Blatter: Adu Penalti Adalah Tragedi

Editor Bolanet | 25 Mei 2012 21:01
Blatter: Adu Penalti Adalah Tragedi
Blatter sebut adu penalti sebagai tragedi (c) AFP
- Presiden FIFA Sepp Blatter menyebut adu penalti sebagai tragedi dan dia berharap agar Franz Beckenbauer bisa punya alternatif sebagai ganti babak penuh keberuntungan itu.

Tahun ini, pemenang di laga final dua turnamen besar harus ditentukan lewat adu penalti. Yang pertama adalah Piala Afrika yang mempertemukan Zambia dengan Pantai Gading. Yang terbaru, dan paling banyak memantik komentar adalah final Liga Champions antara melawan Bayern Munich.

Kekalahan Bayern di adu penalti memang sangat menyakitkan bagi seluruh fans FC Hollywood. Tampil dominan sepanjang pertandingan, mereka gagal mengangkat trofi juara karena, menurut mereka, lebih beruntung.

Blatter menyampaikan pendapatnya tentang perlu tidaknya adu penalti diteruskan di sepakbola. Sepakbola adalah tragedi jika sampai di babak adu penalti, urai Blatter di kongres FIFA di Budapest.

Sepakbola seharusnya tidak berjalan satu lawan satu. Saat adu penalti, sepakbola kehilangan maknanya. Mungkin Franz Beckenbauer bersama kelompok sepakbola 2014-nya bisa memberi kami solusi. Bukan saat ini, tapi di masa mendatang.

Beckenbauer adalah kepala Kelompok Kerja Sepakbola 2014. Kelompok ini bertugas merekomendasikan peraturan baru serta perubahan peraturan di sepakbola. (sky/hsw)

LATEST UPDATE