia 23 tahun itu.
Mantan gelandang itu juga membantah klaim jika ia berusaha mengusir Terry dengan berguling-guling di lapangan, bahkan ia juga mengungkapkan jika kapten Chelsea itu tak berusaha sama sekali untuk meminta maaf padanya.
Saya bukan wasit, ia melihat insiden itu dengan mata kepalanya sendiri. Bagaimana orang bisa menyalahkan saya karena Terry akan absen di final? Jujur saja, saya puas wasit melihat insiden itu, lanjutnya.
Itu jelas tak beralasan dan jika tak ada tindakan apapun diambil, saya akan dituduh berpura-pura. Ia harus bertanggung jawab atas aksinya.
Saya tak pernah berbicara dengan Terry setelah laga atau sesudahnya. Ia tak meminta maaf, tapi saya pikir ia terlalu tenggelam dengan perayaan (keberhasilan Chelsea), tandasnya. (sun/row)
Sanchez ditendang dengan lutut oleh Terry dari belakang saat The Blues melawat ke Camp Nou dalam laga leg kedua semifinal yang berakhir 2-2 dan membawa klub London tersebut ke babak final.
Itu memalukan dan bukan hal yang saya kira bisa dilakukan seorang pemain dengan posisi dan kemampuan macam Terry, ucap pemain asal Chile itu.
Saya sungguh-sungguh syok dengan aksinya yang tak beralasan, terutama dalam laga yang begitu penting.
Ia sudah melewati batas dan kemudian ia menyesalinya. Ia bisa saja merugikan timnya namun kemudian ia punya nasib baik bisa melihat mereka lolos. Saya tak yakin ada keadilan besar di sana, tambah pemain berusia 23 tahun itu.
Mantan gelandang itu juga membantah klaim jika ia berusaha mengusir Terry dengan berguling-guling di lapangan, bahkan ia juga mengungkapkan jika kapten Chelsea itu tak berusaha sama sekali untuk meminta maaf padanya.
Saya bukan wasit, ia melihat insiden itu dengan mata kepalanya sendiri. Bagaimana orang bisa menyalahkan saya karena Terry akan absen di final? Jujur saja, saya puas wasit melihat insiden itu, lanjutnya.
Itu jelas tak beralasan dan jika tak ada tindakan apapun diambil, saya akan dituduh berpura-pura. Ia harus bertanggung jawab atas aksinya.
Saya tak pernah berbicara dengan Terry setelah laga atau sesudahnya. Ia tak meminta maaf, tapi saya pikir ia terlalu tenggelam dengan perayaan (keberhasilan Chelsea), tandasnya. (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 14:01
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:57
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













