Casemiro: Atletico Menghukum Madrid
Richard Andreas | 16 Agustus 2018 08:20
- Gelandang Real Madrid, Casemiro tak mau berkilah atas kegagalan timnya menjuarai Piala Super Eropa. Kamis (16/8) dini hari WIB, Madrid menyerah 2-4 dari Atletico Madrid. Laga berlangsung panas, skor 2-2 di waktu normal memaksa pertandingan memasuki babak perpanjangan waktu. Atletico kemudian menambah dua gol lagi di masa tersebut.
Hasil ini tentu berdampak buruk bagi Madrid, khususnya sang pelatih anyar, Julen Lopetegui. Madrid yang kehilangan Cristiano Ronaldo sepertinya masih kesulitan menemukan ritme permainan yang tepat. Kekalahan tersebut membuktikan segalanya.
Meski demikian, Casemiro merasa kedua tim memang sama kuatnya. Dia menyebut para pemain Madrid sudah memberikan segalanya di lapangan, meski pada akhirnya keberuntungan memihak Atletico Madrid.
Baca lanjutan komentar Casemiro di bawah ini:
Dihukum

Menurut Casemiro, laga tersebut sejatinya bisa dikendalikan Madrid ketika unggul 2-1. Namun para pemain Madrid tampil kurang efektif dan sering membuang peluang. Atletico berhasil memanfaatkan kelengahan Madrid untuk menyeimbangkan kedudukan dan mengambil alih momen pertandingan.
Kami sudah memberikan segalanya di lapangan. Real Madrid selalu harus memenangkan gelar, tetapi kami tahu bahwa ada dua tim hebat di sana, rival yang sangat kami hargai, tegas Casemiro di laman resmi realmadrid.
Rasa gembira dan kerja keras yang terwakili dalam kostum ini tak akan pernah hilang. Laga ini dentukan oleh banyak detail. Mereka (Atletico) adalah tim kuat.
Kami bisa saja mengakhiri pertandingan ketika kami unggul 2-1, tetapi kami tak melakukannya dan mereka menghukum kami karena mereka punya beberapa pemain hebat, sambung dia.
Kesalahan Individu

Lebih lanjut, Casemiro juga berkomentar terkait beberapa gol Atletico yang disebabkan oleh kesalahan koordinasi pertahanan Madrid. Menurutnya, Madrid adalah tim kolektif, menang bersama dan kalah bersama. Oleh sebab itu dia tak mau menuding salah satu pemain sebagai penyebab kekalahan timnya.
Saya tidak akan berbicara soal kesalahan individu karena ketika kami menang, kami semua melakukannya dan ketika kalah kami juga melakukan itu. Kami berkecil hati, kami tak terbiasa dengan ini.
Kami harus memberi selamat pada mereka karena mereka layak mendapatkan kemenangan itu. Sekarang kami harus terus berusaha keras karena ada banyak yang perlu dimainkan dan kami harus berjuang untuk setiap gelar, pungkasnya. (rmfc/dre)
Tonton Vidio Menarik Ini

Timnas Indonesia U-23 dikalahkan Palestina 1-2 pada pertandingan Grup A Asian Games 2018, di Stadion Patriot, Rabu (15/8/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Situasi Memanas di Bernabeu: Arbeloa Terancam Jadi Korban Berikutnya
Liga Spanyol 6 Maret 2026, 14:59
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20












