5 Kakak Beradik Yang Memperkuat Timnas Berbeda

Aga Deta | 24 Oktober 2017 14:58
5 Kakak Beradik Yang Memperkuat Timnas Berbeda
Paul Pogba (c) AFP

Bola.net - Bola.net - Ada banyak kakak beradik yang membela negara yang sama seperti Gary dan Phil Neville, Brian dan Micheal Laudrup dan Frank dan Ronald De Boer dan yang paling baru adalah Eden dan Thorgan Hazard.

Namun, tidak semua saudara sekandung yang berprofesi pesepakbola mempunyai pilihan yang sama. Dalam beberapa kasus ada beberapa kakak beradik yang memilih memperkuat negara yang berbeda karena berbagai alasan.

Advertisement

Berikut ini adalah lima saudara yang memperkuat negara berbeda seperti dilansir Sportskeeda.

1 dari 5 halaman

Pogba Bersaudara

Pogba Bersaudara

Mathias Pogba, Florentin Pogba (Guinea) and Paul Pogba (Prancis)

Kisah mengenai Pogba bersaudara ini sudah diketahui oleh banyak orang. Florentin Pogba adalah bek AS Saint-Etienne di Prancis. Setelah memulai karir di Spanyol bersama Celta Vigo, dia pindah ke Sedan lalu ke kasta ketiga Prancis. Dia pindah ke AS Saint Etienne dan sempat membela Prancis U-20 sebelum dipanggil ke Guinea dan telah tampil sebanyak 20 kali.

Florentin memilih untuk tidak memperkuat tim senior Prancis karena ia selalu punya impian bermain untuk Guinea sejak kecil. Dia pada akhirnya mampu mewujudkan mimpinya tersebut.

Saudara kembarnya - Mathias - adalah pemain depan di Sparta Rotterdam dan telah menghabiskan sebagian besar karirnya di Inggris selain karir singkat di Italia bersama Pescara. Dia pindah ke tim Belanda musim lalu dan telah bermain tiga kali untuk tim nasional Guinea.

Paul Pogba adalah pembelian termahal Manchester United dan kembali ke sana setelah menghabiskan empat tahun di Juventus. Dia sudah bermain untuk Prancis sebanyak 49 kali sejak 2013.

Paul juga lahir di Prancis dan dianggap sebagai salah satu prospek terbaik oleh Didier Deschamps saat ia berada di Manchester United.
2 dari 5 halaman

Thiago Alcantara & Rafinha Alcantara

Thiago Alcantara & Rafinha Alcantara

Thiago Alcantara (Spanyol) dan Rafinha Alcantara (Brasil)

Thiago dan Rafinha muncul dari akademi Barcelona dan sempat memperkuat tim Barcelona 'B' sebelum masuk ke tim utama.

Thiago membuktikan dirinya di bawah Pep Guardiola di klub Catalan. Thiago kemudian mengikuti Pep ke Bayern dan menjadi pemain penting di sana sampai sekarang. Thiago memperkuat timnas Spanyol sejak tahun 2013 dan telah mengemas 23 caps.

Thiago pindah ke Spanyol bersama ayahnya pada usia lima tahun dan menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di negara tersebut dan kemudian masuk La Masia.

Rafinha mengikuti jejak kakaknya dan melakukan debut seniornya di tim utama pada tahun 2011. Rafinha tampil mengesankan saat dipinjamkan ke Celta Vigo pada musim 2013-14. dan meraih gelar bersama Barca pada musim 2015-16 dan 2014-15. Dia sempat membela tim junior Spanyol tapi kemudian memilih untuk memperkuat tim senior Brasil dan sudah membuat dua penampilan.
3 dari 5 halaman

Christian Vieri & Max Vieri

Christian Vieri & Max Vieri

Christian Vieri (Italia) dan Max Vieri (Australia)

Christian Vieri adalah ikon Inter Milan. Dia memulai karir seniornya di Torino sebelum pindah ke beberapa klub termasuk Atletico Madrid dan Juventus. Vieri pindah ke Inter pada tahun 1999 dan membuat 143 penampilan dan mencetak 103 gol.

Vieri pindah ke AC Milan pada tahun 2005 dan kemudian Fiorentina dan Atlanta sebelum gantung sepatu pada tahun 2009. Dia mencetak 23 gol dalam 43 pertandingan untuk Italia antara tahun 1997 dan 2005.

Adiknya - Max Vieri - memulai karirnya di Juventus dan sempat menjalani karir yang singkat di Napoli. Dia menghabiskan sebagian besar karirnya di Serie B. Max mendapat panggilan memperkuat Australia pada tahun 2004 dan bermain enam kali untuk Socceroos.
4 dari 5 halaman

Granit Xhaka & Taulant Xhaka

Granit Xhaka & Taulant Xhaka

Granit Xhaka (Swiss) dan Taulant Xhaka (Albania)

Ketika Swiss menghadapi Albania di Euro 2016, Granit bermain melawan adiknyaTaulant dalam sebuah turnamen internasional dan disaksikan oleh sang ibu.

Granit Xhaka memulai karirnya di Swiss dan pernah memperkuat tim junior Swiss. Dia bermain untuk Basel sebelum pindah ke Borussia Monchengladbach di Jerman. Karirnya di Gladbach membuatnya pindah ke Arsenal pada 2016.

Granit Xhaka dikabarkan ingin bermain untuk negara asalnya Albania namun akhirnya melakukan debutnya untuk Swiss setelah timnas Albania tidak pernah memanggilnya. Granit sudah membela Swiss sebanyak 55 kali dan mencetak delapan gol sejauh ini.

Taulant Xhaka disarankan sang kakak agar tidak bermain untuk Swiss dan dia mulai memperkuat Albania pada tahun 2013. Dia hanya bermain untuk Basel dan sempat dipinjamkan ke Grasshopper. Dia adalah wakil kapten tim Basel yang telah bermain 19 kali untuk tim nasional Albania.
5 dari 5 halaman

Tim Cahill & Chris Cahill

Tim Cahill & Chris Cahill

Tim Cahill (Australia) dan Chris Cahill (Samoa)

Tim Cahill adalah pencetak gol terbanyak Australia dan dianggap sebagai bintang sepak bola terbaik dalam sejarah negara tersebut. Cahill bermain untuk Millwall dan menjadi pemain favorit penggemar di Everton sebelum pindah ke Amerika Serikat untuk bermain di MLS bersama New York Red Bulls.

Cahill pindah ke Tiongkok sebelum kembali ke Australia dengan Melbourne City pada 2016. Cahill masih merupakan pemain penting di klub dan salah satu yang terbaik di A-League pada usia 38 tahun. Cahill berpeluang tampil di Piala Dunia tahun depan apabila Australia berhasil lolos babak playoff. Dia telah membuat 103 penampilan dan mencetak 50 gol di pentas internasional.

Adiknya Chris Cahill, bermain untuk klub kecil di Australia dalam sepanjang karirnya dan memperkuat Samoa tiga kali dengan mencetak dua gol. Dia bahkan menjabat sebagai kapten saat itu.

TAG TERKAIT