3 Alasan Mauricio Pochettino Tepat untuk Manchester United
Aga Deta | 6 Desember 2019 13:25
Bola.net - Mauricio Pochettino belum lama ini dipecat dari Tottenham. Pemecatan pelatih asal Argentina itu mungkin akan menjadi berita gembira bagi sebagian penggemar Manchester United.
Pochettino sudah menjadi sosok yang krusial bagi Tottenham selama lima tahun terakhir. Ia mampu mengubah tim asal London Utara itu menjadi salah satu langganan empat besar di Premier League.
Namun, Pochettino harus berpisah dengan Spurs bulan lalu. Ia terpaksa meninggalkan klub setelah tim asal London Utara itu mendapatkan serangkaian hasil yang buruk.
Menurut laporan Manchester Evening News, Pochettino sudah membidik pekerjaan berikutnya. Ia diberitakan akan membidik jabatan sebagai manajer Manchester United yang baru.
Setan Merah saat ini masih ditangani oleh Ole Gunnar Solskjaer. Akan tetapi, penampilan Marcus Rashford dan kolega di bawah Solskjaer tidak mengesankan.
Tidak sedikit penggemar Setan Merah yang meminta Solskjaer agar meninggalkan klub. Tak hanya itu, Pochettino dianggap sebagai figur yang tepat untuk menggantikan Solskjaer.
Berikut ini tiga alasan mengapa Pochettino sangat tepat untuk memimpin Manchester United seperti dilansir Sportskeeda.
Gaya Permainan

Sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada 2013, Manchester United memiliki beberapa manajer dengan gaya sepakbola dan permainan yang sangat berbeda.
David Moyes membawa mentalitas Everton untuk bermain dengan serangan balik, Louis van Gaal mengandalkan pembelian mahal untuk bersaing meraih trofi. Kemudian datang Jose Mourinho yang punya gaya permainan bertahan. Saat ini, Ole Gunnar Solskjaer mencoba memainkan gaya sepak bola United tetapi minimnya pengalaman tidak membuahkan hasil.
Jika melihat gaya permainan Tottenham di bawah Pochettino, itu selalu sama dengan filosofi Manchester United selama tiga dekade terakhir di bawah Ferguson - ekspansif dan menyerang.
Tim Pochettino tidak diam dan menunggu kesempatan untuk membalas, sebaliknya mereka terus menekan dan maju menyerang setiap mendapat peluang. Mungkin inilah yang hilang dari United saat ini di bawah Solskjaer. Arsitek Norwegia itu menerapkan gaya yang sama tetapi tidak bisa mendapatkan hasil.
Kembangkan Pemain Muda

Satu hal hebat yang sudah dilakukan Solskjaer seperti Pochettino adalah mempromosikan pemain akademi di tim utama. Mason Greenwood, Axel Tuanzebe, Brandon Williams dan James Garner adalah beberapa nama yang diberi kesempatan Solskjaer untuk unjuk gigi.
Pochettino memiliki sejarah mengubah pemain muda menjadi pemain kelas dunia dengan memercayai mereka dalam pertandingan penting. Itu bisa mengembangkan kemampuan dan pengalaman mereka secara keseluruhan. Contoh terbaiknya adalah Harry Kane, Dele Alli, Juan Foyth dan Harry Winks.
Mengingat Marcus Rashford dan Anthony Martial masih cukup muda di samping pemain-pemain seperti Greenwood, Tuanzebe dan Williams, mantan bos Spurs itu memiliki tambang emas untuk dieksploitasi di Carrington.
Dengan menaruh kepercayaan pada anak-anak muda dan membangun tim di sekitar mereka, pria berusia 47 tahun itu juga akan mendapatkan dukungan dari pendukung setia United yang selalu ingin bintang-bintang akademi berada di tim utama.
Bisa Melakukan Keajaiban dengan Dana Transfer Kecil

Jika datang ke Manchester United, Pochettino pasti akan dibekali dana transfer yang cukup besar untuk membeli pemain bintang. Kendati demikian, Pochettino bisa melakukan pekerjaan yang luar biasa tanpa belanja jor-joran di Tottenham.
Musim lalu, arsitek Argentina itu berhasil mencapai final Liga Champions dengan anggaran belanja yang ketat. Itu bukan prestasi kecil di dunia sepakbola saat ini di mana uang sepertinya sudah memainkan peran besar dalam di atas lapangan.
Pochettino bisa melebihi ekspektasi dan target jika dia bisa mendapatkan pemain yang tepat tanpa memikirkan anggaran belanja. Jika Pochettino bisa melakukan sesuatu tanpa belanja jor-joran, Ed Woodward pasti bersedia memberinya anggaran transfer yang lumayan.
Beberapa penggemar mungkin menentang kedatangan Pochettino karena tidak pernah memenangkan trofi. Namun, arsitek Argentina itu sudah membuktikan bisa melakukan pekerjaan yang luar biasa di Tottenham.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cristiano Ronaldo Raih B.O.A.T Award, Mengapa Penghargaan Ini Kontroversial?
Liga Champions 30 Oktober 2026, 06:55
-
Manchester United Catat Kerugian Transfer Terbesar di Eropa
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 06:41
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
LATEST UPDATE
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:06
-
Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 15:17
-
Prediksi Barcelona vs Alaves 1 November 2026
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 14:26
-
Prediksi Milan vs Inter 1 November 2026
Liga Italia 30 Oktober 2026, 13:29
-
Prediksi Bayern vs Dortmund 1 November 2026
Bundesliga 30 Oktober 2026, 12:31
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




