20 Pesepakbola Fantastis Berpostur Kecil
Editor Bolanet | 19 April 2013 16:30
Bola.net - Di sepakbola‚ bahkan di cabang olahraga (yang menggunakan kekuatan fisik) apapun‚ postur bukanlah standarisasi atau menjadi tolak ukur kualitas dari individunya. Bakat serta determinasi murni menentukan suatu prestasi.
Di era sepakbola modern‚ maha-bintang Barcelona FC‚ Lionel Messi sukses menorehkan prestasi atau bisa dibilang rekor‚ karena torehan empat Ballon d'Or dalam empat tahun beruntun. Pencapaian La Pulga adalah contoh yang menginspiratif.
[polling]981[/polling]
Namun‚ Messi tak sendirian. Masih banyak lagi pesepakbola berpostur pendek yang telah menorehkan prestasi. Berikut ini 20 Pesepakbola Fantastis Berpostur Kecil selengkapnya.[initial]
Editorial - 10 Pemain Terbaik Real Madrid Sepanjang Sejarah (bola/rdt)
Diego Maradona | 165 cm

Pernah menggiring bola dari tengah lapangan dan mengonversikannya menjadi gol‚ serta mencetak gol kontroversial dengan menggunakan tangan di ajang sekelas Piala Dunia. Ya‚ dialah Diego Maradona. Meski torehannya itu di duplikasi oleh Lionel Messi‚ namun La Pulga belum mampu membawa Argentina menjuarai Piala Dunia seperti Maradona.
Lionel Messi | 169 cm

Secara individual‚ Lionel Messi adalah pesepakbola dengan prestasi yang mendunia. Ballon d'Or selama empat tahun berturut-turut membuat namanya disejajarkan oleh legenda-legenda sepakbola seperti; Pele‚ Diego Maradona bahkan Johan Cruyff.
Garrincha | 169 cm

Pernah membawa Brasil menjuarai Piala Dunia secara dua kali beruntun‚ serta mengantar Botafogo menjadi juara di Piala Dunia antar klub‚ dialah Garrincha. Kecepatan serta teknik olah bola di atas rata-rata merupakan senjata pamungkasnya dalam mengobrak-abrik konsentrasi lini pertahanan dari sektor sayap.
Xavi Hernandez | 170 cm

The Unsung Hero‚ kontribusinya sebagai kreator dari lini tengah kerap dilupakan. Namun‚ hal itu tak membuat Xavi berhenti memberikan servis-servis briliannya. Alhasil‚ ia sukses mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Eropa 2008‚ Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.
Andres Iniesta | 170 cm

Bersama Xavi‚ Andres Iniesta mentranformasi Barcelona menjadi tim paling menakutkan di lapangan hijau dalam enam tahun belakangan. Meski bertubuh mungil‚ ia tak pernah gentar menghadapi bek-bek tinggi yang menghadang lajunya. Semua gelar bergengsi bersama klub dan Timnas Spanyol pernah diraihnya.
Roberto Carlos | 168 cm

Prestasi Roberto Carlos bersama Real Madrid dan Timnas Brasil tak bisa kita lupakan begitu saja. Piala Dunia dan Liga Champions pernah diraihnya. Pemain yang terkenal dengan tendangan gledek itu pernah dicap sebagai salah satu full-back terbaik di dunia.
Nobby Stiles | 168 cm

Pemain yang besar bersama Manchester United ini termasuk sebagai salah satu gelandang bertahan terbaik dunia di masanya. Bersama Bobby Charlton‚ Nobby Stiles berperan besar membawa Timnas Inggris menjuarai Piala Dunia pada tahun 1966.
Bixente Lizarazu | 169 cm

Bersama Roberto Carlos‚ pemain legenda Bordeaux dan Bayern Munich ini juga pernah dicap sebagai salah satu full-back terbaik di dunia. Liga Champions‚ Piala Eropa dan Piala Dunia pernah diraihnya. Selain itu Bixente Lizarazu kerap merepotkan lawan dengan kecepatan dan kelincahannya dalam menggiring bola‚ tak lupa umpan-umpan silangnya kerap memudahkan penyerang untuk mencetak gol.
Romario | 169 cm

Hanya tiga pesepakbola yang mampu mencetak 1000 gol dalam karir sepakbola; Pele‚ Ferenc Puskas dan ROMARIO. Kualitasnya sebagai salah satu penyerang berbahaya tak pernah diragukan‚ bahkan ia termasuk di dalam dafta 125 pesepakbola terbaik versi Fifa.
Claude Makelele | 170 cm

Salah satu pemain favorit Jose Mourinho‚ gelandang bertahan yang bertugas menyeimbangkan permainan timnya‚ Claude Makelele. Meski hanya berpostur 170 cm‚ pemain asal Prancis ini cukup disegani oleh lawan. Permainan lugas nan mematikan (alur serangan lawan) menjadi ciri khas Makelele. Bersama Zidane‚ ia sukses mengantarkan Real Madrid menjuarai Liga Champions.
Philipp Lahm | 170 cm

Meski belum mempersembahkan Piala Dunia untuk Jerman‚ kualitas Philipp Lahm tak bisa kita kesampingkan. Tak kenal lelah dalam membantu serangan juga bertahan‚ umpan-umpan mematikan dari sisi lapangan membuatnya masuk ke dalam jejeran full-back terbaik di dunia. Nama Lahm juga kerap menghiasi gabungan tim terbaik dunia.
Gianfranco Zola | 168 cm

Susah bagi publik Inggris terutama London‚ untuk membenci pria Italia bernama Gianfranco Zola. Pria mungil yang sekarang melatih klub divisi Championship; Watford‚ termasuk sebagai salah satu pemain legendaris Chelsea. Akurasi tendangan yang mematikan adalah kelebihan Zola‚ belum lagi perannya sebagai playmaker kerap melancarkan klubnya meraih kemenangan.
Jorge Campos | 168 cm

Meski hanya berpostur 168 cm‚ Jorge Campos terbilang sigap dalam menjaga gawangnya dari kebobolan. Pernah membawa Timnas Meksiko menjuarai Piala Konfederasi dan Copa America membuat namanya melegenda di negaranya. Kiper yang dikenal memakai kostum penuh corak ini termasuk salah satu pesepakbola mungil yang berprestasi.
Ludovic Giuly | 164 cm

Besar bersama Barcelona‚ Ludovic Giuly sukses membawa tim Catal itu menjuarai Liga Champions pada tahun 2006. Kecepatan serta kelincahannya sukses merepotkan barisan pertahanan lawan. Saat ini Giuly masih aktif bermain untuk klub Ligue 1 Prancis; Lorient.
Javier Saviola | 168 cm

Performa impresifnya bersama River Plate dan Barcelona‚ membuat nama Javier Saviola mulai dikenal dunia. Ketajamannya dalam mencetak gol tak perlu diragukan lagi. Sayang di puncak performanya ia kerap dilanda cedera dan membuat namanya semakin meredup. Namun‚ hal itu tak menghentikan langkahnya untuk meraih prestasi. Terakhir ia mampu membawa Malaga melaju di babak perempat final Liga Champions 2012-13.
Pablo Aimar | 170 cm

Pemain legenda Valencia ini pernah diplot sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Pablo Aimar sukses mengantarkan Los Che -sebutan Valencia- menjuarai La Liga di tahun 2002 dan 2004. Ia bahkan pernah mengantarkan timnya melaju ke final Liga Champions pada 2001. Namun‚ ia gagal memberikan gelar juara‚ setelah disingkiran Real Madrid.
Juninho Paulista | 165 cm

Juninho Paulista termasuk di dalam skuad Brasil ketika menjuarai Piala Dunia tahun 2002. Besar bersama Sao Paulo dan Middlesbrough‚ pemain yang memiliki nama asli Osvaldo Giroldo Junior itu termasuk sebagai playmaker handal di eranya. Sebelum pensiun di tahun 2010‚ Juninho yang menjadi Presiden sekaligus pemain di klub pertamanya; Ituano (Brasil) sukses menyelamatkan timnya dari jurang degradasi dengan golnya di menit-menit akhir pertandingan.
Bambang Pamungkas | 170 cm

Kecintaannya untuk Persija Jakarta tak perlu dipertanyakan lagi‚ total 158 gol dicetak Bambang Pamungkas untuk Macan Kemayoran. Bahkan polemik serta dualisme yang melingkupi Timnas Indonesia‚ tak membuatnya ragu untuk membela Timnas di Piala AFF 2012 silam. Meski berpostur kecil‚ namun loncatan serta heading mautnya kerap membuat bek dan kiper lawan kesulitan dalam menjaganya.
Sebastian Giovinco | 164 cm

Sebastian Giovinco‚ kecil namun pergerakannya kerap mematikan bek-bek lawan. Bahkan bek sekaliber Lucio (saat membela Inter Millan) pernaha dibuatnya ling-lung. Arsene Wenger pun pernah memberikan pujian kepada Gio. Kini bersama Juventus‚ The Atomic Ant berpotensi meraih scudetto 2012-13 pertamanya bersama Si Nyonya Tua.
Marco Verratti | 165 cm

Sukses meraih trofi Serie B bersama Pescara di musim 2011-12‚ talenta Marco Verratti tak luput dari pengamatan klub-klub elit Eropa. Juventus‚ AC Milan dan Manchester City mati-matian mendapatkan jasanya. Namun‚ PSG sukses mencurinya pada musim 2012-13 dan mengantarkan Les Parisies melangkah ke babak perempat final Liga Champions dan berpotensi meraih gelar Ligue 1 pertamanya di musim perdananya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rating Pemain Barcelona setelah Terkapar di Markas Real Sociedad
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Real Sociedad vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 06:46
-
Hasil Real Sociedad vs Barcelona: Berakhirnya Rentetan Kemenangan Blaugrana
Liga Spanyol 19 Januari 2026, 06:08
-
Raphinha Absen Lawan Real Sociedad, Barcelona Siapkan Pengganti
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 22:25
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona Kontra Real Sociedad, Fokus Jaga Puncak Klasemen
Liga Spanyol 18 Januari 2026, 20:25
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26



