Collina Masih Kagumi Gol Raul
Editor Bolanet | 4 Juni 2012 22:00
- Pierluigi Collina melengkapi gelaran Corazon Classic Match yang mempertemukan legenda Real Madrid dan legenda Manchester United. Wasit legendaris ini memimpin laga yang digelar untuk tujuan amal itu.
Saya sangat menantikan pertandingan ini. Sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari laga ini karena semua memang ditujukan untuk tujuan amal di Afrika.
Collina juga mengungkapkan kenangan yang diingatnya ketika memimpin laga Madrid melawan United di laga resmi. Saya memimpin laga dua tim ini dua kali di Old Trafford, dan dua laga itu memberi kenangan tak terlupakan.
Yang pertama, gol setelah umpan backheel Redondo, salah satu kerjasama terindah yang pernah saya lihat di di lapangan. Lalu ada hat-trick di pertandingan lainnya. Sangat mengagumkan melihat Old Trafford memberinya standing ovation.
Saya memiliki hubungan yang baik dengan raul, dan juga banyak pemain lain. hubungan yang baik membuat tugas wasit lebih mudah. adalah pemain hebat, yang dia punya bukan cuma bakat.
Collina memilih untuk merendah ketika disebut sebagai wasit yang paling terkenal. Saya selalu bekerja keras, menjadi wasit bukan pekerjaan mudah. Namun saya tidak menganggap diri saya sebagai produk marketing. Saya tak suka disebut terkenal jika hanya jadi produk marketing. (mrc/hsw)
Saya sangat menantikan pertandingan ini. Sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari laga ini karena semua memang ditujukan untuk tujuan amal di Afrika.
Collina juga mengungkapkan kenangan yang diingatnya ketika memimpin laga Madrid melawan United di laga resmi. Saya memimpin laga dua tim ini dua kali di Old Trafford, dan dua laga itu memberi kenangan tak terlupakan.
Yang pertama, gol setelah umpan backheel Redondo, salah satu kerjasama terindah yang pernah saya lihat di di lapangan. Lalu ada hat-trick di pertandingan lainnya. Sangat mengagumkan melihat Old Trafford memberinya standing ovation.
Saya memiliki hubungan yang baik dengan raul, dan juga banyak pemain lain. hubungan yang baik membuat tugas wasit lebih mudah. adalah pemain hebat, yang dia punya bukan cuma bakat.
Collina memilih untuk merendah ketika disebut sebagai wasit yang paling terkenal. Saya selalu bekerja keras, menjadi wasit bukan pekerjaan mudah. Namun saya tidak menganggap diri saya sebagai produk marketing. Saya tak suka disebut terkenal jika hanya jadi produk marketing. (mrc/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Terdepan dalam Perburuan Gelandang Prancis
Liga Inggris 21 Juli 2026, 17:17
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
-
Marcus Rashford dan MU, Cinta Lama yang Bersemi Kembali!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 14:40
-
Lewis Hall ke Manchester United? Kayaknya Bakal Susah Deh!
Liga Inggris 21 Juli 2026, 11:30
-
Manchester United Mundur dari Perburuan Cysencio Summerville?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 10:30
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
FIFA Hapus Kartu Merah Leandro Paredes di Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 21 Juli 2026, 22:29
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









