CEO AC Milan: European Super League Sudah Mati, Tapi...
Yaumil Azis | 7 Juni 2021 00:01
Bola.net - Tiga klub besar Eropa, Real Madrid, Juventus, dan Barcelona, masih percaya kalau European Super League bisa dijalankan suatu hari nanti. Namun bagi CEO AC Milan, Ivan Gazidis, ajang yang kontroversial tersebut telah mati.
Milan merupakan satu dari 12 klub yang menyatakan ikut dalam kompetisi tersebut pada bulan April lalu. Mereka jadi wakil dari Italia bersama Juventus dan Inter Milan. Enam tim lainnya dari Inggris, dan sisanya Spanyol.
Ke-12 klub tersebut mengumumkan partisipasinya secara serentak. Sontak, pernyataan tersebut langsung mengundang gelombang protes dari berbagai kalangan. Mulai dari fans, pandit, mantan pesepakbola hingga pemain.
Gelombang protes yang paling keras terjadi di Inggris dan menyebabkan mundurnya 'big six' dari pentas tersebut. Milan, Inter Milan, dan Atletico Madrid mundur setelahnya sehingga menyisakan tiga klub saja.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Super League Telah Mati
Ketiga klub tersebut, terutama Florentino Perez selaku presiden Real Madrid dan penggagas ESL, masih yakin kalau kompetisi bisa dijalankan. Bagi mereka, ESL adalah penyelamat klub dari krisis finansial karena Liga Champions tidak membantu mereka.
Ivan Gazidis sendiri memiliki pandangan berbeda. Pria yang juga pernah mengurus Arsenal tersebut dengan yakin berkata kalau proyek European Super League sudah mati. Akan tetapi, masalah yang menjadi pencetus hadirnya ajang itu masih ada.
"Super League, seperti yang telah dibayangkan, telah mati. Namun, masalah yang menjadi penyebab proyek itu terjadi tidak terpengaruh," kata Gazidis kepada Corriere dello Sport.
Krisis Masih Ada
12 klub sepakat mengadakan European Super League karena terkena dampak Covid-19. Banyak yang menyayangkan mereka menggelar ajang tersebut karena dianggap mengedepankan uang semata, bukan semangat persaingan olahraga.
Namun ironisnya, klub sepak bola butuh uang agar terus berjalan. Covid-19 telah mempengaruhi neraca keuangan klub besar karena absennya fans di stadion hingga menurunnya pemasukan dari sponsor.
"Semuanya, dalam dunia sepak bola, terutama mereka yang mengatur regulasi, harus serius merenungkan asal kejahatan dan apa yang bisa dilakukan - bersama - untuk mencapai sepak bola yang lebih baik dan berkelanjutan," kata Gazidis lagi.
"Gianni Infantino [presiden FIFA] pernah berkata mengenai itu. Orang-orang berbicara soal keserakahan. Klub kami kehilangan 200 juta euro tahun lalu. Apakah serakah untuk mengejar angka nol, titik impas?"
"Apakah serakah kalau mengatakan bahwa kami akan senang jika bisa mencapainya? Kehilangan 200 juta euro artinya ada sesuatu yang rusak. Kami tidak unik, ini menyangkut semua orang," pungkasnya.
(Corriere dello Sport - via Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Ruben Amorim Siap Tampung Bruno Fernandes di AC Milan
Liga Italia 28 Oktober 2026, 14:32
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



