Barcelona Intip Rekor Real Madrid
Editor Bolanet | 31 Maret 2012 08:00
- Jika bisa menyingkirkan AC Milan, maka akan menyamai rekor Liga Champions sang rival abadi, Real Madrid.
Menjamu Milan di perempat final Liga Champions leg kedua, Rabu (04/4), Blaugrana mengantongi modal skor 0-0 dari pertemuan pertama dan berpeluang besar menyamai rekor Madrid, yaitu lolos ke babak semifinal lima kali secara berturut-turut.
Los Blancos melakukannya pada periode 1956 sampai 1960.
Lionel Messi dan kawan-kawan lebih difavoritkan di Camp Nou nanti. Pasalnya, mereka tidak terkalahkan dalam 14 laga kandang terakhirnya sejak Oktober 2009, yaitu 12 kali menang dan dua kali imbang, termasuk menghancurkan Leverkusen 7-1 di babak 16 besar.
Barcelona juga punya rekor kandang hebat di perempat final, yaitu 11 kemenangan dari 13 pertandingan. Mereka tidak melakoni babak ini saat mencapai final musim 1991/92 dan 1993/94, karena delapan besar waktu itu adalah babak grup.
Milan memang belum sekali pun mencatatkan kemenangan tandang di Liga Champions musim ini, tapi Barcelona sebaiknya tidak lengah.
Bentrokan pamungkas mereka di tempat yang sama, yakni kala bersua di fase grup, berakhir imbang. Alexandre Pato membawa Milan unggul di menit pertama, tapi Barcelona membalikkan keadaan lewat Pedro Rodriguez dan David Villa sebelum Thiago Silva mencetak gol pada menit ke-92 untuk menjadikan skor sama kuat 2-2.
Jika kejadian 13 September itu terulang, maka Rossoneri yang akan melenggang ke semifinal dengan keunggulan gol away. [initial]
LIGA CHAMPIONS - Puyol Harapkan Bantuan Suporter Untuk Kalahkan Milan (uefa/gia)
Menjamu Milan di perempat final Liga Champions leg kedua, Rabu (04/4), Blaugrana mengantongi modal skor 0-0 dari pertemuan pertama dan berpeluang besar menyamai rekor Madrid, yaitu lolos ke babak semifinal lima kali secara berturut-turut.
Los Blancos melakukannya pada periode 1956 sampai 1960.
Lionel Messi dan kawan-kawan lebih difavoritkan di Camp Nou nanti. Pasalnya, mereka tidak terkalahkan dalam 14 laga kandang terakhirnya sejak Oktober 2009, yaitu 12 kali menang dan dua kali imbang, termasuk menghancurkan Leverkusen 7-1 di babak 16 besar.
Barcelona juga punya rekor kandang hebat di perempat final, yaitu 11 kemenangan dari 13 pertandingan. Mereka tidak melakoni babak ini saat mencapai final musim 1991/92 dan 1993/94, karena delapan besar waktu itu adalah babak grup.
Milan memang belum sekali pun mencatatkan kemenangan tandang di Liga Champions musim ini, tapi Barcelona sebaiknya tidak lengah.
Bentrokan pamungkas mereka di tempat yang sama, yakni kala bersua di fase grup, berakhir imbang. Alexandre Pato membawa Milan unggul di menit pertama, tapi Barcelona membalikkan keadaan lewat Pedro Rodriguez dan David Villa sebelum Thiago Silva mencetak gol pada menit ke-92 untuk menjadikan skor sama kuat 2-2.
Jika kejadian 13 September itu terulang, maka Rossoneri yang akan melenggang ke semifinal dengan keunggulan gol away. [initial]
LIGA CHAMPIONS - Puyol Harapkan Bantuan Suporter Untuk Kalahkan Milan (uefa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












