Barcelona: Kami Ogah Minta Maaf ke UEFA soal European Super League
Yaumil Azis | 21 Juni 2021 05:31
Bola.net - Kisruh European Super League membuat hubungan Barcelona dengan UEFA renggang. Dan sang presiden, Joan Laporta, belum berniat mempererat kembali hubungan tersebut dengan kata maaf.
Proyek European Super League sempat menggegerkan dunia sepak bola beberapa bulan yang lalu. Namun, mundurnya 'big six' Premier League membuat proyek tersebut harus terhenti hingga waktu yang belum ditentukan.
Setelah 'big six', menyusul setelahnya AC Milan, Inter Milan serta Atletico Madrid. Kini European Super League hanya diikuti oleh tiga tim raksasa yang masih bersikeras menggelar ajang tersebut, yakni Real Madrid, Barcelona dan Juventus.
Ketiga klub tersebut nyaris tak bisa bermain di Liga Champions musim depan. UEFA berniat memberikan hukuman larangan tampil kepada ketiga klub itu, tapi urung dilakukan hingga sekarang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ogah Minta Maaf
Selama proyek European Super League masih ada, hubungan antara UEFA dengan ketiga klub tersebut akan terus renggang. Barcelona sendiri ogah mempererat kembali hubungan itu meski hanya butuh kata maaf saja.
"Kami takkan meminta maaf karena mencoba mengorganisir kompetisi. Kami takkan mengatakan maaf kepada UEFA karena hanya ingin menjadi pemilik takdir kami. Paling tidak selama saya jadi presiden," katanya, dikutip dari Goal International.
Laporta melontarkan pernyataan tersebut kepada majelis umum klub. Dalam kesempatan yang sama, ia mengatakan kalau proyek European Super League belum benar-benar berakhir.
"Adalah hal yang logis untuk memiliki suara itu sebelum 30 Juni. Tapi sekarang, karena formatnya belum ada, saya tidak akan meminta anda untuk memilih. Tapi proyeknya masih hidup, saya bersikeras," lanjutnya.
Barcelona Merasa Benar
Keputusan UEFA menarik hukuman larangan tampil di Liga Champions buat ketiga inisiator European Super League membuat Barcelona semakin berada di atas angin. Laporta meyakini kalau langkah yang mereka lakukan sudah tepat.
"UEFA mengancam kami dengan denda dan mendepak kami dari Liga Champions. Waktu membuktikan kalau kami benar," katanya lagi.
"Mereka membatalkan [menangguhkan] proses disiplin dan mendaftarkan kami ke Liga Champions musim depan. Kami melakukan ini karena cintai sepak bola dan karena sekarang permainan berada dalam situasi yang rumit," tutupnya.
(Goal International)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs Semen Padang 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 14:54
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Persik 8 Maret 2026
Bola Indonesia 7 Maret 2026, 13:49
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48












