3 Faktor Kunci Kebangkitan Real Madrid di Bawah Santiago Solari
Aga Deta | 15 Februari 2019 14:46
Bola.net - Bola.net - Kemenangan Real Madrid atas rival sekota Atletico Madrid di La Liga membuat mereka naik ke posisi ke-2 di klasemen liga. Raihan positif itu menunjukkan bahwa Los Blancos sudah mampu bangkit dari keterpurukan.
Sergio Ramos dan kolega sekarang hanya tertinggal enam poin di belakang pimpinan klasemen Barcelona. Meski masih ada jarak yang besar di antara kedua tim di puncak klasemen, jaraknya jauh lebih dekat daripada di bulan Desember.
Menjelang pertengahan musim, Madrid terlihat kesulitan menembus zona Liga Champions karena start yang buruk pada musim ini. Setelah kepergian Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane, Julen Lopetegui gagal mendongkrak performa Madrid dan pada akhirnya dipecat.
Namun, di bawah bimbingan pelatih baru, Santiago Solari, Los Blancos perlahan dan pasti sudah membalikkan keadaan. Kemenangan melawan Atletico Madrid di La Liga dan Ajax di Liga Champions serta hasil imbang dengan gol tandang melawan Barcelona di Copa del Rey menunjukkan bahwa performa Madrid mengalami peningkatan secara drastis.
Ada sejumlah faktor penunjang yang mendukung momen kebangkitan Madrid. Berikut ini setidaknya tiga faktor penentu yang membuat Real Madrid kembali ke bentuk terbaiknya di bawah Santiago Solari seperti dilansir Sportskeeda.
Performa Pemain Kunci

Salah satu alasan utama di balik buruknya performa Real Madrid pada paruh pertama musim ini adalah penampilan buruk sejumlah pemain di tim. Pemain-pemain seperti Sergio Ramos, Luka Modric, Toni Kross dan Marcelo tampil di bawah standar sedangkan Karim Benzema gagal menggantikan Cristiano Ronaldo.
Perlahan tapi pasti, para pemain sudah menunjukkan kaliber mereka setelah kepergian Julen Lopetegui. Sebagai contoh, Karim Benzema terus tampil gemilang dan sejauh ini sudah mencetak 18 gol di semua kompetisi sambil membuat 7 assist. Sergio Ramos kembali menjadi pemimpin di barisan pertahanan dan juga tampil cukup subur pada musim ini.
Performa bagus dari Luka Modric dan Toni Kroos banyak menguntungkan Los Blancos dan itu menunjukkan betapa pentingnya mereka di lini tengah. Pemain bintang Madrid sudah kembali menunjukkan kelasnya dan itu sangat dibutuhkan untuk meraih hasil yang positif.
Mentalitas

Meski tak bisa dihentikan di atas lapangan, Real Madrid dikenal karena mentalitas mereka. Rasa lapar, obsesi, dan tekad Los Blancos untuk menjadi klub terbaik di Eropa membuat mereka mampu melewati segala rintangan dan tantangan terberat pada musim-musim belakangan ini.
Di bawah Julen Lopetegui, para pemain terlihat sangat jauh berbeda dibandingkan dengan beberapa tahun terakhir. Tetapi Santiago Solari memainkan peran kunci dalam memotivasi para pemain sehingga mereka bisa tampil lebih baik di lapangan dan meraih hasil yang positif.
Real Madrid terlihat membaik secara drastis pada paruh kedua musim ini. Sangat jelas bahwa para pemain sudah menemukan sosok yang bisa memotivasi mereka dalam sebulan terakhir dan itu mendorong mereka untuk lebih sukses.
Masukknya Vinicius Junior

Keputusan memasukkan Vinicius Junior di tim utama menuai manfaat bagi Real Madrid. Julen Lopetegui enggan untuk memasukkan Vinicius karena dia baru berusia 18 tahun. Namun, dia bisa membuktikan kalau keputusan Lopetegui itu salah dengan menampilkan perfomra yang sensasional untuk mendukung potensinya.
Sangat jarang ada pemain yang memimpin lini serang Los Blancos di usianya, tetapi Vinicius berhasil menjadi pemain yang dibutuhkan Real Madrid untuk tampil lebih baik. Bahkan pada usia 18 tahun, ia menantang beberapa pemain belakang terbaik di dunia tanpa rasa takut. Terlepas dari kekurangannya, kecepatan, energi, dan kengototan Vinicius di sayap kiri membantu Real Madrid menemukan kesuksesan di sepertiga akhir.
Selain itu, kombinasinya di depan dengan Karim Benzema terbukti menjadi ancaman yang mematikan bagi para pemain belakang lawan. Tidak diragukan lagi kalau Vinicius memainkan peran kunci dalam kebangkitan Madrid pada musim ini.
Video Pilihan
Berita video tentang Manchester United dan Chelsea yang mencoba mendapatkan Ivan Rakitic dari Barcelona.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Manchester City vs Southampton: Nico Gonzalez
Liga Inggris 26 April 2026, 01:53
-
Man of the Match Arsenal vs Newcastle: Eberechi Eze
Liga Inggris 26 April 2026, 01:41
-
Kurang Dikit, Barcelona Masih Pamali untuk Bicara Juara La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 26 April 2026, 00:35
-
Sedih, Ole Romeny dan Oxford United Fix Terdegradasi ke Kasta Ketiga Inggris
Liga Inggris 26 April 2026, 00:23
-
Barcelona Akui Susah Payah untuk Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Getafe
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:58
-
Megawati dan Boy Arnez Jadi MVP, Berikut Daftar Lengkap Penghargaan Proliga 2026
Voli 25 April 2026, 23:48
-
Man of the Match Liverpool vs Crystal Palace: Florian Wirtz
Liga Inggris 25 April 2026, 23:30
-
Man of the Match Getafe vs Barcelona: Pedri
Liga Spanyol 25 April 2026, 23:24
LATEST EDITORIAL
-
9 Pelatih Terbaik Chelsea Sejak 2000-an
Editorial 24 April 2026, 15:46
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46












