3 Pelatih Yang Sedang Berada Dalam Tekanan
Aga Deta | 8 Oktober 2018 11:46
Bola.net - Bola.net - Pelatih klub sepak bola Eropa merupakan salah satu pekerjaan yang penuh dengan tekanan. Mereka dituntut untuk bisa memberikan hasil yang instan kalau tidak ingin dipecat.
Sederet pelatih kerap menjadi kambing hitam atas performa buruk timnya. Mereka harus kehilangan pekerjaannya karena tidak bisa memberikan hasil yang diinginkan manajemen.
Meski baru awal musim, ada sejumlah pelatih yang mendapat sorotan. Sebab, mereka sedang kesulitan mendapatkan hasil yang maksimal bersama timnya masing-masing.
Akibatnya, posisi mereka saat ini sedang berada dalam tekanan yang besar. Bukan tidak mungkin para pelatih tersebut harus angkat kaki lebih cepat dari klubnya.
Berikut ini tiga pelatih yang sedang berada dalam tekanan seperti dilansir Sportskeeda.
Julen Lopetegui

Pelatih yang terpilih untuk menggantikan Zinedine Zidane di Real Madrid adalah Julen Lopetegui. Zidane berhasil memenangkan tiga gelar Liga Champion secara beruntun dalam dalam dua setengah tahun di klub.
Lopetegui kini punya beban berat memimpin Los Blancos setelah kepergian Zidane. Dia tidak hanya punya tekanan untuk mengulangi kesuksesan Zidane tapi juga harus menghadapi kenyataan kehilangan pemain bintang klub, Cristiano Ronaldo.
Ujian pertama Lopetegui terjadi saat melawan sang tetangga Atletico Madrid di Piala Super Eropa meski Real Madrid akhirnya kalah 4-2. Kekalahan itu sulit diterima tetapi tidak ada yang menyalahkan sang pelatih karena itu adalah pertandingan pertamanya dan tim sedang berada dalam fase transisi.
Madrid kemudian membuat start yang menjanjikan di La Liga setelah memenangkan 13 poin dari 15 dalam lima pertandingan pertama mereka. Raksasa Spanyol itu juga memulai kampanye Liga Champions mereka juga dengan mengalahkan AS Roma tetapi sejak itu semuanya menurun.
Los Blancos dibantai Sevilla 3-0 dan kemudian bermain buruk dalam derby melawan Atletico. Setelah itu mereka kalah dalam dua pertandingan berikutnya melawan CSKA Moscow di Liga Champions dan Alaves di La Liga. Madrid kini sudah lebih dari 6 jam tanpa bisa mencetak gol dan justru kebobolan gol.
Lopetegui sekarang sedang berada dalam tekanan dan harus bisa membuat timnya bangkit dalam waktu dekat kalau tidak ingin kehilangan pekerjaannya.
Niko Kovac

Niko Kovac diangkat sebagai pelatih Bayern Munich setelah menjalankan tugas yang mengesankan bersama Eintracht Frankfurt. Bayern memulai Bundesliga dengan baik setelah memenangkan empat pertandingan pertama mereka.
Bayern terlihat sangat nyaman berada di puncak klasemen sampai penampilan mereka merosot drastis. Mereka bermain imbang melawan Augsburg dan kalah tiga kali berturut-turut melawan Hertha, FC Augsburg dan Monchengladbach sehingga Borrusia Dortmund berhasil mengkudeta puncak klasemen.
Bayern juga tidak menjalani start yang bagus di Liga Champions setelah hanya mendapatkan satu poin saat melawan Ajax dengan skor 1-1. Selain itu muncul rumor kalau Kovac tengah berselisih dengan James Rodriguez setelah pemain Kolombia itu tidak dimainkan secara reguler.
Bayern mampu memenangkan Bundesliga dengan mudah belakangan ini tapi Kovac justru tengah kesulitan saat ini.
Jose Mourinho

Setelah menjalani musim tanpa trofi, Jose Mourinho ingin memenangkan trofi bersama Manchester United pada musim ini. Namun, bursa transfer yang mengecewakan hanyalah awal dari musim buruk Setan Merah saat ini. MU saat ini duduk di posisi kedelapan di klasemen sementara Premier League setelah kehilangan poin melawan Brighton, Tottenham, Wolves dan West Ham.
Performa buruk MU tidak hanya terjadi di Premier League tetapi juga di Carabao Cup di mana mereka disingkirkan tim Championship Derby County. Kekalahan dari Derby cukup memalukan bagi tim asuhan Mourinho. Satu-satunya hal yang bisa banggakan fans United adalah mereka masih belum terkalahkan di Liga Champions setelah berbagi poin melawan Valencia dan mengalahkan Young Boys.
Kabar tentang pemecatan Mourinho sudah menguat dan ada spekulasi bahwa United mungkin akan menunjuk Zinedine Zidane untuk memberesi semua kekacauan ini.
MU harus memenangkan gelar pada musim ini kalau tidak mereka jelas membutuhkan perubahan besar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi PAOK vs Real Betis 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Fenerbahce vs Aston Villa 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








