'Hukum Wenger' Siap Mengguncang Sepak Bola: IFAB Bahas Ulang Aturan Offside yang Bisa Ubah Segalanya!
Asad Arifin | 21 Oktober 2025 23:12
Bola.net - Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) dikabarkan tengah membahas proposal aturan offside yang diajukan mantan manajer Arsenal, Arsene Wenger, sebuah gagasan revolusioner yang disebut sebagai 'Hukum Wenger'.
Jika disetujui, perubahan ini berpotensi mengubah cara tim menyerang, bertahan, bahkan bagaimana gol dipersepsikan dalam permainan modern.
Aturan baru tersebut muncul dari keinginan lama untuk mengakhiri perdebatan abadi seputar offside, terutama situasi super tipis yang hanya diputuskan oleh teknologi VAR dalam hitungan milimeter.
Wenger, yang kini menjabat sebagai Direktur Pengembangan Sepak Bola FIFA, mengusulkan agar offside didefinisikan ulang dengan pendekatan yang lebih adil bagi penyerang.
Gagasannya sederhana tapi berdampak besar: pemain hanya dianggap offside jika seluruh tubuhnya berada di depan pemain bertahan. Artinya, selama ada bagian tubuh yang sejajar dengan bek terakhir, serangan tetap sah.
Dengan bantuan bola berchip dan kamera presisi tinggi, Wenger percaya sepak bola akan lebih dinamis, menyerang, dan minim kontroversi.
Wenger dan Revolusi Offside Modern

Menurut laporan Carrusel Deportivo, IFAB kini secara resmi meninjau ulang Hukum Wenger setelah dua tahun pembahasan yang sempat mandek.
“Aturan ini akan dianalisis pada pertemuan tahunan, yang terdiri dari 23 pemain dan 11 wasit yang dipimpin oleh Wenger," buka jelas Iturralde González dalam siaran tersebut.
"Jika disetujui di sana, aturan tersebut akan dilanjutkan ke pertemuan umum yang dijadwalkan pada Februari. Sembilan puluh lima persen proposal yang mencapai tahap itu telah disetujui," jelas Iturralde González.
Tujuan utama dari usulan Wenger bukan semata soal teknis, tetapi untuk mengembalikan semangat menyerang ke dalam sepak bola.
Dengan menghapus keputusan offside yang hanya terpaut ujung sepatu, ia berharap lebih banyak gol tercipta dan penonton mendapatkan hiburan yang lebih murni tanpa gangguan interpretasi VAR yang berlarut-larut.
Kontroversi dan Ketakutan Akan Perubahan Besar

Namun, tidak semua pihak sepakat. Sebagian pelatih dan analis khawatir bahwa Hukum Wenger akan secara drastis mengubah struktur taktik bertahan.
Garis tinggi yang biasa digunakan tim modern bisa menjadi lebih berisiko, sementara pemain cepat akan mendapatkan keuntungan luar biasa dari ruang yang lebih longgar di belakang bek.
Jika disetujui, aturan baru ini akan diuji coba di sejumlah turnamen kecil sebelum kemungkinan diterapkan secara global. Meski begitu, banyak yang menilai waktunya kurang tepat, mengingat Piala Dunia sudah di depan mata.
Perubahan mendasar seperti ini bisa mengguncang keseimbangan permainan di level tertinggi, sebuah risiko besar yang harus dipertimbangkan IFAB sebelum benar-benar mengesahkan Hukum Wenger.
Sumber: AS
Baca Ini Juga:
Apakah Arne Slot Akan Dipecat Liverpool?
Legenda MU Kirim Pesan Tajam ke Ruben Amorim: Hati-hati, Jangan Bikin Mental Benjamin Sesko Runtuh!
Punya Mental Baja, Wayne Rooney Dukung Harry Maguire Masuk Skuad Piala Dunia 2026 Timnas Inggris
Roy Keane Minta MU Tidak Besar Kepala Usai Kalahkan Liverpool: PR Kalian Masih Banyak!
Belum Cetak Gol untuk MU, Matheus Cunha Woles Aja: Tunggu Tanggal Mainnya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kondisi MU Belum Membaik, Eddie Howe Segera Diangkat Jadi Manajer MU?
Liga Inggris 2 November 2026, 21:06
-
Kabar Terbaru JJ Gabriel: Jadinya Gabung Real Madrid?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:42
-
Tinggalkan MU, Bruno Fernandes Menuju ke Arab Saudi?
Liga Inggris 2 November 2026, 20:10
-
Kans MU untuk Dapatkan Unai Emery itu Nol!
Liga Inggris 2 November 2026, 19:49
LATEST UPDATE
-
Liverpool Kalah dari Fenerbahce, Gol Trey Nyoni Jadi Catatan Bersejarah
Liga Champions 5 November 2026, 16:32
-
Barcelona Patah Hati, Harry Kane Resmi Perpanjang Kontrak di Bayern Munchen!
Bundesliga 5 November 2026, 16:26
-
Cetak Gol Lagi, Mikel Arteta Acungi Jempol Viktor Gyokeres
Liga Champions 5 November 2026, 16:17
-
Fenerbahce Bekuk Liverpool, Dirk Kuyt Girang Bukan Kepalang
Liga Champions 5 November 2026, 15:58
-
Alexander Isak Akui Liverpool Tampil Tidak Cukup Baik saat Kalah dari Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 15:52
-
Usai Bekuk Napoli, Juventus Pede Bakal Menang di Kandang AZ Alkmaar
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:46
-
Ruben Amorim Peringatkan AC Milan: Ferencvaros Lawan yang Berbahaya!
Liga Eropa UEFA 5 November 2026, 15:32
-
Meski Menang Lawan Slavia Praha, Arsenal Dinilai Bikin Keteledoran yang Berbahaya
Liga Champions 5 November 2026, 14:49
-
Jude Bellingham akui AEK Athens Bikin Real Madrid Kelimpungan
Liga Champions 5 November 2026, 14:27
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




