Para Pesepak Bola yang Dilatih oleh Mantan Rekan Setim, Salah Satunya Ramos-Zidane
Aga Deta | 8 Juni 2020 11:09
Bola.net - Sepak bola banyak menyajikan cerita yang menarik mulai dari yang di dalam maupun di luar lapangan. Satu di antaranya adalah pemain yang menjadi anak buah mantan rekan setimnya dulu.
Fenomena tersebut bisa dibilang sudah sering terjadi di sepak bola dalam beberapa musim terakhir. Tak terlalu banyak pelatih yang merekrut mantan rekan setimnya.
Tentunya ada banyak pertimbangan ketika seorang pelatih memutuskan merekrut mantan rekan setimnya dulu. Salah satunya tentu saja sang pelatih sudah mengenal kualitas dan kepribadian sang pemain.
Selain itu, ada pula pemain yang belum hengkang saat seorang pelatih tersebut kembali ke mantan klub yang pernah dibela. Siapa saja kira-kira pesepak bola yang dilatih mantan rekan setimnya?
Berikut ini 5 pesepak bola yang pernah atau sedang dilatih mantan rekan setimnya.
1. Cesar Azpilicueta dan Frank Lampard
Cesar Azpilicueta mulai bergabung dengan Chelsea pada 2012. Saat Azpilicueta bergabung, Frank Lampard sudah berkostum The Blues sejak 2001 dan baru hengkang pada 2014.
Itu artinya, Azpilicueta dan Lampard bermain bersama selama kurang lebih dua musim. Kini, keduanya kembali bekerja sama di Chelsea, tapi dalam dua posisi yang berbeda.
Cesar Azpilicueta masih berstatus pemain, sedangkan Lampard sudah menjadi pelatih setelah pensiun pada 2017.
2. Hector Bellerin dan Mikel Arteta
Hector Bellerin mengawali karier di London sebagai pemain Arsenal U-21. Perlahan, Bellerin mampu promosi ke skuat utama Arsenal pada 2014.
Saat Bellerin bermain untuk tim utama, Mikel Arteta memasuki tahun ketiganya bersama The Gunners. Dua tahun berselang, tepatnya pada Juli 2016 Arteta memutuskan gantung sepatu.
Itu artinya, keduanya terlibat kerja sama di lapangan selama kurang lebih dua musim. Setelah tiga musim berlalu, Arteta kembali ke Arsenal.
Namun kali ini bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih. Saat Arteta jadi pelatih Arsenal, Bellerin masih menjadi pemain klub.
3. Sergio Ramos dan Zinedine Zidane
Sergio Ramos sudah memperkuat Real Madrid kurang lebih selama 15 tahun. Ramos memulai karier di El Real sejak 2005 dan masih bertahan hingga sekarang.
Sedangkan Zinedine Zidane mulai berkostum Real Madrid sejak 2001 hingga pensiun pada 2006. Itu artinya, Ramos dan Zidane merasakan bermain bersama selama kurang lebih satu musim.
Kini, keduanya kembali menjalin kerja sama, tapi bukan sama-sama sebagai pemain. Ramos masih berstatus sebagai pemain Los Blancos, sedangkan Zidane menjadi pelatih.
Berkat dua orang tersebut, Real Madrid sukses merengkuh gelar Liga Champions tiga kali secara berturut-turut.
4. Fernando Torres dan Diego Simeone
Fernando Torres memulai kariernya di Atletico Madrid di mana Diego Simeone juga pernah memperkuat klub tersebut dua kali secara terpisah. Selama periode kedua Simeone di klub antara 2003 dan 2005, ia berbagi ruang ganti dengan Torres yang menjadi kapten klub saat itu.
Setelah Simeone gantung sepatu dan menjadi pelatih, mereka bertemu untuk pertama kalinya ketika Atletico Madrid asuhan Simeone mengalahkan Chelsea yang diperkuat Torres di Piala Super UEFA pada 2012.
Pada bulan Januari 2015, masa peminjaman Torres di AC Milan berakhir lebih cepat dan ia pindah ke Atletico Madrid yang dilatih Simeone dengan status pinjaman sebelum statusnya berubah menjadi permanen.
Torres bermain untuk Atletico dalam 160 pertandingan di bawah mantan rekan satu timnya itu dan mencetak 38 gol dan juga memenangkan Liga Eropa pada musim terakhirnya bersama klub.
5. Ricardo Kaka dan Clerence Seedorf
AC Milan bisa dikatakan sangat berjaya pada era tahun 2000-an. Hal itu dibuktikan dengan raihan gelar bergengsi seperti Serie A, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.
Dua pemain yang ikut andil meraih gelar pada era 2000-an ialah Clerence Seedorf dan Ricardo Kaka. Seedorf lebih dulu berkostum AC Milan, yakni sejak 2002 hingga 2012.
Sedangkan, Kaka mulai bergabung dengan Rossoneri pada 2003 sampai 2009. Setelah kurang lebih lima tahun tak berada dalam satu ruang ganti yang sama, Seedorf dan Kaka kembali dipertemukan di AC Milan pada 2014.
Namun, keduanya sudah dalam posisi yang berbeda. Kala itu, Seedorf berstatus pelatih Il Diavolo Rosso, sedangkan Kaka kembali ke AC Milan sebagai pemain.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hendry Wibowo
Published: 8 Juni 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dean Huijsen Warisi Nomor 4 Real Madrid, Mimpi Masa Kecil Jadi Nyata
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 09:56
-
FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:40
-
Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 11 Agustus 2026, 15:30
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



