Torres Ungkap Kunci Untuk Tundukkan Barcelona
Editor Bolanet | 24 April 2012 06:00
- Fernando Torres mengungkapkan kunci untuk menundukkan yang telah memberi harapan menuju semifinal Liga Champions leg kedua, Rabu (25/4), di Catalonia.
Sejak kedatangan manajer interim Di Matteo, Torres mengatakan bahwa Chelsea mulai menikmati permainan sepakbola lagi setelah sebelumnya sangat menderita.
The Blues sepertinya bakal kembali mengalami sejumlah penderitaan ketika meladeni Azulgrana di Camp Nou nanti. Akan tetapi, striker Spanyol tersebut punya alasan untuk merasa optimis bahwa timnya bisa mengatasi perlawanan tuan rumah.
Perjalanan Chelsea musim ini dipenuhi jalan terjal. Performa buruk di liga membuat manajer Andre Villas-Boas dipecat pada awal Maret dan kini mereka terancam gagal menembus empat besar klasemen. Chelsea lalu mengalami kebangkitan di bawah kepemimpinan Di Matteo. Menurut Torres, kode etik tim yang diterapkan sang caretaker adalah kuncinya.
Selama tujuh pekan terakhir, Di Matteo menekankan kepada para pemainnya untuk mendahulukan kepentingan klub. Sepuluh kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam 14 pertandingan terakhir sepertinya bisa dijadikan bukti keampuhan metode yang telah diterapkan oleh pria Italia itu di Stamford Bridge.
Dia jelas-jelas menekankan pentingnya semangat tim, tutur Torres pada UEFA.com. Berjuanglah, dan kemampuan terbaikmu pun akan keluar dengan sendirinya. Jika memiliki kedua hal itu, maka tak ada lawan yang tak bisa dikalahkan.
Dia melakukan semua itu demi klub.
Barcelona jelas berada satu tingkat di atas klub-klub lain. Dalam lima musim terakhir, mereka berada di semifinal, dan itu bukanlah hal yang mudah. Tapi, ini sepakbola, tim terbaik tidak selamanya menang. dan Andres Iniesta adalah pengatur irama pertandingan. Jika bermain melawan kedua orang itu, anda harus tahu bahwa merekalah yang mengendalikan semuanya.
Kebanyakan tim yang melawan Barcelona berpikiran untuk mencuri bola dari mereka, tapi saya rasa itu mustahil. Anda harus memakai senjata yang berbeda. Jika ingin mencuri bola, anda takkan mampu. Itu hanya akan menghasilkan kelelahan dan cukup ruang bagi mereka untuk menghukum anda.
Di leg pertama, meski Barcelona mendominasi 72% penguasaan bola dan Chelsea hanya sanggup melepaskan satu tembakan tepat sasaran, justru pasukan Di Matteo lah yang keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
Tim ini telah mengubah cara bermain saya karena gaya mereka, imbuh Torres. Bagi saya, hal terpenting adalah mencetak gol, dan itulah yang saya latih setiap hari. Kita semua tahu bahwa ini adalah musim yang sangat berat bagi kami. Sekali lagi, kepentingan tim di atas segalanya.
Bisa jadi bencana jika kami gagal ke Liga Champions musim depan. Oleh karena itu, kami harus siap melakukan apa pun demi mewujudkan target tersebut. Tidak masalah siapa yang bermain, mencetak gol, memberi assist maupun siapa yang harus duduk di bangku cadangan.
Yang paling penting adalah keberhasilan tim, tegas Torres. [initial]
LIGA CHAMPIONS - Gudjohnsen Dukung Chelsea Kalahkan Barca (uefa/gia)
Sejak kedatangan manajer interim Di Matteo, Torres mengatakan bahwa Chelsea mulai menikmati permainan sepakbola lagi setelah sebelumnya sangat menderita.
The Blues sepertinya bakal kembali mengalami sejumlah penderitaan ketika meladeni Azulgrana di Camp Nou nanti. Akan tetapi, striker Spanyol tersebut punya alasan untuk merasa optimis bahwa timnya bisa mengatasi perlawanan tuan rumah.
Perjalanan Chelsea musim ini dipenuhi jalan terjal. Performa buruk di liga membuat manajer Andre Villas-Boas dipecat pada awal Maret dan kini mereka terancam gagal menembus empat besar klasemen. Chelsea lalu mengalami kebangkitan di bawah kepemimpinan Di Matteo. Menurut Torres, kode etik tim yang diterapkan sang caretaker adalah kuncinya.
Selama tujuh pekan terakhir, Di Matteo menekankan kepada para pemainnya untuk mendahulukan kepentingan klub. Sepuluh kemenangan dan hanya satu kekalahan dalam 14 pertandingan terakhir sepertinya bisa dijadikan bukti keampuhan metode yang telah diterapkan oleh pria Italia itu di Stamford Bridge.
Dia jelas-jelas menekankan pentingnya semangat tim, tutur Torres pada UEFA.com. Berjuanglah, dan kemampuan terbaikmu pun akan keluar dengan sendirinya. Jika memiliki kedua hal itu, maka tak ada lawan yang tak bisa dikalahkan.
Dia melakukan semua itu demi klub.
Barcelona jelas berada satu tingkat di atas klub-klub lain. Dalam lima musim terakhir, mereka berada di semifinal, dan itu bukanlah hal yang mudah. Tapi, ini sepakbola, tim terbaik tidak selamanya menang. dan Andres Iniesta adalah pengatur irama pertandingan. Jika bermain melawan kedua orang itu, anda harus tahu bahwa merekalah yang mengendalikan semuanya.
Kebanyakan tim yang melawan Barcelona berpikiran untuk mencuri bola dari mereka, tapi saya rasa itu mustahil. Anda harus memakai senjata yang berbeda. Jika ingin mencuri bola, anda takkan mampu. Itu hanya akan menghasilkan kelelahan dan cukup ruang bagi mereka untuk menghukum anda.
Di leg pertama, meski Barcelona mendominasi 72% penguasaan bola dan Chelsea hanya sanggup melepaskan satu tembakan tepat sasaran, justru pasukan Di Matteo lah yang keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
Tim ini telah mengubah cara bermain saya karena gaya mereka, imbuh Torres. Bagi saya, hal terpenting adalah mencetak gol, dan itulah yang saya latih setiap hari. Kita semua tahu bahwa ini adalah musim yang sangat berat bagi kami. Sekali lagi, kepentingan tim di atas segalanya.
Bisa jadi bencana jika kami gagal ke Liga Champions musim depan. Oleh karena itu, kami harus siap melakukan apa pun demi mewujudkan target tersebut. Tidak masalah siapa yang bermain, mencetak gol, memberi assist maupun siapa yang harus duduk di bangku cadangan.
Yang paling penting adalah keberhasilan tim, tegas Torres. [initial]
LIGA CHAMPIONS - Gudjohnsen Dukung Chelsea Kalahkan Barca (uefa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Arsenal vs Man City, Perebutan Gelar Premier League Makin Panas
Liga Inggris 20 April 2026, 07:00
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 20 April 2026, 05:17
-
Man of the Match Juventus vs Bologna: Jonathan David
Liga Italia 20 April 2026, 04:08
-
Man of the Match Verona vs Milan: Adrien Rabiot
Liga Italia 20 April 2026, 02:31
-
Man of the Match Everton vs Liverpool: Virgil van Dijk
Liga Inggris 20 April 2026, 02:18
-
Man of the Match Manchester City vs Arsenal: Erling Haaland
Liga Inggris 20 April 2026, 02:04
-
Hasil Al Wasl vs Al Nassr: Cristiano Ronaldo Pimpin Pesta Gol di Zabeel Stadium
Asia 19 April 2026, 23:09
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00






