Ibra: Guru Saya Capello dan Mourinho
Editor Bolanet | 20 September 2012 02:59
- Zlatan Ibrahimovic mengungkapkan para pelatih yang paling banyak memengaruhi kariernya. Ibra menyebut Fabio Capello dan Jose Mourinho sebagai pembentuk karakter bermainnya.
Ada alasan tersendiri yang membuat Ibra memilih dua mentor kelas atas tersebut. Ibra mengatakan bahwa dua allenatore itu memiliki ciri yang berbeda dan dia bisa memaksimalkan filosofi kedua pelatih untuk bisa menjadi penyerang yang lebih baik.
Capello percaya pada filosofi lama. Dia yang menuntut saya untuk mencetak lebih banyak gol, bukan cuma bermain bagus. Mourinho adalah pelatih generasi baru. Dia ingin agar saya bermain bagus sekaligus mencetak gol. Itulah perbedaannya, ucap Ibra kepada L'Equipe.
Ibra bermain di bawah asuhan Capello ketika masih berseragam . Ibra dan Capello berhasil meraih dua gelar Scudetto meski akhirnya dicabut karena skandal Calciopoli.
Ibra dibimbing Mourinho ketika berkostum . Ia menemukan ketajamannya di Inter dan mulai dikenal sebagai penyerang kelas dunia.
Ibra sempat menjadi bagian Barcelona dan AC Milan sebelum akhirnya bergabung dengan . Ibra yang belum pernah memenangkan gelar Liga Champions yakin akan bisa menjadi juara bersama klub Prancis itu. (gaz/hsw)
Ada alasan tersendiri yang membuat Ibra memilih dua mentor kelas atas tersebut. Ibra mengatakan bahwa dua allenatore itu memiliki ciri yang berbeda dan dia bisa memaksimalkan filosofi kedua pelatih untuk bisa menjadi penyerang yang lebih baik.
Capello percaya pada filosofi lama. Dia yang menuntut saya untuk mencetak lebih banyak gol, bukan cuma bermain bagus. Mourinho adalah pelatih generasi baru. Dia ingin agar saya bermain bagus sekaligus mencetak gol. Itulah perbedaannya, ucap Ibra kepada L'Equipe.
Ibra bermain di bawah asuhan Capello ketika masih berseragam . Ibra dan Capello berhasil meraih dua gelar Scudetto meski akhirnya dicabut karena skandal Calciopoli.
Ibra dibimbing Mourinho ketika berkostum . Ia menemukan ketajamannya di Inter dan mulai dikenal sebagai penyerang kelas dunia.
Ibra sempat menjadi bagian Barcelona dan AC Milan sebelum akhirnya bergabung dengan . Ibra yang belum pernah memenangkan gelar Liga Champions yakin akan bisa menjadi juara bersama klub Prancis itu. (gaz/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luciano Spalletti Ingin Reuni dengan Mohamed Salah di Juventus
Liga Italia 28 Mei 2026, 14:24
-
Prediksi Final Liga Champions: Arsenal Menang 1-0 Atas PSG
Liga Champions 28 Mei 2026, 13:04
-
Juventus Hampir Angkut Alisson, Tapi Liverpool Bikin Manuver Kejutan
Liga Inggris 28 Mei 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Ederson Beres, Manchester United Bakal Beli Gelandang Lagi?
Liga Italia 28 Mei 2026, 23:25
-
PSG Memburu Status Legendaris
Liga Champions 28 Mei 2026, 21:04
-
Arsenal Mengejar Akhir yang Indah di Budapest
Liga Champions 28 Mei 2026, 20:18
LATEST EDITORIAL
-
3 Alasan Chelsea Sebaiknya Jual Enzo Fernandez Musim Panas Ini
Editorial 28 Mei 2026, 14:04
















