10 Kisah Bagai Dongeng yang Berakhir Dalam Uraian Air Mata
Editor Bolanet | 13 Mei 2015 16:27
Bola.net - Bola.net - Bukan sinetron, drama sesungguhnya adalah sepak bola. Olah raga paling populer di dunia ini memang tak henti-hentinya menghadirkan berbagai macam drama. Ada yang berakhir indah, ada pula yang berakhir dengan tangisan.
Membahas kisah-kisah yang berakhir sad ending dalam dunia sepak bola, berikut ini adalah daftar 10 kisah dongeng yang berakhir dalam uraian air mata.
Final Piala Dunia 2006 Zidane

Menghadapi Italia, Zidane termakan provokasi yang dilakukan oleh Marco Materazzi dan menghujam dada bek jangkung itu dengan tandukannya. Akibatnya Zidane dikartu merah dan Prancis kalah lewat babak adu penalti.
Stuart Pearce Gagal Cetak Gol ke-100

Final UCL 2012 Bayern Munchen

Pada akhirnya Bayern harus kalah setelah melalui drama adu penalti. Yang paling menyesakkan saat itu adalah Bayern tampil superior di sepanjang laga, namun trofi si kuping besar tak jatuh ke tangan mereka.
Final UCL 2006 Arsenal

Petaka langsung hadir saat Jens Lehmann diusir wasit di babak pertama. Meski berhasil unggul 1-0 di babak pertama, pada akhirnya Barcelona berhasil menyarangkan 2 gol dan keluar sebagai juara. Sedangkan Arsenal sendiri sampai saat ini bahkan tak mampu menembus babak semi final.
Mimpi Buruk Penalti Roberto Baggio

Sayang, Baggio yang menjadi eksekutor terakhir gagal mencetak gol dan harus mengakhiri petualangan indahnya bersama Timnas Italia dengan tangisan.
Tangisan Ronaldo di Euro 2004

Jauh dari segala prediksi dan ekspektasi, Negeri Pada Dewa berhasil membungkam Selecao dengan skor 1-0 dan meninggalkan Portugal yang dibanjiri air mata.
Penghancuran 7-1 Jerman Atas Brasil

Tampil tanpa dua sosok kuncinya, Neymar dan Thiago Silva, Brasil dibantai dengan skor sangat mencolok 7-1.
Penalti Gyan di Piala Dunia 2010

Menghadapi Uruguay, Ghana mendapatkan hadiah penalti di babak perpanjangan waktu saat skor masih imbang 1-1. Sayang Gyan gagal memaksimalkannya dan Ghana harus kalah melalui drama adu penalti.
Kutukan Benfica di Eropa

Adalah sang mantan manajer, Bela Guttman yang mengutuk Benfica karena merasa tak dihargai oleh klub akibat permintaan kenaikan gajinya tak digubris. Sejak saat itu Benfica sudah tampil di 8 partai final kejuaraan Eropa dan di semua laga final itu mereka selalu kalah.
Terpelesetnya Steven Gerrard

Petaka terjadi saat Liverpool menjamu Chelsea di Anfield. Saat itu Gerrard gagal mengontrol umpan dari Sakho dan berhasil dicuri oleh Demba Ba. Ba pun dengan tenang menyarangkan bola ke dalam gawang Simon Mignolet.
Pada akhirnya Liverpool secara tragis harus menyerahkan gelar Premier League yang sudah di depan mata ke tangan Manchester City.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
LATEST UPDATE
-
Man United Resmi Lepas Striker, tapi Bukan Joshua Zirkzee
Liga Inggris 1 Februari 2026, 19:56
-
Nonton Live Streaming Man Utd vs Fulham di Vidio - Liga Inggris 2025/2026
Liga Inggris 1 Februari 2026, 19:08
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 1 Februari 2026, 18:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 31 Januari - 3 Februari 2026
Liga Inggris 1 Februari 2026, 17:17
-
Carrick dan Solskjaer: Isyarat Deja Vu di Manchester United
Liga Inggris 1 Februari 2026, 15:24
-
Start Impresif Liam Rosenior: Pergantian Pemain Berani Antar Chelsea ke Empat Besar
Liga Inggris 1 Februari 2026, 14:57
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30









