5 Fakta Menarik dari Laga Polandia vs Rusia
Editor Bolanet | 13 Juni 2012 15:33
Bola.net - Oleh: Dimas Ardi
Ada beberapa fakta menarik dari hasil imbang laga Polandia versus Rusia semalam. Pertandingan tersebut menyajikan beberapa momen menarik dan 2 gol yang luar biasa! Namun pada akhirnya, tidak ada yang keluar sebagai pemenang.
Arti dari hasil seri bagi tim lain yang tergabung dalam grup A ini dan peran para pemain dalam tim-tim tersebut ke depannya adalah beberapa hal yang akan kita bahas selanjutnya.
Pertandingan semalam menandai dimulainya kick-off ronde kedua babak penyisihan Euro 2012. Pertandingan tersebut berjalan sangat menarik, dan semoga semua pertandingan-pertandingan yang akan datang juga berjalan sama menariknya.
Berikut ini adalah 5 fakta menarik yang didapat dari pertandingan antara Polandia versus Rusia tadi malam:
1. Peluang Lolos dari Grup A Terbuka Lebar
Rusia dengan 4 poinnya dan Republik Ceko dengan 3 poinnya memiliki kesempatan lolos paling besar di antara kontestan lainnya. Tetapi, Polandia dan Yunani juga masih memiliki kesempatan lolos juga. Yang mereka butuhkan hanyalah satu kali kemenangan lagi, dan jika semuanya berjalan lancar, mereka bisa mendapatkan 3 poin yang mereka incar. Skuad Yunani akan melawan Rusia, dan Polandia akan melawan Republik Ceko di pertandingan selanjutnya. Kesempatan besar ada pada Polandia ketimbang Yunani, tapi bola itu bundar, segalanya bisa terjadi.
2. Roman Pavlyuchenko (Seharusnya) Menjadi Starter Di Pertandingan Rusia Berikutnya
Alexander Kerzhakov dan Roman Pavlyuchenko seharusnya bertukar tempat dalam pertandingan berikutnya melawan Yunani. Gaya permainan dan kemampuan mencetak gol kedua pemain tersebut di turnamen ini seharusnya mempermudah Dick Advocaat dalam menentukan keputusan terebut. Gaya bermain Pavlyuchenko yang mampu menahan bola di lini depan lebih dibutuhkan oleh tim Rusia, sedangkan gaya bermain Kerzhakov yang mampu berlari mengejar bola tanpa lelah sepanjang pertandingan dan naluri menyerang yang tinggi lebih pas jika digunakan sebagai pemain pengganti.
Pavlyuchenko mencetak 1 gol dan satu assist dengan menit bermain yang lebih sedikit daripada Kerzhakov. Ini menunjukkan bahwa Pavlyuchenko lebih efisien daripada Kerzhakov. Walaupun ketika melawan Polandia Pavlyuchenko tampil tidak seperti saat menghadapi Ceko, namun dia mampu menunjukkan bahwa dengan waktu bermain yang sedikit, dia mampu berbuat banyak bagi tim.
3. Andrey Arshavin Perlu Diistirahatkan
Saat ini Arshavin telah mengoleksi 3 assist, paling banyak di antara semua pemain yang berlaga di Euro ini. Hanya saja, aksi-aksinya tersebut tercipta di bawah 75 menit pertama saja di masing-masing pertandingan yang telah dilaluinya. Melewati menit ke 75, aksi-aksinya mulai memudar. Penyerang The Gunners Arsenal ini mendapatkan lebih banyak kebebasan berkreasi di timnasnya. Tetapi tidak di Arsenal.
Malangnya bagi Rusia, Arshavin bukanlah pemain yang mampu bermain penuh selama 90 menit. Jika Rusia mampu melaju jauh di turnamen ini, maka sepertinya masalah kebugaran Arshavin akan menjadi masalah. Dick Advocaat harus memperhatikan hal ini. Tim Rusia lebih baik menggantinya dengan pemain yang lebih fit saat melawan Polandia. Masih ada barisan cadangan dengan kemampuan berkreasi yang cukup bagus seperti Marat Izmailov.
4. Polandia Harus Lebih Sering Memainkan Jakub Blaszczykowski
Semua orang tahu akan kemampuan Lewandowski yang bagus. Kompatriotnya di Dortmund, Jakub Blaszczykowski, juga sama bagusnya. Dia berperan dalam 2 gol yang telah dicetak Polandia. Dia mengirim satu assist kepada Lewandowski saat lawan Yunani, dan mencetak gol istimewa saat melawan Rusia. Golnya saat melawan Rusia menunjukkan level skill yang dimilikinya. Tapi tidak cukup sampai di situ saja. Dia juga memiliki kecepatan saat berlari. Gocekannya juga bagus. Kreativitasnya juga akan sangat berpengaruh bagi timnya.
5. Polandia Akan Mampu Melaju ke Brazil 2014
Tim ini telah membuat banyak orang berdecak kagum, terlepas dari banyaknya dukungan yang mereka peroleh dari fansnya. Kita semua tahu tentang kunci kekuatan tim ini. Mereka berpeluang maju hingga ke babak 8 besar Euro 2012. Melihat pemain-pemain yang ada dalam tim tersebut, lalu cara bermain mereka, dan mempertimbangkan lawan-lawan mereka dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2014, tim ini akan mampu melaju ke putaran final Piala Dunia 2014 di Brazil.
Hanya ada 2 orang pemain inti dalam tim ini yang berusia setidaknya 30 tahun, namun mereka akan mempunyai peran dalam babak kualifikasi tersebut. Kesempatan mereka turut serta di Piala Dunia juga masih terbuka. Mereka akan menemui jalan terjal saat melawan Inggris, Montenegro dan Ukraina, tapi posisi kedua dalam babak penyisihan sepertinya tidak mustahil untuk dicapai. Segalanya masih bisa terjadi. (bola/bola)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Flashback Euro 2012: Voli Roket Sami Khedira Hancurkan Yunani
Piala Eropa 30 Maret 2016, 16:46
-
Flashback Euro 2012: Kala Balotelli Buyarkan Mimpi Jerman
Piala Eropa 29 Maret 2016, 14:49
-
Flashback Euro 2012: Tyton, From Zero to Hero
Piala Eropa 21 Maret 2016, 15:52
-
Flashback Euro 2012: Kala Si Tua Shevchenko Cerahkan Hari Ukraina
Piala Eropa 21 Maret 2016, 15:41
-
Momen Magis EURO: Penalti Panenka Pirlo
Piala Eropa 7 Oktober 2015, 12:47
LATEST UPDATE
-
Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:31
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19








