3 Alasan Barcelona Harus Segera Jual Philippe Coutinho
Aga Deta | 21 Maret 2019 15:44
Bola.net - Bola.net - Barcelona dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk menjual Philippe Coutinho pada musim panas. Performa yang terus mengecewakan menjadi alasan utamanya.
Coutinho bergabung dengan Barcelona pada musim dingin 2018 dari Liverpool. Pemain asal Brasil itu ditebus dengan biaya yang mencapai 135 juta euro.
Dengan nilai transfer yang sangat fantastis, kedatangan Coutinho jelas disambut dengan ekspektasi besar. Sayangnya, sang pemain belum mampu memenuhinya.
Coutinho masih kesulitan menunjukkan performa terbaiknya bersama Barca. Dari 41 penampilan di semua ajang pada musim ini, Coutinho hanya mampu mencetak sembilan gol dan enam assist.
Atas dasar itu, Barcelona berencana menjual Coutinho pada musim panas. Tim asuhan Ernesto Valverde itu kecewa dengan performa Coutinho selama ini.
Coutinho sendiri sepertinya masih ingin bertahan dan memperjuangkan tempatnya di tim utama Barcelona. Namun, Barcelona sebaiknya berpisah dengan sang pemain begitu bursa transfer kembali dibuka.
Berikut ini tiga alasan Barcelona harus menjual Philippe Coutinho pada musim panas seperti dilansir Sportskeeda.
Makan Gaji Buta

Coutinho saat ini mendapatkan gaji sekitar 200 ribu pounds per minggu di Barcelona. Hal itu membuatnya menjadi pemain dengan gaji tertinggi ketiga di klub.
Dengan gaji sebesar itu, Coutinho tentu saja diharapkan bisa menunjukkan performa kelas dunia. Sayangnya, performa Coutinho tidak sesuai dengan gaji yang diterimanya.
Coutinho baru dimainkan sebagai starter dalam 16 pertandingan di La Liga musim ini. 10 pertandingan lagi berasal dari bangku cadangan dan dia belum pernah bermain 90 menit penuh di liga sejak Januari.
Kontribusi Coutinho di Barcelona juga dirasa sangat kurang. Sang pemain hanya mencetak empat gol dan dua assist dari total 26 penampilan di La Liga.
Tidak ada gunanya Barcelona membayar pemain dengan nominasl yang besar tetapi tidak mendapat balasan yang setimpal. Akan lebih baik jika Barca melepas Coutinho secepatnya.
Kebangkitan Ousmane Dembele

Ousmane Dembele sebelumnya sempat menjadi pemain termahal Barcelona saat didatangkan dari Borussia Dortmund pada musim panas 2017. Namun, rekornya kemudian berhasil dipecahkan oleh Philippe Coutinho.
Pemain Prancis itu didatangkan sebagai pengganti Neymar yang hengkang PSG. Namun, cedera parah membuat sang pemain tidak bisa tampil maksimal bersama klub barunya. Itu membuat Barca mendatangkan Coutinho pada Januari 2018 dan Malcom musim panas lalu
Dembele masih terus kesulitan pada awal musim ini. Bahkan sang pemain santer dikabarkan akan dilepas karena masalah disiplin dan perilakunya yang buruk. Namun, juara Piala Dunia 2018 itu sudah bangkit dari keterpurukan dan sekarang menjadi salah satu pemain penting di Barcelona.
Dembele sudah menjadi starter reguler di bawah Ernesto Valverde dalam beberapa pekan terakhir. Ia mampu memberikan kontribusi dengan torehan 13 gol dan enam assist dari 33 pertandingan di semua kompetisi dan membuat Coutinho menjadi penghangat bangku cadangan.
Selama Dembele terus tampil mengesankan, Coutinho kemungkinan tidak selalu terpilih di starting XI. Mengingat pemain Brasil itu sudah tidak menjadi pilihan utama dan gajinya yang sangat tinggi, akan lebih baik jika kedua belah pihak memutuskan berpisah.
Cegah Kerugian yang Lebih Besar

Meskipun kesulitan, Coutinho masih tetap dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Pada harinya, dia bisa membongkar pertahanan sulit apa pun di dunia. Dia bisa meningkatkan kekuatan tim Eropa mana pun.
Pemain Brasil itu masih punya banyak peminat. Banyak klub top Eropa seperti Manchester United dan PSG dikabarkan tertarik menggunakan jasanya.
Coutinho diperkirakan hanya laku sebesar 80 juta euro seiring dengan penurunan performanya. Meski nilai jualnya menurun secara signifikan, Barcelona harus mencegah kerugian yang lebih besar dan bisa menggunakan uang penjualannya untuk mendatangkan pemain yang lebih dan murah dan efektif di bursa transfer musim panas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








