Review: Super Ketat, Arsenal Unggul Tipis
Editor Bolanet | 17 Agustus 2011 03:40
Pertandingan tampaknya akan berjalan cukup ketat dan seru, buktinya, pertandingan baru berjalan 1 menit pemain Udinese, Joel Ekstrand langsung memperoleh kartu kuning.
Gol cepat langsung dicetak oleh Arsenal, sebuah skema serangan balik yang cukup cantik dibangun pemain-pemain Arsenal, yang diakhiri dengan sontekan Theo Walcott di depan gawang Udinese memanfaatkan umpan manis dari Aaron Ramsey, 1-0 untuk Arsenal di menit ke-4.
Tampaknya tanpa kehadiran Cesc Fabregas tak memiliki pengaruh terhadap permainan Arsenal, kerja sama antar lini tetap terjalin dengan kuat.
Permainan Arsenal pun terus berkembang, tensi tekanan yang diberikan anak asuh Arsene Wenger pun terus meningkat, namun tampaknya Arsenal masih harus lebih sabar bila ingin mencetak gol lagi.
Begitupun dengan Udinese, hengkangnya Alexis Sanchez ke klub yang sama dengan Cesc, Barcelona, tak membuat Udinese mati kutu.
Meski terlah tertinggal satu gol, klub yang bertengger di posisi keempat klasemen akhir Serie A tersebut tetap menunjukkan kualitas terbaiknya.
Hampir saja sebuah tendangan bebas Antonio Di Natale dari jarak 30 meter membuat pendukung Arsenal terdiam, untungnya Arsenal masih memiliki mistar gawang sehingga bola urung masuk ke gawang Wojciech Szczesny
Sejak awal babak pertama pertandingan benar-benar terbuka, kedua tim sama-sama ingin memenangkan pertandingan, silih berganti serangan dilancarkan kedua tim.
Sebuah serangan balik yang cukup cepat dilakukan oleh Pablo Armero dari tengah lapangan, tanpa bantuan dari pemain Udinese lainnya, Armero mampu mengacak-acak pertahanan Arsenal dengan kecepatan dan juga kelincahannya, namun sayang penyelesaian akhir Armero sedikit kurang sempurna, sehingga bola masih mampu dimentahkan oleh Szczesny.
Keunggulan tetap 1-0 untuk Arsenal hingga menit ke-30.
Di Natale, lagi-lagi kurang beruntung, tendangan kaki kirinya masih melenceng tipis di sisi kiri gawang Arsenal.
Benar-benar sebuah pertandingan yang seru sekaligus menegangkan di babak pertama ini.
Hingga berakhirnya babak pertama keunggulan 1-0 tetap untuk Arsenal.
Mengawali babak kedua, Arsenal mengganti pemainnya, Kieran Gibbs keluar akibat cedera dan digantikan oleh Djohan Djorou.
Keputusan tersebut cukup tepat, karena lima menit berselang Djorou menjadi pahlawan Arsenal karena berhasil membuat peluang Udinese melalui tendangan Di Natale terbuang.
Namun sayang, Djorou hanya bertahan tak sampai 10 menit, pemain Prancis tersebut harus diganti karena mengalami sedikit cedera, dan digantikan oleh Carl Jenkinson.
Pertandingan terus berjalan semakin ketat, serangan terus dilancarkan oleh kedua tim.
Kali ini ketangguhan Szczesny membuat peluang Udinese kembali terbuang, setelah berhasil melewati Jenkinson, Mauricio Isla melakukan tendangan keras ke gawang Arsenal, namun Szczesny berhasil menepisnya.
Kembali Antonio Di Natale, dengan tendangan bebas cantiknya hampir membuat Udinese menyamakan kedudukan, dan lagi-lagi Szczesny berhasil menepis tendangan keras nan terarah Di Natale tersebut.
Di 10 menit akhir babak kedua Udinese terus memberikan tekanannya pada Arsenal, peluang berikutnya melalui tendangan keras Giampiero Pinzi yang masih melebar di sisi kiri gawang Szczesny.
Hampir saja sebuah kesalahpahaman terjadi, wasit Kevin Bloom, yang seharusnya memberikan tanda untuk tendangan gawang bagi Udinese, namun tanda yang diberikan oleh Wasit adalah tendangan penalti.
Di akhir babak kedua sebuah kerja sama antara dan Theo Walcott hampir membuat pendukung Arsenal kembali bersorak, untung Samir Handanovic masih belum kehilangan konsentrasi dan berhasil menepis bola.
Hingga berakhirnya babak kedua, tak ada lagi gol yang berhasil diciptakan oleh kedua tim, Arsenal tetap unggul 1-0 atas Udinese. (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Qatar 19 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 21:00
-
Manchester United Intip Peluang Bajak Gelandang Barcelona Ini
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:40
-
Kalau Arsenal Saja Bisa, Kenapa MU Tidak Bisa Juara Premier League Lagi?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Bosnia dan Herzegovina 19 Juni 2026
Liga Inggris 16 Juni 2026, 20:06
-
Kabar Terkini Transfer Mateus Fernandes ke MU: Sudah Sejauh Mana?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 19:40
-
Bersinar di Piala Dunia 2026, MU Kesengsem Pemain Timnas Belanda Ini?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 19:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 19:00
-
Seriusan? Liverpool Tertarik Boyong Marcus Rashford?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 18:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia Kamis 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 18:00
-
MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Liga Inggris 16 Juni 2026, 17:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ghana vs Panama 18 Juni 2026
Piala Dunia 16 Juni 2026, 17:00
-
Resmi! Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid
Liga Spanyol 16 Juni 2026, 16:55
-
Bukayo Saka Siap Ambil Risiko demi Bela Inggris pada Laga Kontra Kroasia
Piala Dunia 16 Juni 2026, 16:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28



