Mourinho Merasa Layak Dihargai Lebih Oleh Real Madrid
Afdholud Dzikry | 8 Agustus 2017 10:45
Bola.net - - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho mengatakan bahwa dirinya tak mendapatkan penghargaan yang selayaknya dengan apa yang telah dia saat membesut Real Madrid.
Mourinho datang ke Santiago Bernabeu pada 2010 setelah dia membawa Inter Milan memenangkan trofi Liga Champions. Di Real Madrid, dia mengemban tugas mengembalikan kejayaan Los Blancos di panggung Eropa.
Mourinho dengan cepat mampu memulihkan mental Eropa Los Blancos setelah berulangkali mereka sebelumnya gagal di 16 besar dan juga delapan besar, dengan melihat rival terbesar mereka, Barcelona mendominasi Eropa.
Kedatangan Mourinho membawa mereka tiga kali beruntun menembus semifinal Liga Champions dan dia merasa tak mendapatkan pujian selayaknya setelah dia meletakkan platform untuk Carlo Ancelotti yang membawa Madrid juara Liga Champions 2014, dan juga Zinedine Zidane pada tahun 2016 dan 2017.
Ketika ditanya apa perbedaan antara timnya dan tim Zidane, dia menjawab: Nah, perbedaan dasarnya adalah ketika saya tiba mereka bahkan bukan di puncak kelompok mereka, ini sebuah tim yang terlepas dari semua sejarah mereka, tak bisa melampaui perempat final, pemain penting mereka tak pernah bermain di semifinal Liga Champions, ujarnya.
Ketika saya pergi, ini adalah tim yang bermain tiga kali beruntun di semifinal Liga Champions, mereka adalah juara Spanyol, mereka telah memenangkan pertandingan di dalam dan juga luar negeri. Ada perbedaan kecil dan perbedaan besar, sambungnya.
Saya pergi dan sulit bagi yang lain untuk mengatakan banyak hal baik tentang saya. saya merasa lega dan merasa bahkan saya tak punya apapun untuk diberikan. Saya benar-benar bisa mengatakan bahwa saya memberi lebih banyak kepada Real Madrid daripada sebelumnya, tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









