'Gagal di Liga Champions, Tim Inggris Alami Kemunduran'
Editor Bolanet | 23 Februari 2012 17:04
- Kegagalan tim-tim Inggris di Liga Champions musim ini mendapat perhatian khusus dari mantan pelatih Leeds United, David O'Leary.
Inggris terancam tak meloloskan satu pun wakilnya ke perempat final Liga Champions, musim terburuk sejak tahun 1996, ketika Inggris diwakili Blackburn Rovers.
Arsenal dan Chelsea, dua wakil tersisa Inggris di Liga Champions, mengalami kekalahan dari wakil Italia pada leg pertama. Arsenal kalah empat gol tanpa balas dari Milan, sementara Chelsea butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk bisa melewati hadangan Napoli.
Hasil ini sangat kontras bila dibandingkan dengan periode 2007 hingga 2009, ketika tiga dari empat semifinalis bergantian ditempati Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool.
David O'Leary yang pernah membawa Leeds United ke semifinal Liga Champions tahun 2001, menilai alasan terpuruknya tim-tim Inggris di Liga Champions sangat sederhana, yakni karena kualitas tim papan atas Premier League yang menurun drastis.
Kualitas Premier League tak berubah, tapi justru mundur ke belakang. Chelsea mengalami kemunduran. Arsenal mundur. Liverpool tak lagi kompetitif, kata O'Leary seperti dilansir Mirror Football.
Menurut saya, Sir Alex [Ferguson] musim lalu meraih hasil fantastis dengan lolos ke final Liga Champions, tapi tim yang sekarang beda,
Manchester City punya kekuatan uang yang luar biasa untuk belanja pemain, tapi mereka masih dalam tahap membangun tim,
Chelsea saat masih dilatih Jose Mourinho punya John Terry dan Frank Lampard yang masih muda, juga dengan Arsenal beberapa tahun lalu yang sangat kuat, atau dengan Manchester United ketika masih ada Cristiano Ronaldo. Tapi sekarang? Tidak sama sekali, (mir/zul)
Inggris terancam tak meloloskan satu pun wakilnya ke perempat final Liga Champions, musim terburuk sejak tahun 1996, ketika Inggris diwakili Blackburn Rovers.
Arsenal dan Chelsea, dua wakil tersisa Inggris di Liga Champions, mengalami kekalahan dari wakil Italia pada leg pertama. Arsenal kalah empat gol tanpa balas dari Milan, sementara Chelsea butuh kemenangan dengan selisih dua gol untuk bisa melewati hadangan Napoli.
Hasil ini sangat kontras bila dibandingkan dengan periode 2007 hingga 2009, ketika tiga dari empat semifinalis bergantian ditempati Manchester United, Chelsea, Arsenal dan Liverpool.
David O'Leary yang pernah membawa Leeds United ke semifinal Liga Champions tahun 2001, menilai alasan terpuruknya tim-tim Inggris di Liga Champions sangat sederhana, yakni karena kualitas tim papan atas Premier League yang menurun drastis.
Kualitas Premier League tak berubah, tapi justru mundur ke belakang. Chelsea mengalami kemunduran. Arsenal mundur. Liverpool tak lagi kompetitif, kata O'Leary seperti dilansir Mirror Football.
Menurut saya, Sir Alex [Ferguson] musim lalu meraih hasil fantastis dengan lolos ke final Liga Champions, tapi tim yang sekarang beda,
Manchester City punya kekuatan uang yang luar biasa untuk belanja pemain, tapi mereka masih dalam tahap membangun tim,
Chelsea saat masih dilatih Jose Mourinho punya John Terry dan Frank Lampard yang masih muda, juga dengan Arsenal beberapa tahun lalu yang sangat kuat, atau dengan Manchester United ketika masih ada Cristiano Ronaldo. Tapi sekarang? Tidak sama sekali, (mir/zul)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inggris vs Kosta Rika 11 Juni 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 17:30
-
Prediksi Portugal vs Nigeria 11 Juni 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 17:00
-
Lionel Messi Bisa Bermain, tapi Argentina Tetap Ekstra Hati-Hati
Piala Dunia 9 Juni 2026, 16:45
-
Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19












