Soriano Jelaskan Perkembangan Messi di Barcelona
Editor Bolanet | 11 Juni 2013 00:02
Soriano merupakan wakil Presiden Barca era 2003 hingga 2008. Ia memiliki spesialisasi di bidang keuangan. karenanya, gambaran yang diberikan mengenai perkembangan Messi bukanlah dari aspek teknis, melainkan dari sisi keahliannya sebagi staf klub.
Soriano yang saat ini menjadi Chief Executive Manchester City juga mengungkap rahasia kesuksesan Barca mendominasi Eropa. Menurutnya semua hal di Barca sudah difokuskan untuk sukses.
Berikut adalah petikan wawancara Soriano dengan La Nacion tentang Lionel Messi dan Barca. (foes/hsw)
Talenta Messi

Soriano mengibaratkan Messi sebagai talenta nomor satu yang tak bisa dicari bandingannya. Selain itu, ia juga menyebut La Masia sebagai tanah yang subur untuk menumbuhkan talenta Messi itu.
Pertama-tama, Messi memiliki bakat luar biasa, nyaris tak tertandingi siapa pun. Dia bisa saja berkembang di mana pun.
Tetapi dia datang ke tanah yang subur di La Masia. Dia memasuki sebuah sistem akademi yang menjaganya dengan penuh perhatian dan dedikasi.
Menuntun Messi

Meski memiliki bakat besar, Messi datang ke Barcelona sebelum memiliki dasar sepakbola yang bagus. Soriano mengatakan bahwa Barca harus menuntun Messi dari awal.
Ketika dia pertama datang dan menjadi bagian akademi Barca, kami sangat berhati-hati menanganinya. Kami harus membantunya dengan kemampuan dasar.
Sebagai contoh, kami berusaha mengembangkan kemampuan fisiknya. Kami juga menciptakan beberapa tantangan agar Messi bisa mencapai potensi maksimalnya. Kami pernah memainkannya melawan kelompok usia yang lebih tua agar dia selalu mengeluarkan kemampuan terbaik.
Kontrak Messi

Meski sempat bermasalah ketika akan mendapatkan kontrak profesional pertamanya, namun Messi segera mendapat keistimewaan. Kemampuan hebatnya membuat Barca menjaga dengan hati-hati.
Ketika Leo sudah menandatangani kontrak profesional, kami memberinya beberapa 'hadiah'. Kami beberapa kali menyodorkan kontrak meski dia belum memintanya.
Itu merupakan wujud penghargaan kami atas kehebatannya di lapangan. Di sisi lain, kami juga merasa tenang karena Messi tahu bahwa kami menghargai usahanya untuk tampil bagus.
Peran La Masia Terhadap Messi

Soriano mengatakan bahwa dengan bakat besarnya, Messi mungkin memang bisa sukses tanpa Barca. Namun ia masih percaya bahwa La Masia merupakan tempat terbaik untuk mengasah bakat mentah Messi kala itu.
Mungkin dia memang bisa sukses di tempat lain. Namun jelas dia menjadi lebih baik ketika berada di dalam sistem Barcelona.
Jika diibaratkan, menempatkan Messi di La Masia seperti menanam biji pohon di kebun yang terawat. Tentu biji itu tetap bisa tumbuh jika dibiarkan di hutan, tetapi mungkin pertumbuhannya akan berbeda dengan yang di kebun.
Sistem Barcelona mampu menciptakan pemain yang lebih baik. Sebagian besar pemain yang meninggalkan La Masia ke klub lain mengalami penurunan performa.
Rahasia Sukses Klub

Soriano berpengalaman ikut mengantarkan Barca menjadi raja Eropa, tentu sesuai kapasitasnya sebagai ahli keuangan. Menurutnya, setiap klub harus memenuhi banyak elemen untuk bisa sukses.
Jika anda bertanya tentang rumus untuk sukses, jujur saja saya tidak tahu. Namun setiap tim yang meraih kejayaan selalu memiliki keseimbangan dan komitmen dari para pemain berbakat.
Dalam sepakbola, saya rasa akan mustahil untuk selalu menang jika tim tersebut tak memiliki atmosfer bagus serta rasa kekeluargaan. Itulah yang harus diciptakan. Itu bukan sihir dan tidak bisa didapat gratis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
-
Marc Guehi Tiba, Pep Guardiola Gembira
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:25
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:25
-
Solusi Krisis Lini Belakang, Man City Resmikan Marc Guehi Seharga 20 Juta
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:01
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
LATEST UPDATE
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Monaco: Live SCTV, Mengenang Drama 2004 di Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:08
-
Tempat Menonton Bodo/Glimt vs Man City: Live SCTV dan Streaming di Vidio
Liga Champions 20 Januari 2026, 18:00
-
Tempat Menonton Inter vs Arsenal: Jam Berapa Siaran Langsung UCL Laga Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 17:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





